Warga Jember Protes Jalan Provinsi Rusak 20 Km, Tuntut Evaluasi Total Andalalin
- Penulis : Sugianto
- | Selasa, 03 Des 2024 10:54 WIB
jatimnow.com - Beberapa warga melakukan protes terhadap jalan provinsi yang rusak berat diduga akibat sering dilalui truk besar. Jalan rusak parah hingga menyebabkan banyak korban.
Massa melakukan aksi dengan membakar ban bekas di tiga titik. Mereja menuntut pemerintah untuk mengevaluasi analisis dampak lalu lintas (Andalalin) perusahaan Penanaman Modal Asing (PMA) PT Semen Imasco Asiatic.
Baca Juga: Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional di Jember, Lansia Tangguh Indonesia Tumbuh
"Ini murni gerakan masyarakat yang peduli terhadap jalan yang ada di Kabupaten Jember. Murni ini, tidak ada intervensi macam-macam," kata Korlap Aksi Kholilur Rahman, Selasa pagi (3/12/2024).
Menurutnya, adanya jalan rusak dan berlubang mulai dari Kecamatan Puger, Balung dan Rambipuji, sepanjang 20 kilometer banyak menimbulkan korban kecelakaan.
Baca Juga: Kerja Sama Sister City Jember-Jinhua Tuai Pujian Akademisi UB
"Tadi pagi saja meninggal dunia karena jalannya rusak. Jalan ini dilewati truk di atas 50 ton. Untuk aparat hukum yang ada di Jember, ketika kami tidak taat lalu lintas langsung ditilang. Tapi kenapa ketika ada truk besar, trayek Imasco yang ada di Jember yang jelas-jelas melanggar tidak ada penindakan," terang Rahman.
Maka dari itu, ia meminta pemerintah untuk mengevaluasi Andalalin PMA tersebut. Pasalnya, meskipun jalan diperbaiki tetao akan rusak lagi.
Baca Juga: Belasan Warga Jember Terserang DBD, PMI Lakukan Fogging dan PSN Serentak
"Evaluasi total, Andalalin PT Iamsco Asiatic. Dimana jalan yang dilintasi trayek PT Imasco Asiatic pasti rusak, karena bukan kapasitasnya," ungkapnya.
Aksi ditertibkan pihak kepolisian karena mengganggu jalan saat membakar ban bekas di bawa. Tapi aksi terus berjalan hingga petugas pemadam kebakaran datang dan memadamkan api dari ban bekas.
Editor : Zaki Zubaidi