Sabtu, 06 Jun 2026 11:14 WIB

Lansia Penghuni Gubuk Reyot Bantaran Kali Madiun Berhasil Dipindah

  • Penulis :
  • | Rabu, 26 Mar 2025 14:03 WIB
Upaya pemindahan dipimpin langsung Wali Kota Madiun Dr Maidi. (Foto: Kominfo Kota Madiun)
Upaya pemindahan dipimpin langsung Wali Kota Madiun Dr Maidi. (Foto: Kominfo Kota Madiun)

jatimnow.com - Pasangan lanjut usia (lansia) Marmin dan Nyanirah yang tinggal di gubuk reyot bantaran Kali Madiun sangat memprihatinkan akhirnya bersedia dipindah ke tempat yang lebih layak huni. Mereka dipindahkan sementara ke shelter Dinsos PPPA Kota Madiun di Jalan Srindit. Upaya pemindahan dipimpin langsung Wali Kota Madiun Maidi, Selasa (25/3/2025) kemarin.

Maidi menyebut warga Kota Madiun tidak boleh tinggal di tempat yang tidak layak. Karenanya, begitu mendengar adanya pasangan lansia yang tinggal di gubuk reyot tersebut, pemerintah lansung bertindak.

Baca Juga: Sempat Padam Tadi Malam, Pasokan Listrik Subsistem Ngimbang Kembali Aman

Namun, bukannya tanpa kendala. Salah seorang lansia tersebut menolak untuk dipindahkan. Upaya pendekatan sudah dilakukan petugas sejak beberapa tahun terakhir.

"Kita tidak memperbolehkan masyarakat Kota Madiun hidup memderita tinggal di tempat yang tidak layak apalagi lansia. Lansia umurnya harus panjang. Kita punya pondok lansia terbaik, kita juga punya shelter, maka kita pindah (ke sana) dan kita bina biar hidupnya bahagia," kata Maidi, dilansir laman Kominfo Kota Madiun, Rabu (26/3/2024).

Pemerintah sengaja terus membujuk untuk pindah karena kondisi keduanya sangat memprihatinkan. Selain tempat tinggal yang tak layak, juga sudah membahayakan. Sebab, berada di tepian bantaran dengan kondisi bangunan yang miring.

Baca Juga: Kolaborasi Pertamina dan Warga Ubah Sampah Jadi Nilai Ekonomi

Lokasi tersebut juga ilegal karena menempati Daerah Aliran Sungai (DAS) milik Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo. Karenanya, Pemerintah Kota Madiun berupaya memindahkan keduanya ke tempat yang lebih layak dan tidak menyalahi aturan.

"Tempat-tempat seperti ini tidak diperbolehkan (untuk tempat tinggal). Makanya kita pindah. Tapi tetap secara humanis. Maka pola seperti ini betul-betul menjadikan Kota Madiun sebagai kota ramah lansia, kota ramah anak, kota sehat," jelasnya.

Agar tidak dimanfaatkan kembali, petugas langsung merobohkan gubuk milik Marmin dan Nyanirah tersebut. Mereka kini tinggal sementara di shelter Jalan Srindit. Ke depan, Wali Kota Maidi juga berencana untuk memberdayakan keduanya.

Baca Juga: PLN UPT Madiun Lakukan Perawatan Jaringan Tanpa Pemadaman

"Karena beternak kambing. Nanti kita buatkan tempat tinggal yang sekaligus bisa untuk beternak kambing. Kita tempatkan di lokasi yang bisa untuk mengembala kambing," pungkasnya.

Pemindahan tersebut diharapkan dapat menanggulangi masalah tempat tinggal ilegal dan memberikan solusi yang lebih baik bagi para lansia yang membutuhkan perhatian khusus. Pemerintah Kota Madiun berencana untuk terus melakukan pendataan dan pemantauan agar tidak ada lagi warga lansia yang tinggal di lokasi-lokasi tidak layak huni.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Kakak Beradik Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember, Satu Ditemukan Tewas

Kedua korban dilaporkan hilang terseret ombak saat berwisata bersama keluarga.

Puncak Arus Balik Idul Adha 2026, Daop 8 Surabaya Layani 284 Ribu Penumpang

Puncak arus balik libur panjang Idul Adha 2026 bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. KAI Daop 8 Surabaya catat lonjakan tembus 284 ribu penumpang. Simak data lengkapnya di sini.

Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Polisi menangkap pelaku jambret iPhone milik wisatawan asal Jerman di Kota Lama Surabaya. Pelaku dilumpuhkan karena melawan saat ditangkap.

Kapolres dan Dandim 0820 Probolinggo Terima Gelar Warga Kehormatan Suku Tengger

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat pada Malam Resepsi Yadnya Kasada di Pendopo Agung Desa Ngadisari.

Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Truk dalam perjalanan menuju Prigi Trenggalek, pengemudi dan penumpang alami luka serius.

Peringatan Hari Raya Waisak di Tulungagung, Ajak Umat Bersumbangsih Untuk Negeri

Puluhan umat Buddha mengikuti prosesi detik-detik peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak di Vihara Buddha Loka Tulungagung.