Rabu, 22 Jul 2026 10:07 WIB

Klenteng Tri Dharma Teng Swie Bio Sidoarjo Mandikan Rupang jelang Imlek 2025

Klenteng Tri Dharma Teng Swie Bio Krian Sidoarjo gelar tradisi sakral memandikan patung dewa-dewi (rupang) menjelang Tahun Baru Imlek 2576 menyambut Tahun Ular Kayu. (Foto: Ahaddiini HM/jatimnow.com).
Klenteng Tri Dharma Teng Swie Bio Krian Sidoarjo gelar tradisi sakral memandikan patung dewa-dewi (rupang) menjelang Tahun Baru Imlek 2576 menyambut Tahun Ular Kayu. (Foto: Ahaddiini HM/jatimnow.com).

jatimnow.com - Klenteng Tri Dharma Teng Swie Bio di Krian Sidoarjo menggelar tradisi sakral memandikan patung dewa-dewi (rupang) menjelang Tahun Baru Imlek 2025.

Tradisi yang dilakukan dalam rangka menyambut Tahun Ular Kayu ini, sekaligus menjadi simbol pembersihan spiritual umat Tri Dharma.

Baca Juga: 600 Siswa SDIT El Haq Ikuti Microplastic Journey, Perkuat Sekolah Bebas Plastik

Ketua Klenteng Teng Swie Bio, Lilian Anggraheni mengatakan, tradisi ini diawali dengan prosesi mengantar dewa-dewi ke surga melalui doa khusus.

"Kami mengantar dewa-dewi terlebih dahulu dan mendoakan agar perjalanan mereka dimudahkan. Setelah itu, rupang dimandikan sebagai simbol pembersihan, seperti manusia yang harus membersihkan dirinya," ucapnya kepada jatimnow.com, Minggu (26/1/2025).

Ia menjelaskan, prosesi memandikan rupang dilakukan dengan penuh kehormatan menggunakan air suci.

"Di klenteng ini ada 11 rupang, termasuk satu rupang tertua yang diwariskan oleh nenek moyang. Rupang tertua ini sudah termakan usia sehingga tidak lagi utuh, tetapi kami tetap merawatnya sebagai penghormatan kepada leluhur," terangnya.

Baca Juga: Indah Kurnia Ajak Warga Sidoarjo Dukung Pembangunan Berwawasan Lingkungan

Lilian melanjutkan, tradisi ini tidak hanya bertujuan untuk membersihkan patung dewa-dewi, tetapi juga untuk memperbarui kesucian tempat ibadah.

Area klenteng pun dibersihkan dan dihias dengan ornamen khas Imlek, seperti lampion merah, bunga, dan lilin, menciptakan suasana semarak dan penuh makna spiritual.

"Bagi umat, ritual memandikan rupang memiliki makna mendalam. Selain untuk menghormati para dewa-dewi, tradisi ini juga menjadi momen refleksi bagi mereka untuk menyucikan hati dan pikiran menyambut tahun baru. Ritual ini mengajarkan kami pentingnya menjaga kebersihan lahir dan batin," lanjut salah satu umat di Klenteng Tri Dharma Teng Swie Bio di Krian Sidoarjo.

Baca Juga: Dorong Efisiensi Industri, Kawan Lama Solution Expo 2026 Hadir di Surabaya

Menurutnya, tradisi ini juga menjadi ajang untuk mempererat hubungan sosial di antara umat.

"Banyak yang turut serta dalam proses pembersihan dan menghias klenteng, menciptakan suasana kebersamaan yang harmonis menjelang Tahun Baru Imlek," imbuhnya

Lebih lanjut ia mengatakan, melalui tradisi ini, Klenteng Teng Swie Bio tidak hanya melestarikan warisan budaya leluhur, tetapi juga memperkuat spiritualitas umat Tri Dharma, namun juga sebagai simbol penting dari kebersihan, harmoni, dan harapan untuk tahun yang lebih baik.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.