Minggu, 07 Jun 2026 12:33 WIB

Mengulik Status dan Harga Sewa Pasar Buah Dupak Rukun Surabaya

  • Penulis :
  • | Selasa, 12 Agu 2025 16:29 WIB
Aktivitas pedagang di Pasar Dupak Rukun Surabaya (dok.jatimnow.com)
Aktivitas pedagang di Pasar Dupak Rukun Surabaya (dok.jatimnow.com)

jatimnow.com - Geliat usaha kecil di Surabaya kian bertambah. Pasar-pasar tradisional mulai tumbuh seiring berjalannya waktu, salah satunya Pasar Buah di Jalan Dupak Rukun nomor 103 Surabaya.

Pasar yang seringkali disebut Pasar Dupak Rukun Surabaya ini berdiri pada sebuah gudang di persil Jalan Dupak Rukun. Beraktivitas selama 24 jam, pasar ini fokus menjual aneka buah secara grosir maupun eceran.

Baca Juga: DPRD Tegaskan Pembatasan Jam Operasional Pasar Tanjungsari Surabaya Sesuai Perda

Lokasinya cukup strategis, karena cukup dekat dengan jalan. Pasar Dupak Rukun, disebut berstatus swasta karena di kelola secara perorangan. Hal ini di perkuat oleh pernyataan para pedagang.

"Kalau setahu saya dulu itu kayaknya kelompok," ucap Fahri, salah satu pedagang asal Bangkalan, Madura, saat ditemui jatimnow.com, Selasa (12/8/2025).

Fahri yang belum genap satu tahun berjualan Belimbing dan Jeruk di Pasar Buah Dupak Rukun itu mengatakan, pasar yang ia huni terbilang sepi dari pengunjung. Hal ini membuat beban biaya sewa bulanan yang mereka keluarkan terasa berat.

"Tiap bulan Rp2 juta. Uang kebersihan ada. Kalau lampu lain. Nambah lagi Rp800.000," imbuh Fahri.

Mahalnya harga lapak juga dikeluhkan Muhammad Roziqin. Ia mengakui terpaksa berjualan di Pasar Dupak Rukun Surabaya karena minimnya pendampingan dari pemkot.

Baca Juga: Evaluasi Kelayakan, Pemkot Surabaya Sosialisasikan Perda di Pasar Tanjungsari

"Mahal, pokoknya kalau pemerintah surabaya nggak punya pasar induk sendiri, jangan bilang harga relatif murah," ucap Roziqin.

Roziqin berharap, Surabaya memiliki pasar induk yang mampu mewadahi semua pedagang grosir. Pasar yang luas, bersih, lengkap, dan dikelola secara rapi.

"Kalau jadi satu kan enak gitu. Daripada mencar-mencar," tandasnya.

Baca Juga: Kemacetan di Kawasan Pasar Tanjungsari Surabaya, Ini Penyebabnya

Pasar Dupak Rukun Surabaya ini nampaknya luput dari pantauan pemkot. Pasar ini belum terbongkar sebagai salah satu dari lima pasar yang merintangi peruntukannya menjadi pasar buah grosir yang dibahas Dinkopumdag dan Komisi B DPRD Surabaya kemarin.

Sebelumnya, empat pasar yang dipermasalahkan berada di Jalan Tanjungsari No. 47, 36, 74, dan 77, masing-masing memiliki Izin Mendirikan Bangunan (IMB) dan kode KBLI yang tidak sesuai peruntukan pasar sesuai Perda 1/2023.

Dengan kesepakatan ini, tinggal menunggu langkah tegas Dinkopumdag pada 15 Agustus mendatang. Jika pelanggaran tetap dibiarkan, penertiban akan menjadi konsekuensi tak terhindarkan. 

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Menkop Dukung Kemitraan Petani-Koperasi di Kediri, Kejar Swasembada Gula 2028

Kolaborasi ini merupakan bentuk sinergi nyata antara koperasi, petani, dan pelaku industri.

Akhir Pekan Cuaca di Surabaya Cerah, tapi Waspada Panas yang Menyengat

Tidak terlihat adanya potensi hujan yang signifikan sepanjang hari. Cuaca mendukung berbagai aktivitas masyarakat, khususnya aktivitas di luar ruangan.

Tuai Polemik, Komisi III DPRD Kota Probolinggo Sidak Proyek Swalayan Jalan Cokro

Komisi III telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi untuk memastikan kelengkapan izin proyek di atas lahan seluas 1,3 hektare tersebut.

Update Kepulangan Haji 2026: 7.581 Jemaah Tiba via Debarkasi Surabaya

Update kepulangan haji 2026 Debarkasi Surabaya: 7.581 jemaah dari 20 kloter tiba di Tanah Air. 2 jemaah asal Malang wafat, 3 lainnya dirawat di RS Arab Saudi.

Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional di Jember, Lansia Tangguh Indonesia Tumbuh

Pengalaman dan kebijaksanaan yang dimiliki para lansia merupakan fondasi penting dalam pembangunan bangsa.

Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Lakukan Pemilahan Sampah Dari Sumber

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026, Pemkab Tulungagung gelar deklarasi gerakan pemilahan dan pengolahan sampah dari sumber.