Sabtu, 06 Jun 2026 20:30 WIB

Larangan Roblox, Apa Kata Psikolog? Ini Dampaknya pada Anak

  • Penulis : Ali Masduki
  • | Minggu, 24 Agu 2025 14:53 WIB
Seorang anak bermain Roblox. (Foto: Ilustrasi/superai)
Seorang anak bermain Roblox. (Foto: Ilustrasi/superai)

jatimnow.com - Kebijakan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melarang permainan Roblox yang mengandung unsur kekerasan menuai beragam reaksi di masyarakat.

Menanggapi hal ini, dua psikolog dari Sekolah Cikal Lebak Bulus, Rut Eli Hadadsha, Psikolog Klinis dan Konselor SD Cikal Lebak Bulus dan Rahma Dianti, Psikolog dan Konselor SMP Cikal Lebak Bulus, memberikan pandangan mereka terkait dampak larangan ini terhadap anak-anak.

Baca Juga: Rencana Penghapusan Guru Honorer, Pakar: Awas Ketimpangan Pendidikan Makin Lebar

Kedua psikolog sepakat bahwa larangan Roblox merupakan upaya untuk melindungi anak-anak dari konten permainan yang tidak sesuai dengan fase tumbuh kembang mereka. Namun, mereka juga menekankan pentingnya pengawasan dan edukasi dari orang tua serta lingkungan sekitar.

Rut Eli Hadadsha menjelaskan bahwa Roblox bukanlah sekadar sebuah game, melainkan platform yang memungkinkan pengguna untuk membuat dan memainkan berbagai game buatan komunitas.

"Roblox itu platform, bukan satu game tunggal. Karena user bisa membuat game sendiri, ada potensi konten kekerasan atau konten yang kurang sesuai. Di sinilah pentingnya peran orang tua dalam mengawasi dan mengontrol konten yang diakses anak," ujarnya.

Senada dengan Rut, Rahma Dianti menambahkan bahwa kekhawatiran terhadap paparan Roblox pada anak-anak sangat beralasan. Pasalnya, Roblox memiliki beragam konten yang berisiko membahayakan anak, seperti kekerasan, konten dewasa, penyalahgunaan privasi, dan interaksi dengan orang asing.

"Roblox mewadahi konten buatan pengguna (user-generated), sehingga tidak semua konten itu sesuai. Bahkan, ada yang bisa berdampak negatif, terutama yang berkaitan dengan kekerasan, konten dewasa, atau interaksi dengan orang yang tidak dikenal," tutur Rahma.

Baca Juga: Cara SD Cikal Kemang Kenalkan Agama ke Anak Lewat Mainan Balok

Psikolog Rut berpendapat bahwa larangan Roblox Kemendikdasmen merupakan langkah awal yang baik untuk melindungi anak-anak dari konten yang tidak sesuai usia.

"Larangan ini bisa menjadi langkah awal untuk melindungi anak dari konten yang tidak sesuai. Tapi, efektivitasnya perlu dipertanyakan, karena paparan kekerasan tidak hanya dari Roblox," ucapnya.

Rahma Dianti juga mendukung pandangan tersebut. Ia menjelaskan bahwa meskipun Roblox memiliki fitur parental control dan privacy setting, fitur-fitur tersebut tidak sepenuhnya menghilangkan potensi risiko yang mungkin dihadapi anak-anak.

"Fitur parental control dan privacy setting memang bisa membantu menyaring konten dan membatasi interaksi dengan orang asing. Tapi, fitur ini tidak menjamin anak-anak akan sepenuhnya aman saat bermain Roblox," imbuhnya.

Baca Juga: Ansor Jatim Dorong Pembatasan HP di Sekolah Demi Pendidikan Berkualitas

Kedua psikolog menegaskan bahwa larangan Roblox hanyalah salah satu bagian dari upaya melindungi anak-anak dari dampak negatif teknologi. Peran orang tua dan lingkungan sekitar sangat penting dalam memberikan edukasi, pengawasan, dan pendampingan yang tepat.

"Larangan ini bukan berarti kita harus menjauhi teknologi sepenuhnya. Tapi, kita harus bijak dalam menggunakan teknologi dan memastikan anak-anak mendapatkan edukasi yang benar tentang risiko dan manfaatnya," pungkas Rut.

Dengan adanya larangan Roblox, diharapkan orang tua dan pihak terkait semakin meningkatkan kesadaran dan upaya perlindungan terhadap anak-anak dari konten negatif di dunia digital.

Editor : Ni'am Kurniawan
Berita Terbaru

Kakak Beradik Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember, Satu Ditemukan Tewas

Kedua korban dilaporkan hilang terseret ombak saat berwisata bersama keluarga.

Puncak Arus Balik Idul Adha 2026, Daop 8 Surabaya Layani 284 Ribu Penumpang

Puncak arus balik libur panjang Idul Adha 2026 bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. KAI Daop 8 Surabaya catat lonjakan tembus 284 ribu penumpang. Simak data lengkapnya di sini.

Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Polisi menangkap pelaku jambret iPhone milik wisatawan asal Jerman di Kota Lama Surabaya. Pelaku dilumpuhkan karena melawan saat ditangkap.

Kapolres dan Dandim 0820 Probolinggo Terima Gelar Warga Kehormatan Suku Tengger

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat pada Malam Resepsi Yadnya Kasada di Pendopo Agung Desa Ngadisari.

Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Truk dalam perjalanan menuju Prigi Trenggalek, pengemudi dan penumpang alami luka serius.

Peringatan Hari Raya Waisak di Tulungagung, Ajak Umat Bersumbangsih Untuk Negeri

Puluhan umat Buddha mengikuti prosesi detik-detik peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak di Vihara Buddha Loka Tulungagung.