Sabtu, 06 Jun 2026 12:39 WIB

Simpang Empat Argopuro Jember Ditutup Selama Satu Bulan

  • Penulis : Sugianto
  • | Sabtu, 05 Jul 2025 08:45 WIB
Foto : Penutupan simpang empat argopuro (Sugianto/jatimnow.com)
Foto : Penutupan simpang empat argopuro (Sugianto/jatimnow.com)

jatimnow.com- Dinas Perhubungan Kabupaten Jember menutup simpang empat Argopuro selama satu bulan. Penutupan ini dilakukan untuk dilakukan kajian. Mereka akan mengkaji apakah penutupan ini dilakukan sementara atau selamanya.

Plt. Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Jember, Gatot Triyono mengatakan penutupan ini telah melalui proses kajian. Pihak Dinas Perhubungan, Komisi C DPRD Jember, akademisi, kepolisian, PU Bina Marga, Kementerian serta lainnya akhirnya sepakat melakukan penutupan.

Baca Juga: Komisi D DPRD Jember Dorong Instansi dan Perusahaan Lebih Peduli Disabilitas

"Dari hasil rapat, diputuskan dilaksanakan penutupan yang awalnya simpang empat argopuro bersinyal, menjadi simpang tiga tak bersinyal," ujarnya, Jumat (4/7/2025).

Ujicoba penutupan ini berlaku selama satu bulan. Nantinya setiap minggu akan di evaluasi secara berskala.

"Setelah uji coba, nanti kita lihat hasilnya. Kalau ini lebih efektif dan membuat kelancaran lalu lintas serta keselamatan, akan kita tetapkan," ungkapnya.

Jalur putar balik kendaraan nantinya juga akan dievaluasi kembali. Saat ini dari arah timur bisa melakukan putar balik di depan OJK. Sedangkan dari arah barat putar balik bisa dilakukan di depan Rumah Sakit Kaliwates.

Baca Juga: Jembatan Kaliombo I Ditutup Total Selama 7 Bulan, Simak Rekayasa Lalu Lintasnya

"Ada beberapa petugas yang disiagakan, mulai putar balik Maradona di Kaliwates dan depan OJK," sebutnya.

Sedangkan, Ketua Komisi C DPRD Jember Ardi Pujo Prabowo mengatakan, penutupan simpang empat ini telah melalui proses kajian dan koordinasi dengan semua pihak, termasuk kementerian perhubungan, karena jalan nasional.

"Tentu ini menjadi langkah yang baik oleh dishub sebagai eksekutor, yang sudah berkoordinasi dengan kepolisian, akademisi, dan termasuk kementerian, kita koordinasi semua," lanjutnya.

Baca Juga: Gus Fawait Minta Semua Pihak Kawal Program Revitalisasi Sekolah di Jember

Menurut Ardi, sesuai keluhan masyarakat di waktu pagi dan sore biasanya jam padat dan pasti terjadi penumpukan kendaraan. Biasanya, kendaraan dari arah barat dan timur, sedangkan dari arah Perumahan Argopuro dan Jalan Imam Bonjol sedikit.

"Kalau ujicoba berjalan lancar, nanti kita patenkan. Nanti juga kita pertimbangkan antara manfaat dan mudharatnya bagaimana. Yang jelas banyak surat masuk ke kami DPRD, maupun ke dishub, karena ini keluhan masyarakat," jelasnya.

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Kakak Beradik Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember, Satu Ditemukan Tewas

Kedua korban dilaporkan hilang terseret ombak saat berwisata bersama keluarga.

Puncak Arus Balik Idul Adha 2026, Daop 8 Surabaya Layani 284 Ribu Penumpang

Puncak arus balik libur panjang Idul Adha 2026 bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. KAI Daop 8 Surabaya catat lonjakan tembus 284 ribu penumpang. Simak data lengkapnya di sini.

Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Polisi menangkap pelaku jambret iPhone milik wisatawan asal Jerman di Kota Lama Surabaya. Pelaku dilumpuhkan karena melawan saat ditangkap.

Kapolres dan Dandim 0820 Probolinggo Terima Gelar Warga Kehormatan Suku Tengger

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat pada Malam Resepsi Yadnya Kasada di Pendopo Agung Desa Ngadisari.

Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Truk dalam perjalanan menuju Prigi Trenggalek, pengemudi dan penumpang alami luka serius.

Peringatan Hari Raya Waisak di Tulungagung, Ajak Umat Bersumbangsih Untuk Negeri

Puluhan umat Buddha mengikuti prosesi detik-detik peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak di Vihara Buddha Loka Tulungagung.