Sabtu, 06 Jun 2026 19:39 WIB

Modus Penipuan Pendaftaran Mitra BGN di Tuban Beredar lewat WhatsApp, Waspada!

  • Penulis :
  • | Jumat, 10 Jan 2025 10:11 WIB
Hasil verifikasi Tim Klinik Hoaks Diskominfo SP Tuban. (Foto: Humas Pemkab Tuban for jatimnow.com)
Hasil verifikasi Tim Klinik Hoaks Diskominfo SP Tuban. (Foto: Humas Pemkab Tuban for jatimnow.com)

jatimnow.com - Modus penipuan melalui media sosial dengan mencatut program Badan Gizi Nasional (BGN) 2025 kembali beredar. Diskominfo SP Tuban mengingatkan masyarakat untuk berhati-hati terhadap informasi palsu tersebut.

Kabar hoaks yang beredar terkait pendaftaran Mitra Badan Gizi Nasional (BGN) 2025 dengan biaya administrasi Rp50 ribu.

Baca Juga: Dirjen Migas Sidak SPBE Tuban: Kapal Sudah Sandar, Pasokan LPG Aman!

Untuk diketahui, BGN 2025 membuka peluang bagi berbagai pihak yang ingin bergabung menjadi mitra untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG). Adapun program ini bertujuan untuk menyediakan makanan bergizi bagi masyarakat kurang mampu.

Pesan yang beredar melalui aplikasi perpesanan WhatsApp ini menyebutkan bahwa pendaftaran adalah bagian dari program pemerintah untuk mencerdaskan Anak Generasi Emas dan menawarkan bantuan Rp5 juta serta pelatihan daring. Calon peserta diminta membayar biaya administrasi melalui tautan yang disebutkan dalam pesan.

Namun setelah ditelusuri, Tim Klinik Hoaks Diskominfo SP Tuban menemukan bahwa informasi tersebut tidak benar.

Baca Juga: Khofifah Dampingi Wapres Gibran Tinjau Pasar di Tuban, Stok Bahan Pokok Aman

Melansir dari akun resmi Kantor Komunikasi Kepresidenan (@pco.ri), diklarifikasi bahwa BGN tidak pernah meminta, menghimpun, atau menyimpan dana dari pihak manapun untuk pendaftaran mitra.

Selain itu, disebutkan bahwa pendaftaran resmi Mitra BGN hanya dilakukan melalui situs web mitra.bgn.go.id, tanpa dikenakan biaya administrasi.

Selanjutnya, tim Klinik Hoaks Diskominfo SP Tuban mengimbau masyarakat untuk selalu memeriksa kebenaran informasi melalui sumber resmi sebelum mempercayai atau menyebarkan pesan di media sosial.

Baca Juga: SMK Ma'arif Jatim Siap Cetak Generasi Unggul

Beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk mencegah terjadinya korban hoaks dengan selalu memeriksa kredibilitas sumber informasi, yaitu dengan memastikan bahwa informasi berasal dari situs resmi pemerintah atau melalui akun media sosial yang terverifikasi.

Kedua, menghindari atau mengklik tautan mencurigakan. Tautan dalam pesan tidak resmi sering kali digunakan untuk mengumpulkan data pribadi atau bahkan melakukan tindakan peretasan.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Kakak Beradik Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember, Satu Ditemukan Tewas

Kedua korban dilaporkan hilang terseret ombak saat berwisata bersama keluarga.

Puncak Arus Balik Idul Adha 2026, Daop 8 Surabaya Layani 284 Ribu Penumpang

Puncak arus balik libur panjang Idul Adha 2026 bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. KAI Daop 8 Surabaya catat lonjakan tembus 284 ribu penumpang. Simak data lengkapnya di sini.

Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Polisi menangkap pelaku jambret iPhone milik wisatawan asal Jerman di Kota Lama Surabaya. Pelaku dilumpuhkan karena melawan saat ditangkap.

Kapolres dan Dandim 0820 Probolinggo Terima Gelar Warga Kehormatan Suku Tengger

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat pada Malam Resepsi Yadnya Kasada di Pendopo Agung Desa Ngadisari.

Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Truk dalam perjalanan menuju Prigi Trenggalek, pengemudi dan penumpang alami luka serius.

Peringatan Hari Raya Waisak di Tulungagung, Ajak Umat Bersumbangsih Untuk Negeri

Puluhan umat Buddha mengikuti prosesi detik-detik peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak di Vihara Buddha Loka Tulungagung.