Rabu, 22 Jul 2026 08:54 WIB

Operasi Pekat di Krembung Sidoarjo, Tim Gabungan Amankan 7 PSK dan Penjudi

Operasi pekat yang dilakukan oleh Satpol PP gabungan dengan TNI dan Polri di wilayah  Krembung Sidoarjo. (Foto: Ahaddiini HM/jatimnow.com)
Operasi pekat yang dilakukan oleh Satpol PP gabungan dengan TNI dan Polri di wilayah Krembung Sidoarjo. (Foto: Ahaddiini HM/jatimnow.com)

jatimnow.com - Tim gabungan Satpol PP Sidoarjo bersama TNI-Polri menggelar operasi penyakit masyarakat (pekat) di Kecamatan Krembung, Sidoarjo yang ditengarai sebagai kawasan prostitusi, Kamis (27/2/2025). Diwarnai aksi kejar-kejaran, tim berhasil mengamankan 7 PSK dan para penjudi.

Kepala Satpol PP Sidoarjo, Yany Setyawan mengatakan, operasi ini dilakukan sebagai upaya menjaga ketertiban dan kenyamanan masyarakat dalam menjalankan ibadah puasa, dengan fokus pada penertiban praktik prostitusi dan peredaran minuman keras (miras). 

Baca Juga: 600 Siswa SDIT El Haq Ikuti Microplastic Journey, Perkuat Sekolah Bebas Plastik

"Hasilnya, Satpol PP Sidoarjo mengamankan tujuh Pekerja Seks Komersial (PSK), selanjutnya akan dibawa ke Liponsos untuk mendapatkan pembinaan," ucap Yani.

Selain itu, pihaknya juga mengamankan tiga orang penjudi dan pedagang miras. Mereka diamankan untuk pembinaan lebih lanjut. 

"Meski sempat terjadi pengejaran di area persawahan dan kebun tebu terhadap beberapa orang yang mencoba melarikan diri, petugas akhirnya berhasil menangkap mereka," jelas Yany.

Ia melanjutkan, tujuan dari operasi ini adalah untuk menciptakan suasana kondusif selama Ramadan. Oleh karena itu, pihaknya akan terus melakukan operasi serupa untuk memastikan kondisi yang aman dan nyaman bagi warga selama bula suci.

Baca Juga: Indah Kurnia Ajak Warga Sidoarjo Dukung Pembangunan Berwawasan Lingkungan

"Hari ini kami menyasar Kecamatan Krembung untuk menindak praktik prostitusi dan peredaran miras. Alhamdulillah, operasi berlangsung lancar meskipun ada beberapa orang yang mencoba melarikan diri," terangnnya.

Ia menegaskan, pihaknya akan terus melakukan penertiban terhadap berbagai aktivitas yang berpotensi mengganggu kenyamanan masyarakat selama Ramadan. Termasuk lokasi-lokasi yang diduga menjadi tempat prostitusi terselubung, peredaran miras, dan perjudian.

Selain itu, usaha hiburan umum juga wajib mematuhi Surat Edaran (SE) Bupati Sidoarjo, di mana seluruh bentuk hiburan umum akan ditutup selama bulan Ramadan.

Baca Juga: Dorong Efisiensi Industri, Kawan Lama Solution Expo 2026 Hadir di Surabaya

Saat ini, Satpol PP masih melakukan pendataan terhadap para pelanggar untuk mengetahui asal domisili mereka, mengingat Kecamatan Krembung berbatasan langsung dengan Kabupaten Mojokerto.

"Kami masih memetakan berapa orang yang berasal dari Sidoarjo dan berapa yang dari Mojokerto," pungkasnya.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.