Senin, 08 Jun 2026 05:57 WIB

Pesan Gubernur Khofifah dalam Simposium IMMawati

Gubernur Khofifah membuka Simposium IMMawati (foto: Humas Pemprov Jatim for jatimnow.com)
Gubernur Khofifah membuka Simposium IMMawati (foto: Humas Pemprov Jatim for jatimnow.com)

jatimnow.com - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa membuka Simposium Nasional IMMawati bertema 'Perempuan Berdaya, Indonesia Jaya' yang digelar di GedungNegara Grahadi.

Diikuti ratusan kader dari berbagai daerah di Indonesia, kegiatan ini secara khusus diinisiasi oleh IMMawati yang merupakan bagian dari Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM). 

Baca Juga: Jadwal WFH ASN Pemprov Diubah Jumat, Apa Kabar Pelayanan Publik?

IMMawati fokus pada pengembangan kapasitas dan peran aktif kader perempuan dalam transformasi sosial dan dakwah berbasis nilai Islam dan Muhammadiyah.

Gubernur Khofifah mengapresiasi IMMawati sebagai wadah strategis dalam memperkuat suara dan kiprah perempuan intelektual muda, baik di ranah intelektual, sosial, maupun kemasyarakatan.

"Perempuan bukan sekadar objek pembangunan, tetapi aktor utama dalam menentukan arah bangsa,” ujar Khofifah, Jumat (25/4/2025) malam.

Ia menambahkan tema Perempuan Berdaya, Indonesia Jaya bukan sekadar slogan, tetapi mencerminkan realitas yang mulai tampak, khususnya di Jawa Timur.

Baca Juga: Jenis dan Bobot Sapi Kurban Orang Nomor 1 di Jatim

"Kita menyaksikan peran perempuan yang semakin menonjol di bidang ekonomi, pendidikan, layanan kesehatan, hingga politik,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Khofifah juga memberikan pesan khusus kepada seluruh kader IMM dan IMMawati agar terus mempersiapkan diri sebagai pemimpin masa depan.

Baca Juga: Gubernur Khofifah Bersama Mbak Vinanda Salurkan Bansos Rp1,819 M di Kota Kediri

Ia menekankan bahwa seorang pemimpin harus memiliki kekuatan kepemimpinan yang visioner dan kolaboratif, serta mampu menyelesaikan masalah (problem solving) dengan solusi yang memberikan dampak positif dan berkelanjutan bagi masyarakat.

"Jadilah pemimpin yang tidak hanya responsif, tapi juga solutif. Setiap tantangan yang kalian hadapi harus dijawab dengan rencana yang matang dan berdampak luas bagi masyarakat,” tandas Khofifah.

"Jika memang ada kebijakan penting yang harus diambil meskipun itu ekstrem, kalau itu memang melahirkan kebaikan maka pilihan-pilihan ekstrem pun, itu juga patut dipilih,” pungkasnya.  

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Melihat Jejak Soekarno di Surabaya Melalui Pameran "Aku Arek Suroboyo"

Tema "Aku Arek Suroboyo" dipilih untuk menegaskan identitas Bung Karno sebagai putra daerah yang tumbuh dan ditempa di Surabaya sebelum menjadi tokoh besar Indonesia.

1.232 Atlet Taekwondo Bertarung di Ksatria Nusantara PBTI Series Kediri

Para atlet diharapkan dapat menjadi bibit-bibit terbaik Indonesia yang akan mewakili bangsa pada berbagai ajang internasional.

Menkop Bantah Isu Jual Beli Titik Koperasi Merah Putih, Sempat Viral di Kediri

Menkop Ferry menargetkan seluruh bangunan Koperasi Merah Putih, gerai usaha, serta fasilitas pendukung koperasi desa dapat selesai pada Agustus mendatang.

Turnamen Gerindra Cup U17 di Kediri Dimulai, Wadah Pembinaan Pesepakbola Muda

“Saya berharap dari stadion (Brawijaya) ini akan lahir pemain-pemain handal yang nantinya bisa memperkuat Indonesia," kata Anwar Sadad.

Menkop Dukung Kemitraan Petani-Koperasi di Kediri, Kejar Swasembada Gula 2028

Kolaborasi ini merupakan bentuk sinergi nyata antara koperasi, petani, dan pelaku industri.

Akhir Pekan Cuaca di Surabaya Cerah, tapi Waspada Panas yang Menyengat

Tidak terlihat adanya potensi hujan yang signifikan sepanjang hari. Cuaca mendukung berbagai aktivitas masyarakat, khususnya aktivitas di luar ruangan.