Sabtu, 25 Jul 2026 23:32 WIB

Viral Video PMI Terkurung dalam Peti Es, Begini Respons Kadisnaker Jember

  • Penulis : Sugianto
  • | Rabu, 07 Mei 2025 13:50 WIB
Kadisnaker Jember Suprihandoko menanggapi video viral PMI. (Foto: Sugianto/jatimnow.com)
Kadisnaker Jember Suprihandoko menanggapi video viral PMI. (Foto: Sugianto/jatimnow.com)

jatimnow.com - Sebuah video viral mempertontonkan seorang pekerja buruh migran (PMI) yang dikabarkan dari Jember terkurung di peti dibekukan dalam es batu. Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Jember Suprihandoko angkat bicara.

"Itu memang berita (info) yang beberapa hari terakhir ini saya perhatikan terus. Ternyata yang mengagetkan, infonya dari Jember," Kata Kadisnaker Jember Suprihandoko ditemui di ruanganya, Rabu (7/5/2025).

Baca Juga: Siswa TK-SD di Bangsalsari Jember Keracunan, Santapan MBG Diduga Jadi Pemicu

Namun demikian, sampai hari ini belum ada pihak keluarga, kepala desa atau siapapun yang berkomunikasi dan berupaya, bagaimana agar pemulangan dari TKI yang diketahui bernama Sri tersebut.

"Itu kalau (kami) dimintai penjelasan siapa, dimana rumahnya dan sebagainya, sebetulnya kami masih menunnggu," ungkapnya.

Dari itu, pihaknya berharap agar yang mengenali, mengetahui dan paham betul pada PMI dimaksud untuk datang kesini melaporkan.

"Karena kami tidak punya sedikitpun data tentang kepergian mereka menjadi TKI atau Pekerja Migran Indonesia. Di video dijelaskan, dia menjadi PMI dengan cara non-prosedural atau ilegal. Jadi kami tidak punya data melacak mereka," bebernya.

Informasi di media sosial, memang TKW itu ditemukan di bea cukai KBRI Hanoi Vietnam, Tetapi belum ada kabar maupun surat dari KBRI ke Indonesia.

Baca Juga: Genjot Produktivitas Pangan, Pemkab Jember Kucurkan Rp312 Miliar

"Biasanya kalau dari KBRI Hanoi segera kirim ke kami identitasnya dan kami pasti menugaskan tim secepatnya, bagaimana mendinginkan suasana keluarganya," terang Suprihandoko.

Selain itu, pihaknya juga memastikan proses upaya pemulangan, karena biasanya Disnaker Jember langsung koordinasi.

"Seperti yang meninggal di Korea dan segera di proses sesuai standar dan prosedur," ucapnya.

Baca Juga: Ratusan Warga Ajung Jember Terjangkit Penyakit Kronis, Banyak yang Takut Berobat

Kadisnaker mengaku, seminggu lalu video itu masuk ke Handphone miliknya, dan banyak pihak yang ingin tahu atau menanyakan perihal tersebut.

Suprihandoko juga tidak bisa memastikan kebenaran video tersebut.

"Kalau benar adanya video itu, para ahli ITE yang paham. Kalau saya tidak bsia memastikan benar atau tidak. Namun bila itu benar warga Jember, tentu Menteri P2MI pasti berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk mengurus kepulangannya," imbuh Suprihandoko.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.