Sabtu, 06 Jun 2026 19:08 WIB

Alasan Dibalik Pelatihan Barista Pemkab Jember

  • Penulis : Sugianto
  • | Minggu, 25 Mei 2025 12:33 WIB
Bupati Fawait hadir dalam pelatihan barista (foto: Kominfo Surabaya for jatimnow.com)
Bupati Fawait hadir dalam pelatihan barista (foto: Kominfo Surabaya for jatimnow.com)

jatimnow.com - Pemkab Jember menggelar pelatihan barista. Pelatihan ini sebagai upaya jempit bolah dari mengakarnya budaya minum kopi yang sudah mengakar di Indonesia termasuk Jember.

Ia pun mendatangi tempat pelatihan pengolahan kopi di tengah kesibukannya menjalani agenda Bunga Desaku di Desa Kramat Sukoharjo Kecamatan Tanggul, Sabtu (24/5/2025).

Baca Juga: Gowes 10 KM, Bupati Jember Jadikan OSMA Ajang Perkuat Soliditas Birokrasi

Bupati memberikan motivasi kepada sejumlah anak muda calon barista yang mengikuti pelatihan di bawah bimbingan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jember. 

Bupati mengatakan, pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) melalui pelatihan-pelatihan menjadi modal penting ke depannya, bagi para pencari kerja di bidang apapun. 

Sebagai contoh, Singapura sebagai negara kecil yang tidak memiliki sumber daya alam tersebut bisa menjadi negara maju. 

"Karena Singapura itu mengembangkan SDM, maka tidak salah kalau yang paling penting itu punya ilmu," katanya.

Baca Juga: Jember MPP Mini Terbanyak di Tapal Kuda, Warga Kini Tak Perlu ke Kota

"Saya pikir kopi di Jember itu bisa terkenal nanti, kalau produksinya bagus, SDM yang mengelolanya juga bagus, termasuk hari ini ada pelatihan oleh Disperindag," sambungnya.

Pelatihan kepada para barista, merupakan upaya mengelola value added (nilai tambah) agar muncul barista-barista andalan di Jember. 

"Kami tawarkan bagi barista yang sudah terbentuk, adalah tempat-tempat yang bisa diakses nanti. Mulai dari food street sampai nanti di Jember Sport Garden (JSG)," bebernya.

Baca Juga: Common Grounds Surabaya Hadirkan Barista Juara Dunia

"Seperti di Gelora Bung Karno Jakarta di situ adalah tempat olahraga, tapi tempat ngopinya banyak. Boleh nanti daftar ke Disperindag asalkan kopi yang diolah bagus, jangan nanti nyoba terus sakit perut," lanjut bupati. 

Jika percobaan di kedua tempat di atas berhasil, Fawait memastikan, akan menjadikan tempat itu sebagai pilot project tempat-tempat yang lain.

"Ingat, di kota-kota besar bahkan mancanegara, kopi dari Indonesia itu terkenal dan budaya ngopi itu mengakar hari ini. Bukan hanya orang elit saja, semua kalangan hari ini sudah punya budaya ngopi," jelasnya. 

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Kakak Beradik Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember, Satu Ditemukan Tewas

Kedua korban dilaporkan hilang terseret ombak saat berwisata bersama keluarga.

Puncak Arus Balik Idul Adha 2026, Daop 8 Surabaya Layani 284 Ribu Penumpang

Puncak arus balik libur panjang Idul Adha 2026 bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. KAI Daop 8 Surabaya catat lonjakan tembus 284 ribu penumpang. Simak data lengkapnya di sini.

Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Polisi menangkap pelaku jambret iPhone milik wisatawan asal Jerman di Kota Lama Surabaya. Pelaku dilumpuhkan karena melawan saat ditangkap.

Kapolres dan Dandim 0820 Probolinggo Terima Gelar Warga Kehormatan Suku Tengger

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat pada Malam Resepsi Yadnya Kasada di Pendopo Agung Desa Ngadisari.

Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Truk dalam perjalanan menuju Prigi Trenggalek, pengemudi dan penumpang alami luka serius.

Peringatan Hari Raya Waisak di Tulungagung, Ajak Umat Bersumbangsih Untuk Negeri

Puluhan umat Buddha mengikuti prosesi detik-detik peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak di Vihara Buddha Loka Tulungagung.