Minggu, 14 Jun 2026 04:04 WIB

Tokoh Masyarakat Bangkalan Sepakati Pembentukan Dewan Adat, Cegah Aksi Carok

Para tokoh di Bangkalan melakukan peletakan senjata tajam  sebagai simbol upaya menempuh jalan damai untuk penyelesaian masalah. (Foto: Tania for jatimnow)
Para tokoh di Bangkalan melakukan peletakan senjata tajam sebagai simbol upaya menempuh jalan damai untuk penyelesaian masalah. (Foto: Tania for jatimnow)

jatimnow.com- Sejumlah tokoh di Bangkalan menyepakati pembentukan Dewan Adat untuk mengatasi adanya konflik di masyarakat Bangkalan. Hal ini dilakukan untuk meminimalisir adanya carok atau kekerasan di Bangkalan.

Wakil Menteri Hukum, Edward Omar Sharif Hiariej atau Eddy Hiariej mengatakan pembentukan Dewan Adat ini dinilai lebih efektif untuk melakukan penyelesaian masalah di masyarakat. Nantinya penyelesaian itu akan menggunakan kearifan lokal dengan melibatkan sejumlah tokoh masyarakat.

Baca Juga: Diduga Sengaja Lompat ke Sungai Tunjung Bangkalan, Ibu dan Anak Ditemukan Tewas

"Ini sebuah langkah awal untuk mengakhiri kebiasaan carok dan semua pihak sepakat. Tentu ini sebuah gagasan yang bagus dan menuju masyarakat lebih damai," ujarnya,Jumat (13/12/2024).

Ia juga mengatakan, upaya penyelesaian masalah dengan pendekatan ini juga bisa disahkan dalam sebuah aturan resmi. Menurutnya, di Kemenkum terdapat sebuah divisi pembentukan perundang-undangan yang akan membantu perangkat daerah untuk meluruskan berbagai kebijakan yang berorientasi kearifan lokal. Sehingga, usulan ini nantinya bisa dibentuk menjadi Perda.

Baca Juga: Kiper Unggul FC Malang Meninggal dalam Kecelakaan Maut di Bangkalan

Sementara itu, Wakapolres Bangkalan, Kompol Andi Febrianto mengatakan, pihaknya akan menindaklanjuti kesepakatan semua tokoh itu. Nantinya, ia akan merekom hal ini pada eksekutif dan legislatif agar segera dibentuk wadah berupa Dewan Adat.

"Melalui wadah itu nantinya semua permasalahan yang berindikasi carok, maka akan diarahkan ke Dewan Adat. Jadi tidak melulu harus melalui hukum formal. Dengan begitu, kebiasaan carok bisa dihentikan," imbuhnya.

Baca Juga: Khofifah Puji Inovasi Farmasi Robotik RSUD Syamrabu Bangkalan

Ia juga menyampaikan, berdasarkan hasil kesepakatan bersama akan dibangun sebuah tugu sebagai simbol peletakan senjata tajam sebagai wujud berhentinya kebiasaan carok di Bangkalan.

Diketahui, kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah tokoh agama, tokoh blater, akademisi, aparat penegak hukum, budayawan dan lainnya. Dalam kegiatan ini, sejumlah tokoh blater meletakkan senjata tajam sebagai simbol penghentian kebiasaan carok.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Mandi Bareng Teman, Pelajar Sragen Tewas Tenggelam di Bengawan Solo Ngawi

Jasad korban berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan pada radius sekitar 50 meter dari titik awal ia dilaporkan tenggelam di kawasan Desa Mantingan, Kecamatan Mantingan.

Penyegaran Organisasi, Kasat dan Kapolsek Probolinggo Dimutasi

Kapolres mengajak seluruh jajaran Polres Probolinggo untuk terus menjaga profesionalisme dan menjunjung tinggi nilai-nilai Presisi.

Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Pelaku diketahui merupakan komplotan pembobolan toko lintas kota dan provinsi.

Cuaca Akhir Pekan Jatim: 4 Daerah Diminta Waspada Hujan Lebat

Peta peringatan dini ini merepresentasikan nilai akumulasi curah hujan harian paling tinggi dalam skala satu kabupaten atau kota.

Gol Larin Selamatkan Kanada dari Kekalahan Saat Melawan Bosnia-Herzegovina

Tuan rumah Kanada harus puas bermain imbang 1-1 di laga pembukan grup B Piala Dunia 2026.

Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Waspadai potensi turunnya hujan dengan intensitas ringan di beberapa wilayah.