Minggu, 07 Jun 2026 09:10 WIB

Miras Mudah Didapat di Jember, Para Kiai Datangi Kantor PKB

  • Penulis : Sugianto
  • | Kamis, 30 Jan 2025 16:47 WIB
Sejumlah kiai bertemu pengurus DPC PKB Jember. (Foto: Sugianto/jatimnow.com)
Sejumlah kiai bertemu pengurus DPC PKB Jember. (Foto: Sugianto/jatimnow.com)

jatimnow.com - Sejumlah kiai pengasuh pondok pesantren mendatangi kantor DPC PKB Jember. Mereka meminta peredaran dan penggunaan minuman keras (Miras) semakin diperketat.

"Kami melihat realitas yang terjadi di masyarakat. Dimana generasi kita sangat mudah mengakses Miras," kata Pengasuh Pondok Pesantren Al-Bidayah Kaliwates, Dr. KH. Abdul Haris, Kamis (30/1/2025).

Baca Juga: Puluhan Ulama di Probolinggo Jalani Pemeriksaan Kesehatan Gratis

Maka dari itu, Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jember bersama sejumlah kiai melakukan roadshow ke beberapa partai politik, untuk turut serta melakukan pencegahan dan penindakan.

"Selalu saya mengatakan, seandainya yang kena itu orang lain atau anak orang lain, kita bisa tertawa dan macam-macam. Bagaimana seandainya yang terkena anak-anak kita atau orang terdekat kita," ungkap Abdul Haris.

"Inilah yang menjadikan kemudian kita bergerak ke semua lini. Karena miras tidak dimungkinkan untuk diberantas kelompok tertentu, harus melibatkan semua, para kiai, politisi, semua harus terlibat memberantas ini," sambungnya.

Dari Ketua DPC PKB Jember, ia telah mendapat dan mengetahui Peraturan Daerah (Perda) yang telah mengatur tentang Miras.

"Bila dikawal secara ketat, maka kemungkinan ada gerakan dan kemudahan itu sudah tidak memungkinkan lagi. Kita minta dukungan PKB, PKS, Gerindra dan partai lainnya," pintanya.

Para kiai juga akan melakukan audiensi dengan legislatif, eksekutif hingga TNI Polri untuk memberantas peredaran miras yang meresahkan masyarakat.

Baca Juga: PKB Jember Desak DPRD dan Stakeholder Cegah Pelecehan di Lembaga Pendidikan

"Ini tidak memungkinkan kita kawal sendiri, tapi semua komponen berdasarkan fungsi dan tupoksinya harus bergerak masing-masing," terangnya.

Karena menurutnya, ketika anak-anak atau masyarakat menggunakan Miras maka tentu tidak sadar dan memungkinkan melakukan kejahatan yang lebih besar.

"Yang awalnya anak itu pemalu, karena terkena miras bisa berubah menjadi pemberani," ujarnya.

Para kiai meminta menindak tegas para penjual Miras ilegal dan tanpa melihat pembelinya, meskipun anak-anak.

Baca Juga: TPA Pakusari Terancam Ditutup, PKB Jember Protes Keras

"Siapapun yang terlibat untuk dan harus ditegakkan sesuai dengan Perda. Siapa yang kemudian boleh dan itupun harus dilokalisir," pungkasnya.

Sedangkan Ketua DPC PKB Jember Ayub Junaidi mengatakan, para kiai meminta dukungan kepada PKB dan semua partai pemilik kursi di DPRD.

"Beliau-beliau ini resah, terkait dengan peredaran minuman keras di Jember. Ini menjadi tanggung jawab kita bersama, bukan hanya sebatas dari alim ulama, para kiai dan tokoh masyarakat," bebernya.

"Kita tidak ingin para generasi bermasalah dengan permasalahan ini. Karena tindak pidana kejahatan bermula dengan kayak begitu (Miras), menurut penelitian dari berbagai disiplin ilmu," tambahnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Menkop Dukung Kemitraan Petani-Koperasi di Kediri, Kejar Swasembada Gula 2028

Kolaborasi ini merupakan bentuk sinergi nyata antara koperasi, petani, dan pelaku industri.

Akhir Pekan Cuaca di Surabaya Cerah, tapi Waspada Panas yang Menyengat

Tidak terlihat adanya potensi hujan yang signifikan sepanjang hari. Cuaca mendukung berbagai aktivitas masyarakat, khususnya aktivitas di luar ruangan.

Tuai Polemik, Komisi III DPRD Kota Probolinggo Sidak Proyek Swalayan Jalan Cokro

Komisi III telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi untuk memastikan kelengkapan izin proyek di atas lahan seluas 1,3 hektare tersebut.

Update Kepulangan Haji 2026: 7.581 Jemaah Tiba via Debarkasi Surabaya

Update kepulangan haji 2026 Debarkasi Surabaya: 7.581 jemaah dari 20 kloter tiba di Tanah Air. 2 jemaah asal Malang wafat, 3 lainnya dirawat di RS Arab Saudi.

Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional di Jember, Lansia Tangguh Indonesia Tumbuh

Pengalaman dan kebijaksanaan yang dimiliki para lansia merupakan fondasi penting dalam pembangunan bangsa.

Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Lakukan Pemilahan Sampah Dari Sumber

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026, Pemkab Tulungagung gelar deklarasi gerakan pemilahan dan pengolahan sampah dari sumber.