Selasa, 23 Jun 2026 01:27 WIB

Akses Jalan Rusak, Ibu Muda di Bojonegoro Ditandu 6 Kilo Usai Melahirkan

Susanti saat di tandu pulang ke rumahnya usai melahirkan (tangkapan layar)
Susanti saat di tandu pulang ke rumahnya usai melahirkan (tangkapan layar)

jatimnow.com – Moment memilukan datang dari Desa Napis, Kecamatan Tambakrejo, Kabupaten Bojonegoro. Seorang ibu muda yang baru saja melahirkan terpaksa ditandu sejauh enam kilometer oleh warga karena ambulans tak bisa menjangkau rumahnya akibat jalan desa yang rusak parah.

Dalam sebuah video yang beredar di platform TikTok, tampak sejumlah warga bergotong royong mengangkat Susanti, sang ibu, menggunakan kursi panjang yang dilapisi matras menyusuri jalan licin dan berlumpur.

Baca Juga: Perkuat Pasokan Gas Nasional, PGN SOR III Kunjungi JTB Bojonegoro

Perjalanan penuh perjuangan itu dilakukan setelah Susanti melahirkan di RSUD Padangan dan tak bisa diantar pulang menggunakan ambulan karena jalan yang rusak parah.

“Ambulans dari RSUD Padangan tidak bisa masuk karena jalan tidak memungkinkan. Akhirnya warga sepakat menandu mbaknya sampai rumah,” ungkap Adit, pemilik akun TikTok @kldd27 yang juga warga setempat, pada Minggu (4/5/2025).

Menurut Adit, kejadian ini bukan yang pertama kali. Hal tersebut sudah menjadi pemandangan yang lazim di kala musim hujan. Kondisi jalanan yang rusak dan berlumpur menyulitkan akses warga menuju fasilitas kesehatan, pendidikan, maupun pasar.

“Setiap musim hujan ya begini terus. Jalanan rusak semua, bahkan banyak anak-anak yang kesulitan sekolah. Ekonomi juga makin sulit karena akses jalan yang sangat terbatas,” ujar Adit.

Baca Juga: 55 Ruas Jalan Lamongan Sepanjang 35 Km Masuk Prioritas Perbaikan

Ia menyebutkan, di Desa Napis terdapat sekitar 10 kilometer jalan yang rusak berat. Tak hanya itu, ada 11 jembatan dari kayu yang melintasi sungai dan dua sungai lainnya bahkan belum memiliki jembatan sama sekali.

Kondisi ini mendorong pemuda desa aktif mengunggah kejadian-kejadian serupa ke media sosial, berharap pemerintah segera turun tangan memperbaiki infrastruktur desa.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Desa Napis, Mulyono mengatakan pihaknya telah mengupayakan pembangunan jalan penghubung dari Desa Napis menuju Watu Jago, Kecamatan Margomulyo.

Baca Juga: Hari ke 4 Lebaran, Jalur Babat–Bojonegoro Macet di Simpul Tugu Wingko

“Kemarin kami sudah bertemu Pak Sekda membahas hal ini. Saat ini prosesnya masih tahap ganti untung karena jalan yang akan dibangun melewati lahan warga,” jelas Mulyono.

Ironisnya kondisi jalan yang rusak ini sudah berlangsung puluhan tahun. Padahal Kecamatan Tambakrejo, Kabupaten Bojonegoro, dikenal sebagai kampung halaman Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno dan Bupati Bojonegoro Setyo Wahono.

Warga berharap, setelah viralnya kondisi jalan yang rusak tersebut, dapat menjadi perhatian dari pemerintah dan segera diperbaiki sehingga mobilitas warga dapat lancar.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.