Jumat, 24 Jul 2026 07:59 WIB

Hadapi Penipuan Digital, Indosat Punya Senjata Keren!

Peluncuran fitur Anti-Spam dan Anti-Scam berbasis kecerdasan buatan (AI) untuk melindungi pengguna dari penipuan digital. Foto: IOH for JatimNow.com
Peluncuran fitur Anti-Spam dan Anti-Scam berbasis kecerdasan buatan (AI) untuk melindungi pengguna dari penipuan digital. Foto: IOH for JatimNow.com

jatimnow.com - Indosat membawa kabar gembira untuk pelanggannya, yakni senjata keren untuk menghadapi penipuan.

Kali ini, Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) berkolaborasi dengan Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia (Komdigi), meluncurkan fitur Anti-Spam dan Anti-Scam berbasis kecerdasan buatan (AI) untuk melindungi pengguna dari penipuan digital.

Baca Juga: Rumah Literasi Digital Bongkar Modus Sensor Berita Lewat Hosting

Langkah ini menjadi respons terhadap peningkatan signifikan upaya penipuan di Indonesia, seperti yang dilaporkan Asia Scam Report 2024 dari Global Anti-Scam Alliance (GASA) yang menunjukkan 65% masyarakat Indonesia menerima upaya penipuan setiap minggu.

Fitur ini bekerja secara real-time, mendeteksi dan menyaring pesan atau panggilan mencurigakan, serta memberikan peringatan kepada pelanggan. Teknologi ini dibangun di atas AIvolusi5G, menggabungkan kecanggihan AI dengan jaringan 5G Indosat yang responsif.

President Director and Chief Executive Officer Indosat Ooredoo Hutchison, Vikram Sinha, menegaskan komitmen perusahaan dalam menciptakan ruang digital yang aman.

"Indosat meyakini bahwa perlindungan digital adalah hak dasar setiap masyarakat Indonesia," ujar Vikram.

Baca Juga: Prudential Indonesia Luncurkan Levela, Platform Literasi Keuangan untuk Gen Z

Solusi tersebut, lanjut Vikram, dibangun di atas Sovereign AI Factory milik Indosat yang didukung GPU NVIDIA Blackwell tercanggih, memperkuat kemampuan Indonesia dalam menghadapi spam dan scam secara real-time.

Keunggulan fiturnya terletak pada aksesibilitasnya. Dengan pemrosesan langsung di jaringan (on-network), fitur ini dapat diakses oleh semua kalangan, tanpa memerlukan perangkat canggih atau koneksi premium.

Kolaborasi dengan Tanla, mitra teknologi AI, serta dukungan dari Mastercard, GSMA, dan GASA, memperkuat komitmen Indosat dalam memerangi penipuan digital, tidak hanya di Indonesia tetapi juga di kawasan Asia Pasifik.

Baca Juga: Tren Judol Meningkat, PANDI Blokir Puluhan Ribu Domain Selama Semester 1 2026

Wakil Komunikasi dan Digital Republik Indonesia , Nezar Patria, menyambut baik inisiatif ini. Ia bilang, pemerintah menyambut baik langkah kolaboratif yang diinisiasi oleh Indosat sebagai bagian dari upaya kolektif membangun ruang digital yang aman.

"AI harus membawa teknologi lebih dekat dan membuka lebih banyak peluang bagi masyarakat untuk berkembang. Indonesia tidak ingin hanya menjadi konsumen teknologi, tetapi juga pembentuk arah pemanfaatan AI yang sesuai dengan kebutuhan nyata masyarakat," tuturnya.

Fitur Anti Spam dan Anti Scam merupakan bagian dari transformasi Indosat menuju AI-TechCo, berkomitmen menghadirkan solusi digital yang aman, modern, dan inklusif bagi seluruh masyarakat Indonesia melalui kampanye "AI untuk Kita Semua".

Editor : Ni'am Kurniawan
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.