Minggu, 07 Jun 2026 11:22 WIB

Sekolah Cikal Raih Penghargaan Riset Inklusi

Psikolog Vitriani Sumarlis dari Sekolah Cikal mempresentasikan penelitian mengenai pendidikan inklusi di Konferensi Pendidikan Inklusi Indonesia 2025. (Foto: Dok.Cikal)
Psikolog Vitriani Sumarlis dari Sekolah Cikal mempresentasikan penelitian mengenai pendidikan inklusi di Konferensi Pendidikan Inklusi Indonesia 2025. (Foto: Dok.Cikal)

jatimnow.com - Sekolah Cikal kembali menorehkan prestasi membanggakan di dunia pendidikan.

Riset perdana mereka mengenai pendidikan inklusif berhasil meraih penghargaan sebagai salah satu dari tiga riset terbaik di Konferensi Pendidikan Inklusi Indonesia (KPII) 2025 yang digelar di Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), Jakarta pada 8-10 Agustus 2025.

Baca Juga: Algoritma vs Suroboyoan, Alasan Gen Z Surabaya Tak Bisa Lepas dari Radio

Tim peneliti Sekolah Cikal yang terdiri dari Vitriani Sumarlis, Hastin Melur Maharti, dan Rahma Paramita, mempresentasikan hasil penelitian mereka yang berjudul “Sikap Orang Tua terhadap Pendidikan Inklusi: Menemukan Prioritas Dukungan Belajar Bagi Murid dengan Kebutuhan Pendidikan Khusus.”

Riset tersebut menyoroti pentingnya peran orang tua dalam mendukung pendidikan inklusif bagi anak-anak dengan kebutuhan khusus.

Ahli pendidikan inklusi Cikal, Curriculum Implementation, Monitoring & Evaluation di Sekolah Cikal, Psikolog Vitriani Sumarlis, mengungkapkan bahwa partisipasi Sekolah Cikal dalam KPII adalah langkah strategis untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai pendidikan inklusif.

"Kami menyadari bahwa pelibatan orang tua dalam pendidikan inklusif masih kurang diperhatikan. Riset ini diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai sikap orang tua terhadap pendidikan inklusi, sehingga dapat memberikan manfaat yang lebih luas," jelas Vitriani.

Riset Sekolah Cikal ini mendalami bagaimana sikap orang tua, yang meliputi pengetahuan, pengalaman, dan harapan, dapat memengaruhi dukungan mereka terhadap pendidikan inklusif yang dibutuhkan anak.

"Orang tua adalah pemangku kepentingan (stakeholder) yang penting. Keluarga adalah sarana pertama agar anak lebih siap ke ekosistem yang lebih besar. Dari sikap positif orang tua yang kami teliti, bisa terlihat intensi mereka, apakah mendukung atau tidak mendukung," jelas Vitriani.

Baca Juga: ITS Tancap Gas di QS WUR 2026, Tiga Bidang Baru Masuk

Dengan menggunakan metode kualitatif dan wawancara terhadap 23 orang tua murid di Jakarta, Tangerang, dan Bandung, tim peneliti berhasil mendapatkan hasil yang komprehensif mengenai pendidikan inklusif dan sikap orang tua.

Riset Sekolah Cikal menemukan adanya kesenjangan pengetahuan antara orang tua yang sudah pernah mengikuti pendidikan inklusi dan yang belum.

Selain itu, riset ini juga menyoroti pentingnya dukungan terhadap keterampilan masa depan dan pengembangan potensi anak, peningkatan kompetensi guru, serta kolaborasi dan komunitas yang lebih kuat untuk mendukung perkembangan anak.

Tim riset juga menemukan harapan terkait kemudahan administrasi, terjangkaunya biaya pendidikan inklusi, peningkatan layanan, program, sumber daya manusia yang lebih berkualitas, pendekatan bertahap dan kolaboratif di sekolah, serta jenis dan dukungan belajar yang berbeda sesuai dengan jenjang pendidikan anak.

Baca Juga: Cara SD Cikal Kemang Kenalkan Agama ke Anak Lewat Mainan Balok

Penghargaan yang diraih Sekolah Cikal ini menjadi bukti nyata inovasi dan kontribusi mereka dalam dunia pendidikan inklusif. Paper Sekolah Cikal dinyatakan memiliki inovasi dan kontribusi yang baik oleh para pengulas paper, yaitu Adi D. Adinugroho, Deden Mulyadi, dan Fadiya Dina H.

"Apresiasi ini merupakan penyemangat bagi Sekolah Cikal untuk semakin aktif berkontribusi dalam memberikan pandangan, pengetahuan, dan kebermanfaatan lebih luas bagi masyarakat," ujar Vitriani.

Ia juga menambahkan bahwa Sekolah Cikal akan terus membuka diri untuk melakukan riset dan membagikannya kepada masyarakat.

"Saya merasa bahwa karena Cikal selalu berkembang, open minded, dan dinamis, kita akan selalu berkomitmen melahirkan riset yang bermanfaat bagi banyak orang," imbuhnya.

Editor : Ni'am Kurniawan
Berita Terbaru

Menkop Dukung Kemitraan Petani-Koperasi di Kediri, Kejar Swasembada Gula 2028

Kolaborasi ini merupakan bentuk sinergi nyata antara koperasi, petani, dan pelaku industri.

Akhir Pekan Cuaca di Surabaya Cerah, tapi Waspada Panas yang Menyengat

Tidak terlihat adanya potensi hujan yang signifikan sepanjang hari. Cuaca mendukung berbagai aktivitas masyarakat, khususnya aktivitas di luar ruangan.

Tuai Polemik, Komisi III DPRD Kota Probolinggo Sidak Proyek Swalayan Jalan Cokro

Komisi III telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi untuk memastikan kelengkapan izin proyek di atas lahan seluas 1,3 hektare tersebut.

Update Kepulangan Haji 2026: 7.581 Jemaah Tiba via Debarkasi Surabaya

Update kepulangan haji 2026 Debarkasi Surabaya: 7.581 jemaah dari 20 kloter tiba di Tanah Air. 2 jemaah asal Malang wafat, 3 lainnya dirawat di RS Arab Saudi.

Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional di Jember, Lansia Tangguh Indonesia Tumbuh

Pengalaman dan kebijaksanaan yang dimiliki para lansia merupakan fondasi penting dalam pembangunan bangsa.

Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Lakukan Pemilahan Sampah Dari Sumber

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026, Pemkab Tulungagung gelar deklarasi gerakan pemilahan dan pengolahan sampah dari sumber.