Senin, 27 Jul 2026 00:10 WIB

Memahami Ciri Adiksi dan Cara Penanganannya

dr Catur (foto: dr Catur for jatimnow.com)
dr Catur (foto: dr Catur for jatimnow.com)

jatimnow.com - dr Era Catur Prasetya, berbagi strategi pencegahan adiksi tampil sebagai pembicara di Forum Capacity Building ke-8 untuk Organisasi Pencegahan Kecanduan Sedunia yang digelar di Istanbul Turki awal Mei 2025.

Acara ini diselenggarakan oleh International Federation Of Green Crescent (IFGC) atau yang di Turki lebih dikenal dengan nama Yesilay. Organisasi Yesilay telah berdiri sejak tahun 1921 dan memiliki anggota lebih dari 65 negara di seluruh dunia.

Baca Juga: Pemkab Tulungagung Berikan Pendampingan Psikologi Terhadap MA

Dalam kesempatan itu dr Catur menyoroti permasalahan adiksi yang masih dianggap hal biasa oleh masyarakat Indonesia.

Dalam paparannya, dr Catur menekankan bahwa adiksi zat seperti rokok dan vape, serta adiksi perilaku seperti judi patologis dan kecanduan game, masih sering dianggap sebagai masalah sepele. 

"Banyak masyarakat yang tidak terdorong untuk berhenti dan beberapa yakin bisa berhenti sendiri. Padahal adiksi adalah penyakit yang butuh bantuan profesional agar pulih dari ketergantungannya," ujar dr Catur, dalam siaran resminya, Jumat (16/5/2025).

Baca Juga: Marak Bunuh Diri di Surabaya, Waspadai Gejala Ini Rek!

Dokter spesialis kejiwaan ini secara khusus membahas tantangan yang dihadapi Indonesia dalam penanganan adiksi, terutama terkait ketiadaan preparat pengganti nikotin yang dapat digunakan sebagai alternatif saat gejala putus zat (withdrawal) terjadi. 

Menghadapi kondisi tersebut, Dr Catur menegaskan bahwa langkah pencegahan menjadi salah satu kunci utama dalam menangani permasalahan adiksi di Indonesia.

Baca Juga: Tips Mengenali Beragam Emosi dan Cara Mengendalikannya, Coba Yuk!

"Gerakan keluarga dan penguatan nilai menjadi hal yang harus dinormalisasi, bukan sekadar omong kosong," tegas dia.

Ia juga menyampaikan beberapa strategi pencegahan adiksi yang dapat diterapkan di Indonesia, dengan menekankan pentingnya pendekatan komprehensif yang melibatkan keluarga, komunitas, dan institusi kesehatan.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.