Kamis, 23 Jul 2026 13:09 WIB

Antrean BBM di Jember Terurai, Pertamina Pastikan Stok Aman

  • Penulis : Sugianto
  • | Kamis, 31 Jul 2025 09:02 WIB
Warga antri mendapatkan BBM di salah satu SPBU di Jember. Foto/Dokumentasi Pertamina
Warga antri mendapatkan BBM di salah satu SPBU di Jember. Foto/Dokumentasi Pertamina

jatimnow.com - Antrean panjang di sejumlah SPBU di Jember, yang beberapa hari lalu sempat mencapai 2 kilometer akibat penutupan jalur Gumitir, kini mulai terurai.

Pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) dipastikan aman oleh Pertamina, meskipun distribusinya sempat mengalami kendala.

Baca Juga: Siswa TK-SD di Bangsalsari Jember Keracunan, Santapan MBG Diduga Jadi Pemicu

Pantauan di lapangan pada 30 Juli 2025 menunjukkan antrean kendaraan di SPBU sudah jauh lebih pendek. Antrean mobil hanya sekitar 15 meter, sementara antrean sepeda motor sekitar 25 meter. Masyarakat terlihat mengantre dengan tertib.

Area Manager Communication, Relations & CSR PT. Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus, Ahad Rahedi, menjelaskan bahwa Pertamina telah mengambil langkah-langkah strategis untuk mengatasi kendala distribusi BBM akibat penutupan jalur Gumitir yang dimulai pada 24 Juli 2025.

"Kami telah menjalankan berbagai skenario untuk memastikan pasokan BBM tetap terpenuhi. Alhamdulillah, antrean sudah mulai terurai dan SPBU beroperasi dengan kapasitas penuh," ujar Ahad.

Penutupan rute Gumitir memaksa truk tangki Pertamina mengubah rute distribusi. Rute Banyuwangi - Gumitir - Jember yang biasanya memakan waktu 4 jam, kini dialihkan melalui jalur Banyuwangi - Situbondo - Arak-Arak - Bondowoso - Jember, sehingga waktu tempuh menjadi 11 jam. Kondisi ini, ditambah dengan masalah kelangkaan bahan bakar yang memicu aksi beli panik , menyebabkan antrean panjang di SPBU.

"Meskipun stok BBM aman, kendala akses distribusi menjadi penyebab utama masalah ini," tambah Ahad.

Baca Juga: Genjot Produktivitas Pangan, Pemkab Jember Kucurkan Rp312 Miliar

Untuk mengatasi kekurangan pasokan di Jember, Pertamina telah mengalihkan pasokan BBM dari berbagai daerah, termasuk Surabaya, Malang, Semarang, Boyolali, Rewulu, dan Maos. Distribusi normal biasanya berasal dari Terminal BBM Banyuwangi.

Namun, panic buying juga menjadi faktor yang memperburuk situasi. Rizki (21), salah satu warga Jember, menyayangkan perilaku tersebut.

"Antrean panjang ini disebabkan oleh dua hal: penutupan jalur Gumitir dan panic buying . Selain itu, perlu ada solusi untuk menangani orang-orang yang memanfaatkan situasi ini," ujarnya.

Baca Juga: Ratusan Warga Ajung Jember Terjangkit Penyakit Kronis, Banyak yang Takut Berobat

Ahad kembali mengimbau masyarakat untuk membeli BBM sesuai kebutuhan. "Distribusi BBM di Jember dan sekitarnya sudah mulai normal. Kami mengimbau masyarakat untuk tidak panik membeli , karena stok BBM aman dan mencukupi," tegasnya.

Pertamina memastikan akan terus memantau situasi dan berupaya sebaik mungkin untuk memastikan ketersediaan BBM bagi masyarakat Jember.

 

Editor : Ali Masduki
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.