Selasa, 21 Jul 2026 19:20 WIB

Jember Punya Sekolah Rakyat, Gus Fawait: Tak Ada Putus Sekolah Karena Ekonomi

  • Penulis : Bramanta
  • | Jumat, 10 Jul 2026 15:10 WIB
Progres pembangunan sekolah rakyat di Jember. (Foto: Sugianto/jatimnow.com)
Progres pembangunan sekolah rakyat di Jember. (Foto: Sugianto/jatimnow.com)

jatimnow.com - Bupati Jember Muhammad Fawait memberikan peringatan keras kepada seluruh camat dan lurah di wilayahnya. Ia menegaskan tidak boleh ada lagi anak di Kabupaten Jember yang putus sekolah hanya karena terkendala masalah ekonomi atau biaya.

Pernyataan tegas ini disampaikan pria yang akrab disapa Gus Fawait tersebut usai meninjau proyek pembangunan Sekolah Rakyat (SR) megah di Desa Pancakarya, Kecamatan Ajung, Jember, Kamis (9/7/2026).

Baca Juga: Siswa TK-SD di Bangsalsari Jember Keracunan, Santapan MBG Diduga Jadi Pemicu

"Saya minta pak camat dan pak lurah untuk turun ke bawah. Jadi nanti kalau sampai ada warga di kecamatan atau di kelurahan yang tidak bisa sekolah karena faktor ekonomi, yang pertama kali saya salahkan adalah Pak Camat dan Pak Lurahnya," tegasnya.

Ia menilai, kehadiran Sekolah Rakyat dengan fasilitas premium di Jember seharusnya menjadi solusi mutlak bagi pengentasan kemiskinan lewat jalur pendidikan. Oleh karena itu, aparatur kewilayahan wajib proaktif memastikan program ini tepat sasaran.

"Kita sudah sampaikan, jangan sampai ada yang putus sekolah karena faktor biaya. Sekolah terbaik dan terbesar di Jember ini justru diperuntukkan khusus bagi warga yang tidak mampu," lanjutnya.

Sadar bahwa jajaran pemerintah memiliki keterbatasan ruang pandang, Gus Fawait turut menggandeng insan pers, media, serta seluruh lapisan masyarakat untuk ikut mengawal program ini. Ia meminta semua pihak segera melapor atau mendaftarkan anak-anak dari keluarga prasejahtera agar bisa masuk ke Sekolah Rakyat.

"Bantu kami kawan-kawan, jangan sampai ada anak Jember yang tidak mampu, bahkan yang ada di jalan-jalan, tidak sekolah karena faktor biaya," pintanya.

Baca Juga: Genjot Produktivitas Pangan, Pemkab Jember Kucurkan Rp312 Miliar

Sebagai informasi, Sekolah Rakyat Jember yang melayani jenjang SD, SMP, hingga SMA ini menyediakan fasilitas serba gratis yang sangat mewah. Mulai dari asrama dengan kamar yang nyaman, fasilitas ibadah, satu anak satu laptop, hingga jaminan makan tiga kali sehari dan camilan dua kali sehari.

Bahkan, intervensi pemerintah juga menyasar ke sektor domestik. Jika rumah orang tua siswa dinilai masuk kategori tidak layak huni, Pemerintah Kabupaten Jember berkomitmen untuk melakukan bedah rumah.

Demi menyukseskan program pengentasan kemiskinan ekstrem ini, Gus Fawait menginstruksikan seluruh jajaran dinas terkait untuk bergerak bersama secara terintegrasi.

"Pemkab Jember siap bersinergi dengan pemerintah pusat. Kita datang ramai-ramai melibatkan Dinsos, Dinas Pendidikan, dan instansi lainnya. Ini menunjukkan bahwa kita siap bergerak bersama," jelasnya.

Baca Juga: Mas Dhito Pastikan Pemkab Kediri Siap Kawal Keberhasilan Program Sekolah Rakyat

Gus Fawait kembali mengingatkan jajarannya untuk memastikan keadilan akses pendidikan ini merata di seluruh pelosok Jember.

"Kami juga siap bersinergi dengan Kementerian Sosial dan pihak terkait lainnya untuk menyukseskan program ini. Intinya, tidak boleh lagi ada anak Indonesia di Jember yang putus sekolah gara-gara masalah ekonomi," pungkasnya.

 

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.