Minggu, 14 Jun 2026 07:12 WIB

Disnakeswan Lamongan Antisipasi Penularan PMK di Musim Penghujan

Penyaluran Vaksinasi PMK untuk ternak sapi di Lamongan. (Dok. Jatimnow.com)
Penyaluran Vaksinasi PMK untuk ternak sapi di Lamongan. (Dok. Jatimnow.com)

jatimnow.com - Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Kabupaten Lamongan terus berupaya memutus penularan penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak.

Menyusul peralihan musim hujan, hewan ternak rentan terserang virus. Hal itu mulai dirasakan peternak, yang merasa kuatir dengan kabar PMK yang mulai merebak.

Baca Juga: Dorong Produktivitas, Petani Lamongan Terima Bantuan Alat dan Mesin Pertanian

Kepala Dinaskeswan Lamongan, Shofiah Nurhayati mengonfirmasi penemuan kembali kasus PMK sejalan dengan peralihan musim penghujan ini. Ia menyebutkan, tercatat kurang lebih 100 ekor sapi di Lamongan terpapar PMK.

"Sebarannya merata di 16 kecamatan.Tapi tingkat kesembuhan cukup besar, yakni 60 persen. Yang mati hanya 5, sisanya dalam pengobatan," tutur Shofiah, Senin (30/12/2024).

Berdasarkan prediksi tim kesehatan hewan, kasus PMK akan meningkat dan puncaknya pada bulan Februari. Oleh karenanya, Disnakeswan mulai memberikan edukasi terhadap peternak dan pasar hewan.

Baca Juga: Venue Kejurprov X Biliar Jatim di Lamongan Dipindah, Ini Alasannya

"Kami juga mengirimkan surat ke kecamatan untuk kewaspadaan dan pengendalian kasus PMK. Kemudian memberikan vitamin, obat-obatan dan disinfektan serta pemberian vaksin pada sapi yang sehat," ujarnya.

Terbaru, Disnakeswan Lamongan melaksanakan sosialisasi kewaspadaan PMK di Desa Sekarbagus dan Desa Lawanganagung di Kecamatan Sugio.

Sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat, khususnya peternak, terkait pencegahan dan penanganan penyakit PMK.

Baca Juga: Diminati Karena Kualitas, Selada Hidroponik Lapas Lamongan Suplai Dapur MBG

"Yang terpenting untuk pengendalian PMK harus ada kerja sama antara peternak dan petugas pelayanan kesehatan. Peternak harus memahami faktor penularannya, mulai dari orang, benda dan hewan. Serta meningkatkan bioscurity," kata Shofiah.

 

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Mandi Bareng Teman, Pelajar Sragen Tewas Tenggelam di Bengawan Solo Ngawi

Jasad korban berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan pada radius sekitar 50 meter dari titik awal ia dilaporkan tenggelam di kawasan Desa Mantingan, Kecamatan Mantingan.

Penyegaran Organisasi, Kasat dan Kapolsek Probolinggo Dimutasi

Kapolres mengajak seluruh jajaran Polres Probolinggo untuk terus menjaga profesionalisme dan menjunjung tinggi nilai-nilai Presisi.

Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Pelaku diketahui merupakan komplotan pembobolan toko lintas kota dan provinsi.

Cuaca Akhir Pekan Jatim: 4 Daerah Diminta Waspada Hujan Lebat

Peta peringatan dini ini merepresentasikan nilai akumulasi curah hujan harian paling tinggi dalam skala satu kabupaten atau kota.

Gol Larin Selamatkan Kanada dari Kekalahan Saat Melawan Bosnia-Herzegovina

Tuan rumah Kanada harus puas bermain imbang 1-1 di laga pembukan grup B Piala Dunia 2026.

Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Waspadai potensi turunnya hujan dengan intensitas ringan di beberapa wilayah.