Minggu, 07 Jun 2026 06:39 WIB

Viral 2 TKW asal Jember Minta Pulang, Ini Jawaban Disnaker

  • Penulis : Sugianto
  • | Jumat, 27 Des 2024 15:23 WIB
Video 2 TKW asal Jember minta pulang (Foto: tangkapan layar media sosial)
Video 2 TKW asal Jember minta pulang (Foto: tangkapan layar media sosial)

jatimnow.com - Viral video tayangan 2 Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal Jember minta tolong agar segera dipulangkan ke tempat tinggalnya.

Dalam video tersebut, kedua TKW menyatakan selama 4 dan 6 bulan mereka di Arab Saudi tidak bekerja dan tidak mendapatkan gaji.

Baca Juga: Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional di Jember, Lansia Tangguh Indonesia Tumbuh

"Saya Hanifah dari (Desa) Kemuning Lor Panti, dan Siti Khoimatul Khoiriyah dari Mayang Jember. Kami memohon kepada Gus Fawait (Bupati terpilih) untuk memulangkan kami ke Indonesia," katanya, dalam video viral.

"Sudah 4 bulan dan 6 bulan kami disini tidak bekerja-kerja dan tidak mendapatkan gaji. Kami sangat menginginkan untuk pulang. Harapan kami (kerja) disini sangat kecil, untuk memproses kepulangan kami," pintanya.

Menanggapi hal itu, Kepala bidang Penempatan Tenaga Kerja, Perluasan Tenaga Kerja dan Transmigrasi Disnaker Jember, Rachminda iskandarian menyampaikan, bahwa itu sudah difasilitasi oleh Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) dan berkoordinasi.

"Kami juga gercep untuk menindaklanjuti hal tersebut, dan kami koordinasi dengan Kemenaker, berikut Kemenlu," katanya.

"Teman-teman BP2MI (Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia) masih membutuhkan keterangan bahwa itu TPPO (Tindak Pidana Perdagangan Orang). Jadi kendalanya hanya di sana," sambungnya, Jumat (28/12/2024).

Baca Juga: Kerja Sama Sister City Jember-Jinhua Tuai Pujian Akademisi UB

Pria yang akrab disapa Rian mengaku, video viral itu sudah ditindaklanjuti sejak Oktober 2024. Saat ini, pihaknya masih menunggu.

"Jadi itu sudah kita tindak lanjuti bulan Oktober kemarin. Kami menunggu info lebih lanjut dari Kemenlu, Kementrian P2MI dan P4MI yang ada di Banyuwangi," sebutnya.

Rian menyampaikan, pihak keluarga telah memberikan legitimasi ke Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi. Sedangkan kendala utamanya, pasti karena nonprosedural.

Baca Juga: Belasan Warga Jember Terserang DBD, PMI Lakukan Fogging dan PSN Serentak

"Itu di Arab Saudi. Kami kurang tahu (terlantar atau bukan). Biasanya yang ditangani Disnaker, itu nonprosedural," tegasnya.

Rian menyatakan, untuk saat ini yang laporan ke Disnaker, yakni dari pihak TKW yang dari Mayang. Sedangkan yang dari Panti belum ada.

"(Kemuning Lor) Itu belum ada konfirmasi ke kami, jadi kami tidak bisa menindaklanjuti. Kami mohon doa dan dukungannya," tandasnya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Akhir Pekan Cuaca di Surabaya Cerah, tapi Waspada Panas yang Menyengat

Tidak terlihat adanya potensi hujan yang signifikan sepanjang hari. Cuaca mendukung berbagai aktivitas masyarakat, khususnya aktivitas di luar ruangan.

Tuai Polemik, Komisi III DPRD Kota Probolinggo Sidak Proyek Swalayan Jalan Cokro

Komisi III telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi untuk memastikan kelengkapan izin proyek di atas lahan seluas 1,3 hektare tersebut.

Update Kepulangan Haji 2026: 7.581 Jemaah Tiba via Debarkasi Surabaya

Update kepulangan haji 2026 Debarkasi Surabaya: 7.581 jemaah dari 20 kloter tiba di Tanah Air. 2 jemaah asal Malang wafat, 3 lainnya dirawat di RS Arab Saudi.

Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Lakukan Pemilahan Sampah Dari Sumber

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026, Pemkab Tulungagung gelar deklarasi gerakan pemilahan dan pengolahan sampah dari sumber.

Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pakar Ingatkan Ancaman Krisis Energi

Pakar lingkungan soroti krisis energi, penumpukan sampah, hingga bahaya mikropolutan di momen Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026.

Peringati Hari Pers Nasional, PWI Tulungagung Siapkan Literasi Media

Pemerintah Kabupaten Tulungagung menyampaikan apresiasi atas dedikasi insan pers yang selama ini menjadi mitra strategis dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.