Kamis, 23 Jul 2026 06:53 WIB

Kelenteng Pay Lien San Jember Sucikan Patung Dewa-Dewi dengan Air Bunga dan Teh

  • Penulis : Sugianto
  • | Kamis, 23 Jan 2025 21:08 WIB
Ritual penyucian di Kelenteng Pay Lien San Jember. (Foto: Sugianto/jatimnow.com)
Ritual penyucian di Kelenteng Pay Lien San Jember. (Foto: Sugianto/jatimnow.com)

jatimnow.com - Menjelang Tahun Baru Imlek 2025, Kelenteng Pay Lien San di Desa Glagahwero, Kecamatan Panti, Jember mulai mensucikan patung dewa-dewi. Ada tiga tahap pembersihan, di antaranya menggunakan air bunga dan teh.

Wakil Ketua Tempat Ibadat Tri Dharma (TTID) Pay Lien San, Heri Novel Stadion saat ditemui pada Kamis (23/1/2025) menyampaikan, memandikan rupang ini untuk membersihkan tempat ibadah, dalam satu tahun sekali. 

Baca Juga: Siswa TK-SD di Bangsalsari Jember Keracunan, Santapan MBG Diduga Jadi Pemicu

"Kemarin kita sembahyang, dewa-dewinya menuju nirwana. Sekarang dalam posisi kosong, kita bersihkan supaya kembali bersih dari noda-noda yang terbawa oleh umat-umat yang datang," katanya. 

"Kadang-kadang ummat-ummat yang datang tidak selalu bersih, punya permasalahan dan sebagainya. Jadi berdoa disini, nodanya tertinggal disini, pulang dengan keadaan bersih," lanjutnya. 

Sehingga, dalam menjelang Tahun Baru Imlek 2025 momennya tepat sekali, dengan membersihkan tempat ibadah supaya berkah dan suci kembali. 

Baca Juga: Genjot Produktivitas Pangan, Pemkab Jember Kucurkan Rp312 Miliar

"Jadi para dewa-dewi suci kembali, tanpa ada noda-noda yang terbawa ummat-ummat yang datang kemarin. Supaya nanti Hari H Imleknya, supaya sudah dalam keadaan bersih atau suci kembali," jelasnya. 

Mensucikan diri memakai air mawar, menurut Heri filosofinya pada zaman dulu semua ornamen atau rupang-rupang ini terbuat dari kayu. 

Baca Juga: Ratusan Warga Ajung Jember Terjangkit Penyakit Kronis, Banyak yang Takut Berobat

"Pertama dimandikan air bunga, supaya bersih dari noda-noda. Kedua, laruti air teh, supaya pada zaman itu yang tidak ada keramik dan dari kayu semua supaya tidak nobor," tuturnya. 

"Teh kalau terserap di kayu, akan membuat anti nobor. Ketiga, dimasukkan bak yang ada aroma tabungnya, supaya bau harum. Semua dewa yang ada di dalam klenteng ini dibersihkan, termasuk tempatnya juga," tandasnya. 

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.