Rabu, 22 Jul 2026 06:33 WIB

Misi PGDN Nusantara di Rakernas 2024: Sentuhan APBN untuk Guru Diniyah

Suasana rakernas PGDN Nusantara di Surabaya (foto: Ni'am/jatimnow.com)
Suasana rakernas PGDN Nusantara di Surabaya (foto: Ni'am/jatimnow.com)

jatimnow.com - Perkumpulan Guru Diniyah dan Ngaji (PGDN) Nusantara menggelar rapat kerja nasional (rakernas) 2024 di Surabaya. Dalam rakernas tersebut, ada sejumlah misi yang disepakati menjadi program di tahun 2025.

Sekjen PGDN Nusantara Dr. KH M. Muchlis Muhsin mengatakan, pihaknya akan menambah peranannya di tahun depan, salah satu misinya adalah menambah kesejahteraan guru diniyah di Jatim.

Baca Juga: Pertamina Patra Niaga Kawal B50, Ekonom UB: Solusi Cerdas Tekan Impor Minyak

"Banyak guru diniyah dan ngaji yang terlantar dan belum sejahtera. Ini yang mendorong kami memperjuangkan nasib mereka di tingkat nasional. Kami ingin mereka mendapatkan kesejahteraan yang layak," ujar Kiai Muchlis, usai rakernas di Surabaya, Senin (23/12/2024).

Pihaknya ingin, kesejahteraan guru diniyah ini bisa meningkat tak hanya di Jawa Timur saja. Melainkan juga di provinsi lain.

Ia juga beranggapan jika Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) mampu memcover kesejahteraan guru madin, sepertihalnya guru-guru di lembaga formal lainnya.

"Saat ini, insentif untuk guru diniyah baru tersedia di beberapa daerah, seperti Jawa Timur. Namun, di daerah lain masih belum ada. Kami akan memperjuangkannya agar bisa merata di seluruh Indonesia,” ucapnya.

Baca Juga: Jenis dan Bobot Sapi Kurban Orang Nomor 1 di Jatim

Muchlis menyebut, Komandan Pusat Kesenjataan Infanteri TNI Angkatan Darat (Danpussenif) Letjen TNI Teguh Muji Angkasa menyatakan dukungannya terhadap perjuangan PGDN Nusantara. Dia juga siap mengawal rekomendasi Rakernas agar bisa terealisasi.

Selain rakernas, di moment yang sama, PGDN juga meluncurkan Koperasi PGDN Nusantara. Koperasi ini akan menjadi wadah para guru diniyah untuk ikut serta membangun kekuatan ekonomi untuk Jatim. Hadir juga di moment tersebut Wagub Jatim terpilih Emil Elestianto Dardak.

Disana, Emil menyatakan pentingnya sinergi guru diniyah untuk membangun kekuatan ekonomi melalui koperasi.

Baca Juga: Emil Dardak Dorong Komunitas Developer AI Jadi Penggerak Ekonomi Digital Jatim

"Koperasi PGDN Nusantara menjadi wadah penting untuk membangun kekuatan ekonomi. Kemitraan dengan dunia usaha juga bisa menciptakan peluang besar. Guru diniyah harus diberi ruang untuk meningkatkan kompetensi teknologi dan ekonomi,” ujar Emil.

Dia berharap program-program PGDN Nusantara dapat terus berkembang dan membawa manfaat bagi para guru diniyah.

"Mudah-mudahan tahun 2025 menjadi tahun yang penuh kesuksesan untuk PGDN Nusantara,” pungkas Emil.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.