Sabtu, 06 Jun 2026 19:42 WIB

Operasi Pekat di Krembung Sidoarjo, Tim Gabungan Amankan 7 PSK dan Penjudi

Operasi pekat yang dilakukan oleh Satpol PP gabungan dengan TNI dan Polri di wilayah  Krembung Sidoarjo. (Foto: Ahaddiini HM/jatimnow.com)
Operasi pekat yang dilakukan oleh Satpol PP gabungan dengan TNI dan Polri di wilayah Krembung Sidoarjo. (Foto: Ahaddiini HM/jatimnow.com)

jatimnow.com - Tim gabungan Satpol PP Sidoarjo bersama TNI-Polri menggelar operasi penyakit masyarakat (pekat) di Kecamatan Krembung, Sidoarjo yang ditengarai sebagai kawasan prostitusi, Kamis (27/2/2025). Diwarnai aksi kejar-kejaran, tim berhasil mengamankan 7 PSK dan para penjudi.

Kepala Satpol PP Sidoarjo, Yany Setyawan mengatakan, operasi ini dilakukan sebagai upaya menjaga ketertiban dan kenyamanan masyarakat dalam menjalankan ibadah puasa, dengan fokus pada penertiban praktik prostitusi dan peredaran minuman keras (miras). 

Baca Juga: Pelajar Asal Bogor Tewas Terlindas Truk di Gedangan Sidoarjo

"Hasilnya, Satpol PP Sidoarjo mengamankan tujuh Pekerja Seks Komersial (PSK), selanjutnya akan dibawa ke Liponsos untuk mendapatkan pembinaan," ucap Yani.

Selain itu, pihaknya juga mengamankan tiga orang penjudi dan pedagang miras. Mereka diamankan untuk pembinaan lebih lanjut. 

"Meski sempat terjadi pengejaran di area persawahan dan kebun tebu terhadap beberapa orang yang mencoba melarikan diri, petugas akhirnya berhasil menangkap mereka," jelas Yany.

Ia melanjutkan, tujuan dari operasi ini adalah untuk menciptakan suasana kondusif selama Ramadan. Oleh karena itu, pihaknya akan terus melakukan operasi serupa untuk memastikan kondisi yang aman dan nyaman bagi warga selama bula suci.

Baca Juga: Inspirasi Schools Bangun Pembelajaran Global Berbasis Karakter

"Hari ini kami menyasar Kecamatan Krembung untuk menindak praktik prostitusi dan peredaran miras. Alhamdulillah, operasi berlangsung lancar meskipun ada beberapa orang yang mencoba melarikan diri," terangnnya.

Ia menegaskan, pihaknya akan terus melakukan penertiban terhadap berbagai aktivitas yang berpotensi mengganggu kenyamanan masyarakat selama Ramadan. Termasuk lokasi-lokasi yang diduga menjadi tempat prostitusi terselubung, peredaran miras, dan perjudian.

Selain itu, usaha hiburan umum juga wajib mematuhi Surat Edaran (SE) Bupati Sidoarjo, di mana seluruh bentuk hiburan umum akan ditutup selama bulan Ramadan.

Baca Juga: WNA India Ditangkap di Sidoarjo, Diduga Telantarkan Anak Kandung

Saat ini, Satpol PP masih melakukan pendataan terhadap para pelanggar untuk mengetahui asal domisili mereka, mengingat Kecamatan Krembung berbatasan langsung dengan Kabupaten Mojokerto.

"Kami masih memetakan berapa orang yang berasal dari Sidoarjo dan berapa yang dari Mojokerto," pungkasnya.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Kakak Beradik Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember, Satu Ditemukan Tewas

Kedua korban dilaporkan hilang terseret ombak saat berwisata bersama keluarga.

Puncak Arus Balik Idul Adha 2026, Daop 8 Surabaya Layani 284 Ribu Penumpang

Puncak arus balik libur panjang Idul Adha 2026 bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. KAI Daop 8 Surabaya catat lonjakan tembus 284 ribu penumpang. Simak data lengkapnya di sini.

Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Polisi menangkap pelaku jambret iPhone milik wisatawan asal Jerman di Kota Lama Surabaya. Pelaku dilumpuhkan karena melawan saat ditangkap.

Kapolres dan Dandim 0820 Probolinggo Terima Gelar Warga Kehormatan Suku Tengger

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat pada Malam Resepsi Yadnya Kasada di Pendopo Agung Desa Ngadisari.

Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Truk dalam perjalanan menuju Prigi Trenggalek, pengemudi dan penumpang alami luka serius.

Peringatan Hari Raya Waisak di Tulungagung, Ajak Umat Bersumbangsih Untuk Negeri

Puluhan umat Buddha mengikuti prosesi detik-detik peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak di Vihara Buddha Loka Tulungagung.