Minggu, 07 Jun 2026 14:23 WIB

Prediksi Bill Gates: Seminggu Cukup Kerja 2 Hari Berkat AI

  • Penulis :
  • | Kamis, 03 Apr 2025 13:57 WIB
ilustrasi. (Foto: Pixabay)
ilustrasi. (Foto: Pixabay)

jatimnow.com - Bill Gates, miliarder teknologi dan pendiri Microsoft, memprediksi seseorang hanya perlu bekerja 2 hari dalam semninggu berkat bantuan Artificial intelligence (AI).

Peran signifikan kecerdasan buatan ini dibicarakan Bill Gates saat hadir di acara The Tonight Show dengan Jimmy Fallon.

Baca Juga: Unusa Gandeng KCGI Jepang Garap Sistem Kuliah Berbasis AI

Dilansir laman Kotak Game, Selasa (1/4/2025), Bill Gates menjelaskan bahwa, berdasarkan pengalamannya di dunia teknologi, perkembangan AI akan memudahkan berbagai profesi, seperti dokter dan guru. Dengan AI, saran medis dan bimbingan belajar bisa diakses secara gratis dan lebih luas.

Hal ini, menurut Bill Gates, akan mengatasi masalah kekurangan tenaga profesional di bidang tersebut. Namun, pandangannya ini menuai kritik. Banyak yang berpendapat bahwa profesi tersebut memerlukan lebih banyak dukungan struktural dan bukan sekadar teknologi.

Selain itu, meski AI telah menunjukkan kemajuan di bidang kesehatan, seperti prediksi penyakit, ia juga membawa masalah baru. Beberapa teknologi AI justru memperburuk ketidaksetaraan, seperti bias dalam diagnosa medis untuk wanita dan orang kulit berwarna.

Bill Gates juga membahas kemungkinan bahwa AI akan mengubah cara kita bekerja, dengan minggu kerja yang lebih pendek, misalnya dua atau tiga hari seminggu. Ini sejalan dengan tren yang semakin banyak diujicobakan di perusahaan-perusahaan, seperti program minggu kerja empat hari di Inggris yang menunjukkan hasil positif.

Baca Juga: XLSMART Kantongi Pendapatan Rp 11,84 Triliun

Namun, kritikan utama terhadap prediksi Bill Gates adalah bahwa AI saat ini belum membuktikan diri sebagai alat yang mempermudah beban kerja sehari-hari. AI memang canggih, tetapi belum cukup efektif dalam menggantikan pekerjaan manusia di banyak bidang.

Selain itu, penggunaan AI yang luas juga memunculkan kekhawatiran tentang dampak lingkungan, seperti penggunaan air berlebihan dan jejak karbon dari pengembangan teknologi ini.

Bill Gates menyebutkan bahwa Microsoft belum berhasil mencapai tujuan iklim mereka dalam mengejar kemajuan AI.

Baca Juga: Kisah Ory dan Sherlita, Menghidupkan Spirit Kartini di Era Digital

Seperti halnya prediksi masa depan lainnya, apakah AI akan membawa perubahan positif atau justru menciptakan tantangan baru? 

Prediksimu piye, Lur?

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Melihat Jejak Soekarno di Surabaya Melalui Pameran "Aku Arek Suroboyo"

Tema "Aku Arek Suroboyo" dipilih untuk menegaskan identitas Bung Karno sebagai putra daerah yang tumbuh dan ditempa di Surabaya sebelum menjadi tokoh besar Indonesia.

1.232 Atlet Taekwondo Bertarung di Ksatria Nusantara PBTI Series Kediri

Para atlet diharapkan dapat menjadi bibit-bibit terbaik Indonesia yang akan mewakili bangsa pada berbagai ajang internasional.

Menkop Bantah Isu Jual Beli Titik Koperasi Merah Putih, Sempat Viral di Kediri

Menkop Ferry menargetkan seluruh bangunan Koperasi Merah Putih, gerai usaha, serta fasilitas pendukung koperasi desa dapat selesai pada Agustus mendatang.

Turnamen Gerindra Cup U17 di Kediri Dimulai, Wadah Pembinaan Pesepakbola Muda

“Saya berharap dari stadion (Brawijaya) ini akan lahir pemain-pemain handal yang nantinya bisa memperkuat Indonesia," kata Anwar Sadad.

Menkop Dukung Kemitraan Petani-Koperasi di Kediri, Kejar Swasembada Gula 2028

Kolaborasi ini merupakan bentuk sinergi nyata antara koperasi, petani, dan pelaku industri.

Akhir Pekan Cuaca di Surabaya Cerah, tapi Waspada Panas yang Menyengat

Tidak terlihat adanya potensi hujan yang signifikan sepanjang hari. Cuaca mendukung berbagai aktivitas masyarakat, khususnya aktivitas di luar ruangan.