Selasa, 23 Jun 2026 00:59 WIB

Spesialis Rehabilitasi Medik dari Malaysia Ikuti Program Intensif di FK Unusa

Dr. Al Hafiz bin Ibrahim dikenal sebagai akademisi dan praktisi berpengalaman di bidang rehab medik. Foto: Humas Unusa for JatimNow.com
Dr. Al Hafiz bin Ibrahim dikenal sebagai akademisi dan praktisi berpengalaman di bidang rehab medik. Foto: Humas Unusa for JatimNow.com

jatimnow.com - Fakultas Kedokteran Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (FK Unusa) menyambut kedatangan Dr. Al Hafiz bin Ibrahim, spesialis rehabilitasi medik dari University Sains Malaysia (USM).

Selama enam bulan ke depan, Dr. Al Hafiz akan menjalani program internship di FK Unusa dan Rumah Sakit Haji Surabaya.

Baca Juga: Keren! Tiga Mahasiswa KIP-K Unusa Raih Double Degree di Taiwan

Program ini merupakan bagian dari kerja sama internasional antara Unusa dan USM untuk meningkatkan mutu pendidikan kedokteran dan mendorong kolaborasi riset.

Di Rumah Sakit Haji Surabaya, Dr. Al Hafiz akan berada di bawah supervisi Dr. dr. Rita Vivera Pane, Sp.KFR (K), FIPP, pakar Pain Intervention dan Neuromuscular.

Selama programnya, Dr. Al Hafiz akan terlibat dalam berbagai kegiatan, termasuk kegiatan klinis dan rehabilitasi, tindakan dan prosedur rehabilitasi, kolaborasi lintas profesi, dan kontribusi pada program rumah sakit.

Wakil Dekan III FK Unusa, dr. Hotimah Masdan Salim, Ph.D., mengatakan program ini memberikan peluang berharga bagi mahasiswa dan dosen Unusa untuk belajar langsung dari praktisi internasional.

"Mahasiswa dapat belajar dari praktisi internasional, sementara dosen dapat memperluas jejaring akademik global," ujarnya. Dr. Al Hafiz juga akan berbagi pengalaman dan memberikan supervisi klinis.

Baca Juga: Tujuh Mahasiswa UNUSA Lulus Program INTENSE Taiwan

Dr. Al Hafiz sendiri berharap program ini berkontribusi nyata bagi pengembangan pendidikan kedokteran di Indonesia dan Malaysia. Ia akan memimpin workshop dan menginisiasi penelitian bersama selama di Surabaya.

Kerja sama Unusa dan USM ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat kapasitas pendidikan kedokteran dan kolaborasi riset lintas negara. Hal ini juga menjadi tonggak penting bagi Unusa dalam memperluas jejaring internasional di kawasan ASEAN.

Hotimah menambahkan, kehadiran Dr. Al Hafiz akan menjadi momentum penting bagi penguatan mutu pendidikan dan pelayanan kesehatan di Unusa.

Baca Juga: Pramuka Jatim Dapat Jalur Khusus Masuk Fakultas Kedokteran Unusa

"Mahasiswa dan dosen akan mendapatkan paparan ilmu, keterampilan, dan perspektif global," ucapnya.

Dr. Al Hafiz, yang dikenal sebagai akademisi dan praktisi berpengalaman di bidang rehabilitasi medik di USM, melihat program ini sebagai sarana mempererat hubungan kedua institusi.

"Saya berharap program ini memberikan manfaat langsung bagi mahasiswa, dosen, dan masyarakat luas. Kita dapat saling belajar dan bertukar pengalaman untuk kemajuan bersama," ungkapnya.

Editor : Ni'am Kurniawan
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.