Minggu, 26 Jul 2026 01:57 WIB

Kabar Grup Gay Gaduhkan Ponorogo, MUI Prihatin

Foto sampul grup "Gerakan Gay Ponorogo' di Facebook
Foto sampul grup "Gerakan Gay Ponorogo' di Facebook

jatimnow.com - Kabar grup Gerakan Gay Ponorogo memang telah membuat gaduh di media sosial (medsos) dan masyarakat. Majelis Ulama Indonesia (MUI) Ponorogo pun mereaksi.

Ketua MUI Ponorogo, M. Rusdi Anshor menegaskan Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender atau LGBT sudah jelas dilarang.

Baca Juga: Grup Facebook 'Gay Lamongan' Diikuti Ribuan Anggota, Alarm Bahaya?

"Saya prihatin. Apalagi sudah ada di Ponorogo. Karena gay bagian dari LGBT. Dan itu bertentangan dengan etika, moral dan agama," kata Rusdhi kepada jatimnow.com, Sabtu (13/10/2018).

MUI menyayangkan jika betul banyak warga Ponorogo sudah terjerumus. Ia mengimbau untuk para pelaku secepatnya menyudahi dan kembali ke kehidupan normal.

"Ya kalau bisa berhenti saja. Kembali ke jalan yang benar. Jangan diteruskan," ujarnya.

Ia juga meminta untuk pihak kepolisian turun tangan. Karena jika diteruskan, menurutnya akan menimbulkan efek yang tidak baik.

Baca Juga: Ada Apa dengan Film Pesta Babi?

"Polisi saya harap segera turun tangan. Begitu pula pihak Pemkab Ponorogo untuk segera meluruskan," katanya

Mengingat, lanjut ia, Ponorogo terkenal dengan jargon kota santri. "Masa kota santri ada gay-nya?" katanya.

Ia juga mengingatkan kepada para orangtua untuk mengawasi perilaku dan pergaulan anak-anaknya.

Baca Juga: Viral Wisatawan Asal China Diintimidasi Oknum Ojek Pangkalan di Probolinggo

Jika dilihat dari segi agama, perbuatan menyimpang seperti gay bisa mendatangkan musibah besar bagi suatu daerah. Gay juga dapat menimbulkan berbagai penyakit mematikan, salah satunya HIV AIDS.

"Kalau melihat firman Allah SWT, akan melaknat, bahkan akan menghancurkan kelompok gay itu," pungkasnya

Editor : Budi Sugiharto
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.