Rabu, 22 Jul 2026 17:16 WIB

May Day di Ponorogo 2025: Kolaborasi Damai Buruh, Pengusaha, dan Pemerintah

Perayaan May Day di Ponorogo. (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)
Perayaan May Day di Ponorogo. (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)

jatimnow.com - Perayaan Hari Buruh Internasional (May Day) di Kabupaten Ponorogo tahun ini berlangsung dengan cara yang unik dan damai.

Tidak seperti di daerah lain yang identik dengan aksi unjuk rasa, ratusan buruh, pengusaha, dan pemerintah daerah justru bersatu dalam kegiatan positif bertajuk “May Day is Kolaborasi Day”, Sabtu (3/5/2025).

Baca Juga: Ratusan Prajurit TNI Turun Gunung Bangun Infrastruktur Desa di Ponorogo

Acara yang digelar di kawasan Alun-Alun Ponorogo ini diisi dengan senam bersama, pembagian ratusan doorprize, pemeriksaan kesehatan gratis, hingga donor darah.

Kegiatan tersebut menjadi ajang silaturahmi antara pekerja, pengusaha, dan pemerintah setempat dalam suasana penuh kegembiraan dan kebersamaan.

Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko, Ketua DPRD Ponorogo Dwi Agus Prayitno, serta perwakilan Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) turut hadir dan berbaur bersama para buruh, yang mayoritas merupakan calon pekerja migran Indonesia (PMI).

"Semangat Tripartit ini adalah bentuk nyata kolaborasi antara pemerintah, pengusaha, dan pekerja. May Day bukan hanya selebrasi, tetapi momentum untuk memperkuat sinergi membangun Ponorogo," ujar Bupati Sugiri Sancoko.

Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Ponorogo terus berupaya menciptakan iklim usaha yang kondusif dan memberikan perlindungan kepada buruh, termasuk melalui penyediaan kartu BPJS Ketenagakerjaan yang dananya ditanggung oleh pemkab.

Baca Juga: Sambut 100 Tahun, Gontor Siapkan Buku Rekam Jejak dan Kontribusi Bagi Bangsa

Ketua DPRD Ponorogo, Dwi Agus Prayitno, juga menyampaikan apresiasinya atas perayaan May Day yang berjalan damai dan penuh makna.

“Kolaborasi antara buruh, pengusaha, dan pemerintah ini harus terus dijaga untuk menjamin hak-hak pekerja dan keberlangsungan usaha di Ponorogo,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua Panitia May Day sekaligus Ketua KADIN Ponorogo, Ramsa Rolanda, mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menyalurkan aspirasi para pekerja dalam bentuk positif. Ia juga mendorong seluruh pengusaha untuk memberikan perlindungan melalui kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan bagi para pekerja mereka.

“Ini bentuk syukur atas rejeki yang didapat, dan bentuk kerjasama konkret antara pekerja, pengusaha, serta Pemkab Ponorogo dalam menciptakan ekosistem kerja yang sehat,” ungkapnya.

Baca Juga: Vulcan Flow Ponorogo, Tawarkan Konsep Industrial Raw dan Ragam Menu Murah

May Day di Ponorogo tahun ini menjadi bukti bahwa peringatan Hari Buruh bisa dirayakan secara damai dan produktif melalui kolaborasi yang kuat di antara semua pihak.

 

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.