Sabtu, 06 Jun 2026 21:25 WIB

Misi PGDN Nusantara di Rakernas 2024: Sentuhan APBN untuk Guru Diniyah

Suasana rakernas PGDN Nusantara di Surabaya (foto: Ni'am/jatimnow.com)
Suasana rakernas PGDN Nusantara di Surabaya (foto: Ni'am/jatimnow.com)

jatimnow.com - Perkumpulan Guru Diniyah dan Ngaji (PGDN) Nusantara menggelar rapat kerja nasional (rakernas) 2024 di Surabaya. Dalam rakernas tersebut, ada sejumlah misi yang disepakati menjadi program di tahun 2025.

Sekjen PGDN Nusantara Dr. KH M. Muchlis Muhsin mengatakan, pihaknya akan menambah peranannya di tahun depan, salah satu misinya adalah menambah kesejahteraan guru diniyah di Jatim.

Baca Juga: Jenis dan Bobot Sapi Kurban Orang Nomor 1 di Jatim

"Banyak guru diniyah dan ngaji yang terlantar dan belum sejahtera. Ini yang mendorong kami memperjuangkan nasib mereka di tingkat nasional. Kami ingin mereka mendapatkan kesejahteraan yang layak," ujar Kiai Muchlis, usai rakernas di Surabaya, Senin (23/12/2024).

Pihaknya ingin, kesejahteraan guru diniyah ini bisa meningkat tak hanya di Jawa Timur saja. Melainkan juga di provinsi lain.

Ia juga beranggapan jika Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) mampu memcover kesejahteraan guru madin, sepertihalnya guru-guru di lembaga formal lainnya.

"Saat ini, insentif untuk guru diniyah baru tersedia di beberapa daerah, seperti Jawa Timur. Namun, di daerah lain masih belum ada. Kami akan memperjuangkannya agar bisa merata di seluruh Indonesia,” ucapnya.

Baca Juga: Emil Dardak Dorong Komunitas Developer AI Jadi Penggerak Ekonomi Digital Jatim

Muchlis menyebut, Komandan Pusat Kesenjataan Infanteri TNI Angkatan Darat (Danpussenif) Letjen TNI Teguh Muji Angkasa menyatakan dukungannya terhadap perjuangan PGDN Nusantara. Dia juga siap mengawal rekomendasi Rakernas agar bisa terealisasi.

Selain rakernas, di moment yang sama, PGDN juga meluncurkan Koperasi PGDN Nusantara. Koperasi ini akan menjadi wadah para guru diniyah untuk ikut serta membangun kekuatan ekonomi untuk Jatim. Hadir juga di moment tersebut Wagub Jatim terpilih Emil Elestianto Dardak.

Disana, Emil menyatakan pentingnya sinergi guru diniyah untuk membangun kekuatan ekonomi melalui koperasi.

Baca Juga: Pemerintah Pacu UMKM Jatim Adopsi AI Lewat AIM ASEAN

"Koperasi PGDN Nusantara menjadi wadah penting untuk membangun kekuatan ekonomi. Kemitraan dengan dunia usaha juga bisa menciptakan peluang besar. Guru diniyah harus diberi ruang untuk meningkatkan kompetensi teknologi dan ekonomi,” ujar Emil.

Dia berharap program-program PGDN Nusantara dapat terus berkembang dan membawa manfaat bagi para guru diniyah.

"Mudah-mudahan tahun 2025 menjadi tahun yang penuh kesuksesan untuk PGDN Nusantara,” pungkas Emil.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Kakak Beradik Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember, Satu Ditemukan Tewas

Kedua korban dilaporkan hilang terseret ombak saat berwisata bersama keluarga.

Puncak Arus Balik Idul Adha 2026, Daop 8 Surabaya Layani 284 Ribu Penumpang

Puncak arus balik libur panjang Idul Adha 2026 bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. KAI Daop 8 Surabaya catat lonjakan tembus 284 ribu penumpang. Simak data lengkapnya di sini.

Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Polisi menangkap pelaku jambret iPhone milik wisatawan asal Jerman di Kota Lama Surabaya. Pelaku dilumpuhkan karena melawan saat ditangkap.

Kapolres dan Dandim 0820 Probolinggo Terima Gelar Warga Kehormatan Suku Tengger

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat pada Malam Resepsi Yadnya Kasada di Pendopo Agung Desa Ngadisari.

Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Truk dalam perjalanan menuju Prigi Trenggalek, pengemudi dan penumpang alami luka serius.

Peringatan Hari Raya Waisak di Tulungagung, Ajak Umat Bersumbangsih Untuk Negeri

Puluhan umat Buddha mengikuti prosesi detik-detik peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak di Vihara Buddha Loka Tulungagung.