Senin, 27 Jul 2026 17:27 WIB

Surabaya Mencekam, Polisi dan TNI Turun Tangan

Aparat keamanan menghalau massa aksi di Jalan Simpang Dukuh Surabaya, Sabtu (30/8/20205). (Foto: Ni'am Kurniawan/JatimNow.com)
Aparat keamanan menghalau massa aksi di Jalan Simpang Dukuh Surabaya, Sabtu (30/8/20205). (Foto: Ni'am Kurniawan/JatimNow.com)

jatimnow.com - Surabaya mencekam. Proses pembubaran demonstran di Surabaya menemui kendala. Kali ini, giliran petugas kepolisian yang dikepung oleh demonstran di Jalan Gubernur Suryo, pada Sabtu (30/8) malam.

Pantauan reporter Jatimnow.com di lokasi, petugas polisi yang mengenakan atribut lengkap seperti helm, pentungan, dan tameng, terlihat dibantu oleh jajaran TNI Angkatan Darat dalam menghadapi kepungan massa.

Baca Juga: Mahasiswa UINSA Somasi Menteri Agama, Desak Transparansi Pemilihan Rektor

"Polisi yang beratribut lengkap menggunakan helm, pendungan serta tameng nampak dibantu oleh jajaran TNI Angkatan Darat".

Demonstran beberapa kali melakukan perlawanan dengan menembakkan petasan dan bom Molotov ke arah petugas. Aksi perlawanan tidak hanya terjadi di Jalan Gubernur Suryo, tetapi juga meluas ke beberapa titik lain seperti Jalan Simpang Dukuh hingga pancuran air mancur di dekat Jalan Pemuda.

"Beberapa kali demonstran sempat melakukan perlawanan dengan menembakkan petasan dan bom Molotov. Sementara di Jalan Simpang Dukuh beberapa demonstran juga melakukan perlawanan," lanjutnya.

Di Jalan Simpang Dukuh, beberapa warga terlihat berupaya meredam aksi demonstrasi agar tidak melakukan perlawanan terhadap petugas di lapangan. Bantuan dari aparat keamanan pun terus berdatangan.

Baca Juga: Demo Indonesia Sekarat Kepung Grahadi, Massa Soroti MBG Kenaikan Harga BBM

"Beberapa warga yang tinggal di jalan Simpang Dukuh juga membantu meredam demonstran agar tidak melakukan perlawanan pada petugas di lapangan. Petugas bantuan nampaknya berdatangan".

Terlihat sekitar 10 kendaraan truk dari Brimob dan 4 hingga 5 kendaraan rantis yang kuat terhadap peluru, ikut dikerahkan untuk menghalau demonstran yang melawan.

Hingga berita ini diturunkan, situasi di lokasi masih terpantau tegang dan petugas terus berupaya memukul mundur massa.

Baca Juga: 1.500 Mahasiswa Demo di Surabaya, Soroti Kondisi Negara dan Kebijakan Pemerintah

Sebelumnya, Gedung Grahadi dibakar oleh massa pada Sabtu (30/8/2025) malam. Grahadi Surabaya merupakan salah satu ikon Kota Surabaya.

Massa aksi demo Surabaya bertindak sangat beringas. Selain melakukan pembakaran, mereka juga melakukan penjarahan dan merusak fasilitas yang ada di sekitar Gedung Grahadi.

Editor : Ali Masduki
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.