Minggu, 07 Jun 2026 09:12 WIB

Pemilihan Wakil Ketua MA Harus Bebas dari Calon Bermasalah

Mahkamah Agung (MA) Republik Indonesia. (Foto/dok. MA).
Mahkamah Agung (MA) Republik Indonesia. (Foto/dok. MA).

jatimnow.com - Mahkamah Agung (MA) Republik Indonesia dijadwalkan untuk kembali menggelar pemilihan Wakil Ketua MA pada akhir Agustus atau awal September 2025. Pemilihan ini menjadi sorotan publik, terutama terkait dengan harapan akan adanya perubahan positif di tubuh lembaga peradilan tertinggi tersebut.

Ketua Pengurus Nasional Perhimpunan Bantuan Hukum dan Hak Asasi Manusia (PBHI), Julius Ibrani, menegaskan pentingnya proses pemilihan yang transparan dan terbuka.

Ia berharap publik dapat berpartisipasi dalam mengawasi serta memberikan masukan dan kritik terhadap para kandidat.

"MA sebaiknya mendengarkan suara rakyat dan publik dalam menentukan dan menyaring Calon Wakil Ketua MA Non-Yudisial," ujar Julius dalam keterangannya, Kamis (21/8/2025).

Menurutnya, kekecewaan publik atas berbagai permasalahan hukum yang menimpa MA dalam dua tahun terakhir menjadi perhatian utama.

Baca Juga: Jangan Biarkan Kasus MBG Tenggelam

Kalangan Civil Society mengharapkan adanya figur pimpinan di MA, khususnya yang membawahi Badan Pengawasan MA, untuk mendampingi Ketua MA Sunarto dalam menjalankan tugasnya.

"Publik menyadari sebagai Ketua MA yang profesional dan berintegritas, beliau perlu didampingi oleh Wakil Ketua MA Non Yudisial yang tidak memiliki 'dosa masa lampau' dan dikenal berani serta juga berintegritas," jelasnya.

"Penting bagi MA dan Ketuanya untuk memiliki struktur yang bersih, transparan, dan akuntabel serta tidak memiliki beban permasalahan hukum demi menuju MA yang lebih baik," tambahnya.

Julius juga menyoroti perlunya pembenahan di lingkungan MA, terutama setelah banyaknya narasi negatif yang muncul belakangan ini.

Baca Juga: MBG, Korupsi dan Kegagalan Tata Kelola Kebijakan

Kasus-kasus korupsi yang melibatkan hakim di berbagai tingkatan, termasuk Hakim Agung, masih segar dalam ingatan publik.

"Banyak sekali kasus-kasus korupsi yang 'menghantui' Mahkamah Agung, termasuk kasus mantan Sekjen MA, Hasbi Hasan, yang baru saja diputus melakukan tindakan suap," ungkapnya.

"Dalam kasus tersebut, salah satu Hakim Agung Prim Haryadi (kini Ketua Kamar Pidana MA) telah diperiksa berulang kali oleh KPK sebagai saksi," sambungnya.

Untuk memperbaiki diri, Julius menyarankan agar MA memastikan calon-calon Wakil Ketua MA (bidang Non Yudisial) adalah mereka yang bersih dan tidak memiliki catatan buruk di mata publik terkait penegakan hukum atau pelanggaran kode etik.

"Hakim-Hakim Agung yang pernah diperiksa Aparat Penegak Hukum atau pernah dilaporkan ke KY karena ditengarai terlibat kasus pidana apapun itu sebaiknya tidak dipilih menjadi Wakil Ketua MA Non-Yudisial karena akan menyandera MA di masa depan," tegasnya.

Baca Juga: Dua Terdakwa Korupsi SKTM RSUD dr Iskak Tulungagung Divonis Bersalah

"Bayangkan, Wakil Ketua MA terpilih dipanggil kembali oleh KPK atau Penegak Hukum lainnya atas kasus-kasus suap terdahulu," pungkas Julius.

Dengan pemilihan yang bersih dan transparan, diharapkan MA dapat memulihkan kepercayaan publik dan meningkatkan kualitas penegakan hukum di Indonesia.

Editor : Ni'am Kurniawan
Berita Terbaru

Menkop Dukung Kemitraan Petani-Koperasi di Kediri, Kejar Swasembada Gula 2028

Kolaborasi ini merupakan bentuk sinergi nyata antara koperasi, petani, dan pelaku industri.

Akhir Pekan Cuaca di Surabaya Cerah, tapi Waspada Panas yang Menyengat

Tidak terlihat adanya potensi hujan yang signifikan sepanjang hari. Cuaca mendukung berbagai aktivitas masyarakat, khususnya aktivitas di luar ruangan.

Tuai Polemik, Komisi III DPRD Kota Probolinggo Sidak Proyek Swalayan Jalan Cokro

Komisi III telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi untuk memastikan kelengkapan izin proyek di atas lahan seluas 1,3 hektare tersebut.

Update Kepulangan Haji 2026: 7.581 Jemaah Tiba via Debarkasi Surabaya

Update kepulangan haji 2026 Debarkasi Surabaya: 7.581 jemaah dari 20 kloter tiba di Tanah Air. 2 jemaah asal Malang wafat, 3 lainnya dirawat di RS Arab Saudi.

Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional di Jember, Lansia Tangguh Indonesia Tumbuh

Pengalaman dan kebijaksanaan yang dimiliki para lansia merupakan fondasi penting dalam pembangunan bangsa.

Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Lakukan Pemilahan Sampah Dari Sumber

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026, Pemkab Tulungagung gelar deklarasi gerakan pemilahan dan pengolahan sampah dari sumber.