Sabtu, 13 Jun 2026 11:56 WIB

Persaingan Sesak Pedagang Pasar Tanjungsari Surabaya

  • Penulis :
  • | Senin, 11 Agu 2025 13:58 WIB
Suasana dalam area Pasar Tanjungsari Surabaya (dok.jatimnow.com)
Suasana dalam area Pasar Tanjungsari Surabaya (dok.jatimnow.com)

jatimnow.com – Suasana ramai sesak, dan persaingan ketat di dalam Pasar Tanjungsari Surabaya membuat Mahmud, pedagang buah asal Kota Malang, mengambil keputusan berbeda. Ia memilih membuka lapak di pinggir jalan kawasan Tanjungsari, Surabaya.

"Kalau di dalam pasar kayak perang, tempatnya penuh, rebutan pembeli. Di sini lebih tenang,” ujarnya saat ditemui Minggu (10/8/2025) di sela-sela menata tumpukan melon di lapaknya.

Baca Juga: DPRD Tegaskan Pembatasan Jam Operasional Pasar Tanjungsari Surabaya Sesuai Perda

Mahmud bukan orang baru di dunia jual beli buah. Sejak tahun 2006, ia sudah berjualan di berbagai lokasi, mulai dari Pasar 36, Osowilangun, Puspa Agro, hingga Jalan Semarang. Kini, ia bertahan di area gudang Jalan Tanjungsari yang ramai dilalui kendaraan.

Setiap hari, ia menjual melon kiriman dari Porong dan Lamongan. Kadang juga pepaya, tapi saat ini bukan musimnya. Soal harga, Mahmud mengakui buah-buahan sedang mahal. 

"Sekarang hampir semua buah naik. Cuma jeruk yang murah, soalnya lagi panen raya,” katanya.

Machmud, salah satu pedagang buah di Pasar Tanjungsari Surabaya (dok.jatimnow.com)Machmud, salah satu pedagang buah di Pasar Tanjungsari Surabaya (dok.jatimnow.com)

Beda dengan di dalam pasar lapak yang Mahmud tempati bisa disewa dengan dua sistem: kontrak atau ngerit. 

Baca Juga: Evaluasi Kelayakan, Pemkot Surabaya Sosialisasikan Perda di Pasar Tanjungsari

“Kalau ngontrak mahal. Kalau ngerit, cuma bayar pas barang datang,” jelasnya. 

Tempat yang berada di kawasan Pasar Tanjungsari Surabaya ini dikelola langsung oleh pemilik gudang, bukan oleh pengelola pasar. 

Menurutnya, meski lebih tenang dari dalam pasar, berdagang di pinggir jalan juga punya risiko. Tidak ada penjaga, tidak ada petugas keamanan. 

“Kemarin saya sempat kehilangan HP gara-gara ketiduran. Jadi harus selalu waspada,” ucap Mahmud.

Baca Juga: Kemacetan di Kawasan Pasar Tanjungsari Surabaya, Ini Penyebabnya

Soal kebersihan, iurannya dihitung per keranjang. Beda dengan di dalam pasar yang biasanya ditarik bulanan.

Sudah hampir dua dekade Mahmud berjualan buah. Meski lokasinya berpindah-pindah, semangatnya tetap sama. 

“Namanya rezeki, yang penting usaha. Kadang ramai, kadang sepi. Saya jalanin aja,” tutupnya.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Mandi Bareng Teman, Pelajar Sragen Tewas Tenggelam di Bengawan Solo Ngawi

Jasad korban berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan pada radius sekitar 50 meter dari titik awal ia dilaporkan tenggelam di kawasan Desa Mantingan, Kecamatan Mantingan.

Penyegaran Organisasi, Kasat dan Kapolsek Probolinggo Dimutasi

Kapolres mengajak seluruh jajaran Polres Probolinggo untuk terus menjaga profesionalisme dan menjunjung tinggi nilai-nilai Presisi.

Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Pelaku diketahui merupakan komplotan pembobolan toko lintas kota dan provinsi.

Cuaca Akhir Pekan Jatim: 4 Daerah Diminta Waspada Hujan Lebat

Peta peringatan dini ini merepresentasikan nilai akumulasi curah hujan harian paling tinggi dalam skala satu kabupaten atau kota.

Gol Larin Selamatkan Kanada dari Kekalahan Saat Melawan Bosnia-Herzegovina

Tuan rumah Kanada harus puas bermain imbang 1-1 di laga pembukan grup B Piala Dunia 2026.

Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Waspadai potensi turunnya hujan dengan intensitas ringan di beberapa wilayah.