Selasa, 23 Jun 2026 12:11 WIB

Setahun Disnaker Jember Pulangkan 168 TKI Ilegal, 40 Persen Jenazah

  • Penulis : Sugianto
  • | Sabtu, 28 Des 2024 15:36 WIB
Kepala bidang Penempatan Tenaga Kerja, Perluasan Tenaga Kerja dan Transmigrasi Disnaker Jember, Rachminda Iskandarian (Foto: Sugianto/jatimnow.com)
Kepala bidang Penempatan Tenaga Kerja, Perluasan Tenaga Kerja dan Transmigrasi Disnaker Jember, Rachminda Iskandarian (Foto: Sugianto/jatimnow.com)

jatimnow.com - Dinas Tenaga Kerja Jember dalam setahun telah memulangkan 168 Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ilegal atau nonprosedural selama tahun 2024. Bahkan 30 hingga 40 persen dipulangkan dalam kondisi jenazah.

"Yang kami fasilitasi pemulangannya kurang lebih 168 orang, terdiri dari laki-laki dan perempuan. Berikut juga kalau tidak salah, 30 atau 40 persennya jenazah sudah," ucap Kepala Bidang Penempatan Tenaga Kerja, Perluasan Tenaga Kerja dan Transmigrasi Disnaker Jember, Rachminda Iskandarian, Jumat (27/12/2024).

Baca Juga: Temui Massa Aksi, DPRD Jember Siap Kawal Aspirasi Program Makan Bergizi Gratis

Pria yang akrab disapa Rian di kantornya, menyebutkan, ratusan TKI yang dipulangkan berasal dari berbagai kecamatan di Jember. Namun ada beberapa kecamatan yang mendominasi, yaitu Kecamatan Sumberbaru. Selain itu, ada juga dari Wuluhan, Silo, Kaliwates, dan Ledokombo.

Adapun beberapa tujuan dari TKI nonprosedural yang dipulangkan, baik dalam kondisi sehat, sakit maupun jenazah juga didominasi oleh Malaysia.

"Kebanyakan (tujuan) Malaysia, kalau area Sumberbaru. Kalau daerah Ledokombo kebanyakan (tujuan) Arab Saudi. Kita kemarin pulangkan dari Arab Saudi, tersangka pembunuhan anak," ungkapnya.

Bahkan Jember pernah tercatat sebagai peringkat kedua TKI nonprosedural dua tahun sebelumnya.

"Kalau 2024 kita tidak tahu. Kalau di 2021 dan 2022 kita nomor 2 se-Jawa tim yang nonprosedural. Dibandingkan dengan tahun sebelumnya, alhamdulillah kita ada penurunan," beber Rian.

Baca Juga: Bekuk Arab Saudi, Spanyol Jaga Asa Lolos Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Penurunan ini dimungkinkan karena pihaknya melakukan sosialisasi kepada masyarakat, tentang TKI yang prosedural dan nonprosedural.

"Karena tahun kemarin kita masih menyelenggarakan sosialisasi imigrasi aman, dengan mengundang kepala desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, perangkat desa," jelasnya.

"Ke depan kita lebih masif untuk menyelenggarakan sosialisasi. Pemateri kita datangkan dari Kementerian P2MI, Imigrasi, kepolisian," imbuhnya.

Dengan adanya sosialisasi ini, masyarakat bisa mengetahui bagaimana menjadi TKI yang benar dan tidak bermasalah di kemudian hari.

Baca Juga: Kodim 0824 Jember Fasilitasi Ratusan Warga Ikuti Operasi Katarak Gratis

"Sedikit memberikan warning, kalau ingin aman harus prosedural," tuturnya.

Sementara TKI nonprosedural rata-rata menggunakan visa kunjungan dan bahkan juga ada yang melalui jalur darat.

"Yang berangkat rata-rata (menggunakan) visa kunjungan," pungkasnya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.