Rabu, 24 Jun 2026 01:54 WIB

Gemparkan Korea Selatan, Robotika ITS Borong Gelar di FIRA Roboworld Cup 2025

  • Penulis : Ali Masduki
  • | Minggu, 17 Agu 2025 15:32 WIB
Tim Ichiro ITS sedang mempersiapkan robotnya sebelum bertanding. (Foto: Humas ITS for JatimNow.com)
Tim Ichiro ITS sedang mempersiapkan robotnya sebelum bertanding. (Foto: Humas ITS for JatimNow.com)

jatimnow.com - Tim Robotika Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kembali mengharumkan nama bangsa di kancah internasional! Ajang Federation of International Robot Association (FIRA) Roboworld Cup 2025 yang berlangsung di Exco, Daegu, Korea Selatan, menjadi saksi bisu dominasi tim kebanggaan Indonesia ini.

Kompetisi yang digelar sejak 11 Agustus lalu ini menjadi ajang unjuk gigi bagi talenta-talenta muda di bidang robotika dari seluruh dunia.

Baca Juga: BEM ITS Gelar Mimbar Bebas, Soroti Sejumlah Kebijakan Pemerintah

Koordinator Tim Robotika ITS, Muhtadin, mengungkapkan bahwa FIRA Roboworld Cup adalah wadah penting bagi para peneliti untuk saling bertukar ide dan mengembangkan industri robotika global.

Melalui siaran pers yang dirilis pada Minggu (17/8/2025), Muhtadin menyatakan bahwa ajang tersebut menjadi pemicu inovasi dan wadah bertemunya ide-ide brilian untuk memajukan teknologi robot di masa depan.

Dalam kompetisi tersebut, ITS mengirimkan dua tim andalannya, yaitu Iris dan Ichiro, untuk berkompetisi dalam tiga kategori utama: mobil otonom, robot humanoid ukuran dewasa, dan robot humanoid ukuran anak-anak

Strategi tim robot humanoid ITS dalam menghadapi kompetisi dijelaskan oleh Ichiro, dosen yang membimbing mereka.

"Kami fokus pada pengembangan robot yang adaptif dan responsif terhadap perubahan lingkungan. Kuncinya adalah kolaborasi dan riset mendalam," jelasnya.

Setelah melalui persiapan matang, Tim Iris tampil memukau di kategori autonomous car. Kerja keras mereka membuahkan hasil yang luar biasa, dengan menyapu bersih gelar juara di tiga nomor sekaligus.

Autonomous Car Challenge Physic Pro (Juara 1), Autonomous Car Challenge kategori Race (Juara 1), dan Autonomous Car Challenge kategori Urban (Juara 2). Kemenangan ini menjadi bukti keunggulan teknologi mobil otonom yang dikembangkan oleh mahasiswa ITS

"Kami menggabungkan teknologi robot RAISA dan i-Car dengan sentuhan inovasi terbaru," papar Muhtadin. Sebagai dosen Departemen Teknik Komputer ITS, ia mengungkapkan bahwa timnya berupaya menciptakan mobil otonom yang tidak hanya dapat diandalkan, tetapi juga hemat energi.

Tidak hanya Tim Iris yang berhasil mencuri perhatian, Tim Ichiro pun turut unjuk gigi dengan performa yang tak kalah memukau.

Baca Juga: 22 Lulusan SMA Santo Carolus Surabaya Berhasil Tembus PTN

Di kategori humanoid adult size, mereka mendominasi dengan meraih sederet gelar juara bergengsi, di antaranya Juara 1 United Challenge, Juara 1 Hurocup Adult Size All-round, Juara 1 Hurocup Adult Size kategori Manipulation, Juara 1 Hurocup Adult Size kategori Hybrid, dan Juara 1 Hurocup Adult Size Kategori Mobility.

Pencapaian tersebut semakin mengukuhkan posisi ITS sebagai salah satu yang terbaik di bidang robotika humanoid.

"Ini adalah buah dari kerja keras dan dedikasi mahasiswa ITS yang tak kenal lelah dalam mengembangkan robot humanoid," ungkap Muhtadin dengan bangga.

Tak hanya kategori dewasa, bibit-bibit robotika dari Tim Ichiro juga unjuk gigi di kategori humanoid kid size.

Dua tim yang diterjunkan berhasil membawa pulang berbagai gelar juara, termasuk Juara 2 Hurocup Kid Size All-round, Juara 3 Hurocup Kid Size All-round, Juara 2 Hurocup Kid Size kategori Manipulation, Juara 3 Hurocup Kid Size kategori Hybrid, Juara 3 Hurocup Kid Size kategori Mobility, Juara 2 Hurocup Kid Size kategori Mobility, Juara 2 Hurocup Kid Size kategori Hybrid, dan Juara 3 Hurocup Kid Size kategori Manipulation.

Hal itu membuktikan bahwa regenerasi talenta robotika di ITS berjalan dengan sangat baik. Muhtadin menjelaskan bahwa Tim Robotika ITS telah melakukan riset dan pengembangan inovasi sejak Februari 2025.

Baca Juga: Mahasiswa ITS Ciptakan Alat Deteksi Dini Kebakaran Listrik

"Kami mulai dengan mengirimkan paper ilmiah, melakukan uji coba, hingga evaluasi perkembangan robot secara berkala," jelasnya.

Tim Ichiro fokus pada penguatan material mekanik robot dan pengembangan software adaptif. Sementara itu, Tim Iris mengembangkan mekanik robot yang kompleks untuk meningkatkan kemampuan manuver, serta menciptakan model baterai sederhana untuk kemudahan penggantian.

"Kami berusaha membuat sistem robot semirip mungkin dengan kendaraan aslinya," pungkas Muhtadin.

Pengembangan robot pada FIRA Roboworld Cup ini merupakan kontribusi nyata ITS dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya poin ke-9 tentang Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, serta poin ke-11 tentang Kota dan Komunitas Berkelanjutan.

Muhtadin berharap inovasi robot yang mereka kembangkan dapat bermanfaat bagi masyarakat luas.
!

Editor : Ni'am Kurniawan
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.