Selasa, 09 Jun 2026 03:44 WIB

Demonstrasi Tak Terkendali, Eko Patrio Minta Maaf

Eko Patrio didampingi oleh Sidi Purnomo atau yang lebih dikenal sebagai Pasha menyampaikan permohonan maaf secara terbuka. (Foto/Tangkapan layar media sosial)
Eko Patrio didampingi oleh Sidi Purnomo atau yang lebih dikenal sebagai Pasha menyampaikan permohonan maaf secara terbuka. (Foto/Tangkapan layar media sosial)

jatimnow.com - Di tengah aksi demonstrasi yang tak terkendali, anggota DPR RI, Eko Patrio minta maaf secara terbuka kepada seluruh masyarakat Indonesia atas polemik dan keresahan yang timbul akibat tindakannya beberapa waktu belakangan ini.

Permohonan maaf tersebut disampaikan dalam sebuah pernyataan yang direkam dan dipublikasikan pada Sabtu (30/08/2025) pukul 19.45 WIB.

Baca Juga: Sengketa Lahan TNI AL dan Warga 10 Desa Pasuruan Temui Titik Terang di DPR RI

Dalam pernyataan tersebut, Eko Patrio didampingi oleh Sidi Purnomo atau yang lebih dikenal sebagai Pasha. Pasha membuka pernyataan tersebut dengan menyampaikan bahwa Eko Patrio akan menyampaikan permohonan maaf secara langsung terkait dengan situasi, kondisi psikologis, dan polemik yang terjadi.

"Dengan penuh kerendahan hati, saya Eko Patrio menyampaikan permohonan maaf yang sedalam-dalamnya kepada masyarakat atas keresahan yang timbul akibat perbuatan yang saya lakukan," ujar Eko Patrio dalam pernyataannya.

Komedian sekaligus politisi dari Partai Amanat Nasional (PAN) itu juga menyampaikan bahwa dirinya telah mendengar seluruh aspirasi masyarakat mengenai kekecewaan yang ada.

Ia menyadari sepenuhnya bahwa situasi ini membawa luka bagi bangsa, terlebih bagi keluarga korban yang kehilangan orang tercinta maupun yang harus menanggung penderitaan akibat benturan yang terjadi.

Eko Patrio menegaskan bahwa tidak sedikit pun terbesit niat dari dirinya untuk memperkeruh keadaan. Ia berjanji akan lebih berhati-hati dalam bersikap dan menyampaikan pendapat di masa mendatang.

"Tentunya ke depan, saya akan lebih berhati-hati dalam bersikap dan juga menyampaikan pendapat," kata Eko Patrio.

Selain itu, Eko Patrio juga berkomitmen untuk sungguh-sungguh menjalankan perannya sebagai wakil rakyat dengan ketulusan, keberanian, dan tetap menjaga sumpah yang telah diikrarkannya.

Baca Juga: Adela Kanasya Adies Tebar Kurban untuk Warga Surabaya dan Sidoarjo

Di akhir pernyataannya, Eko Patrio berharap agar permohonan maafnya dapat diterima dan menjadi pengingat serta refleksi bagi dirinya untuk terus memperbaiki diri dalam menjalankan amanah serta tanggung jawab yang diberikan.

"Mari bersama-sama kita rawat persatuan dan kedamaian bangsa. Sekali lagi, saya Eko Patrio mohon maaf yang sebesar-besarnya," pungkasnya.

Sebagaimana diketahui, aksi demonstrasi ribuan massa di depan Gedung DPR RI yang berujung pada tewasnya seorang pengemudi ojek online (ojol) dan puluhan lainnya luka-luka, memicu kemarahan publik terhadap sejumlah anggota DPR. Selain Ahmad Sahroni, nama Eko Patrio atau Eko Hendro Purnomo juga menjadi sorotan tajam.

Kemarahan warganet terhadap Eko Patrio dipicu oleh video yang beredar luas di media sosial, yang memperlihatkan dirinya berjoget bersama Uya Kuya usai sidang paripurna di Gedung DPR. Aksi tersebut dianggap tidak pantas dan merendahkan rakyat, terutama di tengah suasana duka dan situasi ekonomi yang sulit.

Baca Juga: Legislator PKB Salurkan Ratusan Hewan Kurban di Jember dan Lumajang

Banyak warganet yang menilai aksi joget Eko Patrio sebagai tindakan yang tidak sensitif terhadap penderitaan masyarakat yang sedang berjuang menyampaikan aspirasi mereka. Aksi tersebut dianggap seolah-olah tidak menghargai nyawa yang melayang dan luka-luka yang dialami para demonstran.

"Di saat rakyat berduka, kok ya masih sempat-sempatnya joget-joget. Gak punya hati nurani apa?" tulis seorang warganet dalam komentarnya di media sosial.

Akibat kecaman yang bertubi-tubi, Eko Patrio didesak oleh warganet untuk segera menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada masyarakat. Warganet menilai bahwa sebagai seorang wakil rakyat, Eko Patrio seharusnya lebih peka terhadap situasi dan kondisi yang sedang terjadi di masyarakat.

 

Editor : Ni'am Kurniawan
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.