Rabu, 22 Jul 2026 12:12 WIB

3.991 Anggota Pasukan Gabungan di Tulungagung Diterjunkan Amankan Pilkada

Kapolres Tulungagung AKBP Taat Resdi saat meninjau kesiapan pasukan. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Kapolres Tulungagung AKBP Taat Resdi saat meninjau kesiapan pasukan. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

jatimnow.com - Ribuan anggota pasukan gabungan yang terdiri dari Polres Tulungagung, Kodim 0807 Tulungagung, Satpol PP Tulungagung dan Linmas di Kabupaten Tulungagung mengikuti apel pergeseran personil pengamanan TPS Pilkada 2024 di halaman Pemkab Tulungagung.

Kapolres Tulungagung, AKBP Mohammad Taat Resdi mengatakan, peran petugas pengamanan TPS sebagai ujung tombak dalam mewujudkan Pilkada yang aman, damai dan demokratis, sangat diperlukan. Taat meminta seluruh anggota yang bertugas untuk mendeteksi seluruh potensi gangguan yang ada.

Baca Juga: Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Selama tahapan pungut hitung, potensi terjadinya euforia, kekecewaan hingga potensi adanya ketidakpuasan akan hasil Pilkada, cukup besar.

"Petugas pengamanan TPS adalah ujung tombak dalam mewujudkan situasi aman, damai, demokratis, oleh sebab itu kami selalu pimpinan Polres dan Forkopimda, akan melakukan tugas dengan baik sesuai dengan prosedur," ujarnya, Senin (25/11/2024)

Baca Juga: Pamit Memancing, Pria di Tulungagung Hilang Diduga Terseret Arus Sungai Brantas

Soal strategi pengamanan TPS, Taat merinci bakal menempatkan 2 orang anggota Polri dan 4 orang Linmas di 2 TPS rawan, yakni di Lapas Kelas II B Tulungagung. Sedangkan untuk 1628 TPS yang masuk kategori kurang rawan, pihaknya menerjunkan 2 anggota Polri dan 14 Linmas untuk 7 TPS.

"1630 TPS, hasil analisis hanya ada dua TPS sangat rawan yakni yang ada di Lapas, selebihnya 1628 TPS kurang rawan, dimana nantinya pada 7 TPS akan dijaga 2 polri dan 14 Linmas, sehingga total yang akan terlibat pengamanan tahapan pungut hitung sebanyak 3.991 anggota, terdiri dari 460 anggota Polri, 271 anggota TNI, 3260 Linmas yang seluruh tersebut di 1630 TPS," ungkapnya.

Baca Juga: Beraksi di Tulungagung, Dua Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi

Pihaknya juga menyiagakan 2 peleton dari Polri, satu peleton dari TNI dan satu peleton Satpol PP Tulungagung yang stand by on call, dan selalu siap saat diterjunkan ketika ada peningkatan kerawanan di lapangan.

"Untuk backup dari Polda ada 1 peleton stand by on Call, karena daerah kita dinilai aman, maka hanya menyiagakan satu peleton dari Polda saja," pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Panitia Muktamar NU Mulai Susun Cetak Biru Persiapan di Tambakberas Jombang

Panitia Muktamar Ke-35 NU mulai menyusun blueprint persiapan dari akomodasi, lokasi sidang hingga pengamanan di Tambakberas, Jombang.