Sabtu, 06 Jun 2026 11:51 WIB

Anggota DPRD Jatim asal Pamekasan Soroti Dampak Minimnya Rambu Lalin

Anggota komisi D DPRD Jawa Timur Harisandi Savari. (Foto: Fathor Rahman/jatimnow.com)
Anggota komisi D DPRD Jawa Timur Harisandi Savari. (Foto: Fathor Rahman/jatimnow.com)

jatimnow.com - Minimnya rambu-rambu lalu lintas yang ada di Jawa Timur kerap mengakibatkan kecelakaan lalu lintas. Hal itu disoroti oleh Anggota Komisi D DPRD Jawa Timur, Harisandi Savari.

Pria yang akrab disapa Haris itu mengatakan, mobilitas masyarakat saat momen Natal dan Tahun Baru (Nataru) cukup tinggi. Minimnya rambu lalu lintas berpotensi mengakibatkan kecelakaan di jalan raya.

Baca Juga: KPK Angkut 2 Koper Hitam Usai Periksa 15 Saksi Dana Hibah Jatim di Probolinggo

"Berdasarkan data yang kami miliki, pada semester I tahun ini terdapat 2100 kecelakaan lalu lintas atau jika diprosentasekan sebanyak 93 persen laka lantas di jalan raya," ujarnya, Rabu (25/12/2024).

Menurutnya, selama ini Dinas Perhubungan (Dishub) Jawa Timur hanya konsentrasi pada koordinasi kondisi jalan, misalnya jalan berlubang, sehingga kurang memperhatikan kondisi rambu lalu lintas.

"Dari hasil evaluasi kami, salah satu penyebab kecelakaan selain kelalaian pengemudi, juga disebabkan tidak ada rambu-rambu lalu lintas," imbuhnya.

Baca Juga: DPRD Jatim Temukan Penyebab Utama Longsor di Jalur Ponorogo-Pacitan

Menurut Haris, rambu lalu lintas seharusnya memberikan kekuatan pencegahan pada pengendara. Misalnya, ada rambu tanda peringatan rawan kecelakaan atau lainnya, sehingga perlu adanya penambahan rambu lalu lintas.

"Mobilitas masyarakat untuk keluar masuk di Jatim cukup tinggi untuk di tingkat nasional. Kami berharap Dishub Jatim melakukan antisipasi salah satunya penambahan rambu lalin," ungkapnya.

Baca Juga: Foto: Travoy Permudah Pengguna Jalan Tol

Tahun ini, pengguna angkutan darat jenis bus  diperkirakan mencapai 2,8 juta orang, pengguna kereta api sebanyak 2,399 juta orang, pengguna transportasi udara sebanyak 1,65 juta orang, pengguna transportasi laut mencapai 442 ribu orang, dan pengguna penyeberangan 914 ribu orang dengan total 8,2 juta orang menggunakan angkutan umum.

"Tahun ini jumlah ini naik 31 persen dari tahun sebelumnya," pungkasnya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Kakak Beradik Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember, Satu Ditemukan Tewas

Kedua korban dilaporkan hilang terseret ombak saat berwisata bersama keluarga.

Puncak Arus Balik Idul Adha 2026, Daop 8 Surabaya Layani 284 Ribu Penumpang

Puncak arus balik libur panjang Idul Adha 2026 bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. KAI Daop 8 Surabaya catat lonjakan tembus 284 ribu penumpang. Simak data lengkapnya di sini.

Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Polisi menangkap pelaku jambret iPhone milik wisatawan asal Jerman di Kota Lama Surabaya. Pelaku dilumpuhkan karena melawan saat ditangkap.

Kapolres dan Dandim 0820 Probolinggo Terima Gelar Warga Kehormatan Suku Tengger

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat pada Malam Resepsi Yadnya Kasada di Pendopo Agung Desa Ngadisari.

Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Truk dalam perjalanan menuju Prigi Trenggalek, pengemudi dan penumpang alami luka serius.

Peringatan Hari Raya Waisak di Tulungagung, Ajak Umat Bersumbangsih Untuk Negeri

Puluhan umat Buddha mengikuti prosesi detik-detik peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak di Vihara Buddha Loka Tulungagung.