Rabu, 22 Jul 2026 18:58 WIB

Pengelolaan Sampah di Jember Belum Maksimal, DPRD Khawatir Overload

  • Penulis : Sugianto
  • | Kamis, 09 Jan 2025 07:25 WIB
Komisi C DPRD Jember saat melakukan sidak di TPA Pakusari (Foto: Sugianto/jatimnow.com)
Komisi C DPRD Jember saat melakukan sidak di TPA Pakusari (Foto: Sugianto/jatimnow.com)

jatimnow.com - Pengelolaan sampah di Kabupaten Jember dinilai masih belum maksimal. Komisi C DPRD Jember yang melakukan inspeksi mendadak (sidak) menyebutnya bisa overload.

Ketua Komisi C DPRD Jember Ardi Pujo Prabowo menuturkan, kondisi sampah di Jember kini perlu menjadi perhatian serius, khususnya tentang pengelolaan yang belum maksimal.

Baca Juga: Mirip Malioboro, Jember Bakal Miliki Food Street Terintegrasi Stasiun

"Ini memang harus ada tindakan, terutama sampah berbahan plastik seperti botol, yang pengelolaannya belum maksimal," ungkapnya, Rabu (8/1/2025).

Apabila ini dibiarkan, maka jumlah sampah yang ada di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Pakusari bisa overload atau berlebihan, bisa jadi mengakibatkan Jember darurat sampah.

Saat ini, sampah per hari bisa mencapai 197 ton yang masuk ke TPA Pakusari. Jadi perlunya penanganan maksimal agar sampah tidak menumpuk.

Baca Juga: Tak Punya Kendaraan, Lansia di Jember Tahan Sakit Kronis Setahun Tanpa Berobat

Politisi Gerindra berharap, perlunya inovasi baru untuk mengurai sampah yang ada. Ardi berharap Perda sampah bisa dimaksimalkan, bersama pemerintah dan masyarakat.

Sedangkan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jember, Sugiyarto menyampaikan, saat ini pemilahan sampah di TPA Pakusari melibatkan pemulung.

Baca Juga: Pekan Kunang-Kunang Kebudayaan 2026 di Jember, Ruang Ekspresi dan Belajar Budaya

Mesin pemilah sampah yang setiap hari digunakan, terbatas hanya mampu mengolah 4 ton sampah. Sementara setiap hari di Jember sampah mencapai 1.300 ton per hari.

"Tahun ini ada penambahan truk pengangkut dan kebutuhan lain untuk menunjang pengelolaan sampah di TPA Pakusari," ujarnya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.