Rabu, 22 Jul 2026 07:49 WIB

Freeport Dukung Ratusan Atlet Disabilitas Ikuti Paralimpiade 2025

Vice President External Affairs Smelter PTFI Erika Silva bersama ratusan atlet disabilitas Kabupaten Gresik. (Foto: Sahlul Fahmi/jatimnow.com)
Vice President External Affairs Smelter PTFI Erika Silva bersama ratusan atlet disabilitas Kabupaten Gresik. (Foto: Sahlul Fahmi/jatimnow.com)

jatimnow.com - Didukung PT Freeport Indonesia, ratusan atlet disabilitas mengikuti Kejuaraan Paralimpiade Kabupaten Gresik (KEPARKAB) 2005 yang diselenggarakan National Paralympic Committee of Indonesia (NPCI) Kabupaten Gresik di Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik, Selasa (13/8/2025).

Vice President External Affairs Smelter PTFI Erika Silva mengatakan dukungan ini merupakan realisasi komitmen PTFI terhadap penghormatan Hak Asasi Manusia, sekaligus upaya mendorong keberagaman dan kesetaraan.

Baca Juga: Peringati Hari Lingkungan Hidup, Freeport Indonesia Bersihkan Pantai Kemukem

“Kami percaya bahwa setiap individu, tanpa terkecuali, memiliki potensi untuk berprestasi jika diberikan kesempatan yang setara. Melalui dukungan pada Kejuaraan Paralimpiade ini, kami ingin memastikan para atlet disabilitas di Gresik mendapat kesempatan yang sama untuk meraih prestasi terbaik, sekaligus menjadi inspirasi bagi masyarakat luas,” ujarnya.

KEPARKAB 2025 mempertandingkan empat cabang olahraga atletik, yaitu lari, lompat jauh, tolak peluru, dan lempar cakram. Tahun ini, jumlah peserta sebanyak 153 atlet, meningkat dibandingkan jumlah tahun lalu sebanyak 119 atlet. Para peserta berasal dari Sekolah Luar Biasa (SLB) dan sekolah inklusi di wilayah Gresik.

Ketua NPCI Kabupaten Gresik, Andri Bagus Sugiarto mengapresiasi dukungan penuh PTFI dalam kegiatan ini sebagai komitmen memajukan olahraga disabilitas dan mendukung penyandang disabilitas terus berprestasi.

Baca Juga: PPLI dan DESI Hadirkan Soiusi Pengelolaan Limba yang Aman dan Berkelanjutan

“Antusiasme atlet luar biasa. Semakin banyak atlet yang rutin berlatih dan orang tua menunjukkan dukungan penuh. Para atlet kini lebih percaya diri mengekspresikan diri di arena pertandingan,” katanya.

Salah satu atlet disabilitas tunagrahita cabang atletik tolak peluru dan lompat jauh jenjang SMA, Khoirul Dwi Romadhoni mengaku senang dan bangga dapat berpartisipasi.

“Saya senang sekali bisa ikut bertanding di kejuaraan ini. Hasil ini adalah buah dari latihan sebelumnya yang cukup baik. Harapan saya, semoga bisa terus berprestasi dan ke depan ada lebih banyak perlombaan yang dapat diikuti,” ujarnya.

Baca Juga: Serunya Freeport Grassroots Tournament 2026, Diikuti 300 Pesepakbola Cilik di Gresik

Kejuaraan ini sejalan dengan tujuan PTFI yaitu mengembangkan pembinaan atlet disabilitas berkelanjutan, menyediakan fasilitas olahraga yang memadai dan aksesibel, serta melahirkan atlet profesional yang dapat mengharumkan nama Gresik.

“Melalui partisipasi dalam kegiatan ini, PTFI berharap Kejuaraan Paralimpiade dapat menjadi pengalaman yang berharga dan inspiratif bagi semua peserta. Apa pun hasilnya, menang atau kalah, semua memiliki kesempatan yang sama untuk meraih impian,” jelas Erika. 

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.