Minggu, 07 Jun 2026 09:13 WIB

Karnaval Keroncong 24 Jam Meriahkan Grebeg Suro 2025 Ponorogo

Penampilan Grup Keroncong dalam Festival Keroncong 24 Jam di depan patung Warok, Jalan HOS Cokroaminoto, Kelurahan Banyudono, Kecamatan/Kabupaten Ponorogo. (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)
Penampilan Grup Keroncong dalam Festival Keroncong 24 Jam di depan patung Warok, Jalan HOS Cokroaminoto, Kelurahan Banyudono, Kecamatan/Kabupaten Ponorogo. (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)

jatimnow.com - Grebeg Suro 2025 di Kabupaten Ponorogo kembali menghadirkan kejutan unik. Salah satu agenda unggulan tahun ini adalah Festival Keroncong 24 Jam, yang diklaim sebagai yang pertama di Indonesia. Acara ini digelar non-stop mulai Kamis (26/6/2025) pukul 06.00 WIB hingga Jumat (27/6/2025) pukul 06.00 WIB, berlokasi di depan patung Warok, Jalan HOS Cokroaminoto, Kelurahan Banyudono, Ponorogo.

Alunan merdu musik keroncong menggema sepanjang hari dan malam, menarik perhatian warga yang melintas. Banyak yang berhenti sejenak untuk menikmati harmoni musik tradisional yang semakin langka tersebut.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

Wakhid Purwanto, Kepala Bidang Pemuda dan Olahraga Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Ponorogo menjelaskan bahwa festival ini bertujuan untuk melestarikan musik keroncong di tengah arus modernisasi.

“Insyaallah ini pertama kali di Indonesia. Kami ingin keroncong tetap hidup dan dicintai lintas generasi,” ungkapnya, Kamis (26/6/2025).

Menurutnya, komunitas keroncong di Ponorogo memang ada, namun jumlahnya masih kecil. Melalui festival ini, pihaknya berharap dapat membangkitkan kembali semangat generasi muda terhadap musik yang dulu begitu populer tersebut.

“Pesertanya beragam, dari siswa SD hingga orang tua. Kami juga mengundang grup dari berbagai daerah di Jawa Timur dan Jawa Tengah,” tambahnya.

Baca Juga: Jelang Ramadan Harga Bapokting di Ponorogo Terpantau Stabil

Tak hanya komunitas keroncong yang dilibatkan, kegiatan ini juga menggandeng Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) dan kelompok pemuda Sinoman. Mereka berperan aktif dalam kepanitiaan dan pelaksanaan acara.

“Karena ini bagian dari kegiatan pemuda, maka KNPI dan Sinoman ikut kami libatkan secara langsung. Disbudparpora memberikan fasilitasi penuh,” tegas Wakhid.

Ketua DPRD Ponorogo, Dwi Agus Prayitno, turut memberikan apresiasi atas terselenggaranya acara ini. Ia menilai sinergi antara komunitas, pemuda, dan pemerintah daerah dalam mewujudkan festival keroncong 24 jam adalah bentuk kolaborasi luar biasa.

Baca Juga: Gelar Sunmori, Ketua PW IKA PMII Jatim Satukan Kader 11 Daerah di Telaga Ngebel

"Saya sangat mengapresiasi inisiatif ini. Festival ini bukan hanya pertama di Ponorogo, tapi bisa jadi yang pertama di Indonesia bahkan dunia. Selamat dan sukses!” ujarnya.

Festival Keroncong 24 Jam menjadi salah satu dari puluhan agenda budaya dalam rangkaian Grebeg Suro 2025. Kegiatan ini mempertegas komitmen Ponorogo dalam menjaga warisan budaya sekaligus berinovasi dalam pelestariannya.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Menkop Dukung Kemitraan Petani-Koperasi di Kediri, Kejar Swasembada Gula 2028

Kolaborasi ini merupakan bentuk sinergi nyata antara koperasi, petani, dan pelaku industri.

Akhir Pekan Cuaca di Surabaya Cerah, tapi Waspada Panas yang Menyengat

Tidak terlihat adanya potensi hujan yang signifikan sepanjang hari. Cuaca mendukung berbagai aktivitas masyarakat, khususnya aktivitas di luar ruangan.

Tuai Polemik, Komisi III DPRD Kota Probolinggo Sidak Proyek Swalayan Jalan Cokro

Komisi III telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi untuk memastikan kelengkapan izin proyek di atas lahan seluas 1,3 hektare tersebut.

Update Kepulangan Haji 2026: 7.581 Jemaah Tiba via Debarkasi Surabaya

Update kepulangan haji 2026 Debarkasi Surabaya: 7.581 jemaah dari 20 kloter tiba di Tanah Air. 2 jemaah asal Malang wafat, 3 lainnya dirawat di RS Arab Saudi.

Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional di Jember, Lansia Tangguh Indonesia Tumbuh

Pengalaman dan kebijaksanaan yang dimiliki para lansia merupakan fondasi penting dalam pembangunan bangsa.

Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Lakukan Pemilahan Sampah Dari Sumber

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026, Pemkab Tulungagung gelar deklarasi gerakan pemilahan dan pengolahan sampah dari sumber.