Jumat, 24 Jul 2026 06:51 WIB

Pesan Gubernur Khofifah dalam Simposium IMMawati

Gubernur Khofifah membuka Simposium IMMawati (foto: Humas Pemprov Jatim for jatimnow.com)
Gubernur Khofifah membuka Simposium IMMawati (foto: Humas Pemprov Jatim for jatimnow.com)

jatimnow.com - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa membuka Simposium Nasional IMMawati bertema 'Perempuan Berdaya, Indonesia Jaya' yang digelar di GedungNegara Grahadi.

Diikuti ratusan kader dari berbagai daerah di Indonesia, kegiatan ini secara khusus diinisiasi oleh IMMawati yang merupakan bagian dari Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM). 

Baca Juga: Gubernur Khofifah Lepas Karnaval Budaya di Alun-Alun Bangkalan, Ini Harapannya

IMMawati fokus pada pengembangan kapasitas dan peran aktif kader perempuan dalam transformasi sosial dan dakwah berbasis nilai Islam dan Muhammadiyah.

Gubernur Khofifah mengapresiasi IMMawati sebagai wadah strategis dalam memperkuat suara dan kiprah perempuan intelektual muda, baik di ranah intelektual, sosial, maupun kemasyarakatan.

"Perempuan bukan sekadar objek pembangunan, tetapi aktor utama dalam menentukan arah bangsa,” ujar Khofifah, Jumat (25/4/2025) malam.

Ia menambahkan tema Perempuan Berdaya, Indonesia Jaya bukan sekadar slogan, tetapi mencerminkan realitas yang mulai tampak, khususnya di Jawa Timur.

Baca Juga: Khofifah Sebut ALLPACK Surabaya Perkuat Hilirisasi dan Daya Saing IKM

"Kita menyaksikan peran perempuan yang semakin menonjol di bidang ekonomi, pendidikan, layanan kesehatan, hingga politik,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Khofifah juga memberikan pesan khusus kepada seluruh kader IMM dan IMMawati agar terus mempersiapkan diri sebagai pemimpin masa depan.

Baca Juga: Khofifah Dorong KUPS Naik Kelas melalui Hilirisasi dan Agroforestri Kopi

Ia menekankan bahwa seorang pemimpin harus memiliki kekuatan kepemimpinan yang visioner dan kolaboratif, serta mampu menyelesaikan masalah (problem solving) dengan solusi yang memberikan dampak positif dan berkelanjutan bagi masyarakat.

"Jadilah pemimpin yang tidak hanya responsif, tapi juga solutif. Setiap tantangan yang kalian hadapi harus dijawab dengan rencana yang matang dan berdampak luas bagi masyarakat,” tandas Khofifah.

"Jika memang ada kebijakan penting yang harus diambil meskipun itu ekstrem, kalau itu memang melahirkan kebaikan maka pilihan-pilihan ekstrem pun, itu juga patut dipilih,” pungkasnya.  

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.