Rabu, 22 Jul 2026 12:12 WIB

Profil Edi Priyanto, Cemerlang di Dunia Korporasi dan Peduli pada Bumi

  • Penulis : Ali Masduki
  • | Selasa, 29 Jul 2025 16:30 WIB
Alumni Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Airlangga (UNAIR). Edi Priyanto. Foto/Dok Probadi
Alumni Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Airlangga (UNAIR). Edi Priyanto. Foto/Dok Probadi

jatimnow.com - Edi Priyanto, Direktur Sumber Daya Manusia (SDM) PT Pelindo Multi Terminal, membuktikan bahwa kesuksesan di dunia korporasi tak menghalangi dedikasi terhadap lingkungan.

Alumni Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Airlangga (UNAIR) ini juga menjadi sosok kunci di balik keberhasilan Kampung Edukasi Sampah (KES), sebuah inisiatif yang telah menjadi rujukan nasional bahkan internasional dalam pengelolaan sampah rumah tangga.

Baca Juga: PTP Nonpetikemas Paparkan Strategi ESG dan DEI di IDEAS 2026

Kisah perjalanan Edi menginspirasi. Lulusan FKM UNAIR tahun 2002 ini mengikuti program ekstensi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) sembari bekerja penuh waktu. Pengalaman tersebut, menurutnya, membentuk kedisiplinan, ketangguhan, dan manajemen waktu yang mumpuni.

"UNAIR bukan hanya tempat menimba ilmu, tapi juga laboratorium kehidupan," ungkap Edi dalam wawancara eksklusif dengan kami.

Aktivitasnya di kampus pun tak kalah padat. Edi aktif berdiskusi, bekerja kelompok, dan berorganisasi.

"Organisasi mengasah kepemimpinan, kerja sama tim, dan komunikasi," tambahnya. Pengalaman berharga ini menjadi bekal penting dalam kariernya di Pelindo.

Karier Edi di Pelindo dimulai dari staf di bidang Health, Safety, and Environment (HSE). Ia terus berkembang, menduduki posisi supervisor, asisten manajer, manajer, VP, hingga senior vice president, sebelum akhirnya ditunjuk sebagai Direktur SDM.

"Setiap penugasan membutuhkan adaptasi dan pendekatan kepemimpinan yang strategis," jelasnya.

Tantangan terbesarnya saat ini adalah mentransformasi tenaga kerja menuju pola pikir yang lebih agile dan digital, serta menyatukan budaya kerja pasca-merger Pelindo.

Baca Juga: Atasi Bau Badan, Mahasiswa Unair Ciptakan Deodoran Tawas Beraroma Kekinian

Namun, nilai-nilai kejujuran, integritas, dan pengabdian yang didapatnya di UNAIR tetap menjadi kompas kepemimpinannya.

"Berorganisasi bukan untuk mencari posisi, tapi untuk belajar mengabdi," tegasnya.

Kepedulian Edi terhadap lingkungan bermula dari keresahan melihat masalah sampah yang semakin serius.

Ia kemudian menginisiasi KES sebagai ruang edukasi pengelolaan sampah rumah tangga. Setiap tahun, lebih dari 4.000 orang dari berbagai kalangan mengunjungi KES untuk belajar.

Baca Juga: Kombes Ganis Raih Doktor Unair, Angkat Peran Strategis Polwan

"Pengurangan sampah harus dimulai dari rumah tangga," ujarnya.

Di Pelindo, ia juga menggagas Green Port Initiative, sebuah program untuk mewujudkan pelabuhan ramah lingkungan yang mencakup efisiensi energi, digitalisasi, pengelolaan limbah, dan CSR berbasis lingkungan.

Edi menegaskan pentingnya keberlanjutan sebagai bagian inti strategi bisnis dan peran generasi muda dalam menghadapi tantangan iklim dan perubahan dunia kerja.

"Jadilah pemimpin yang cerdas secara intelektual, peka secara sosial dan spiritual," pesan Edi kepada generasi muda. Kepemimpinan yang berdampak lahir dari langkah kecil yang konsisten dan tulus.

Editor : Ni'am Kurniawan
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.