Senin, 20 Jul 2026 04:20 WIB

Pamit Memancing, Pria di Tulungagung Hilang Diduga Terseret Arus Sungai Brantas

  • Penulis : Bramanta
  • | Rabu, 08 Jul 2026 11:30 WIB
Proses pencarian korban tenggelam di Tulungagung yang dilakukan tim SAR gabungan. (Foto: Bramanta/jatimnow.com)
Proses pencarian korban tenggelam di Tulungagung yang dilakukan tim SAR gabungan. (Foto: Bramanta/jatimnow.com)

jatimnow.com - Seorang pemancing berinisial NS (45), warga Desa Srikaton, Kecamatan Ngantru, Kabupaten Tulungagung, dilaporkan hilang. Korban diduga kuat tercebur dan tenggelam di aliran Sungai Brantas setelah pihak keluarga hanya menemukan sepeda motor, alat pancing, dan sepasang sandal miliknya di pinggir sungai. Hingga saat ini proses pencarian terhadap korban masih berlangsung.

Kasi Humas Polres Tulungagung, Iptu Nanang Murdiyanto mengatakan peristiwa ini dilaporkan oleh pihak keluarga ke Polsek Ngantru pada Selasa (7/7/2026) siang. Kejadian bermula pada Senin (6/7/2026) siang sekitar pukul 14.00 WIB. Saat itu, korban NS berpamitan kepada istrinya, AY, untuk pergi memancing. Korban berangkat mengendarai sepeda motor Yamaha Mio warna merah dengan membawa peralatan pancing lengkap.

Baca Juga: Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

​Namun korban mendadak hilang kontak sekitar pukul 17.30 WIB pada hari yang sama. Pihak keluarga sempat melakukan pencarian tetapi tidak membuahkan hasil.

​Titik terang sekaligus kabar memilukan baru muncul pada Selasa siang sekitar pukul 12.00 WIB. Saksi J bersama anaknya, G (20), menemukan sepeda motor dan alat pancing korban terparkir di sekitar bibir sungai. Tak jauh dari lokasi tersebut, sepasang sandal milik korban juga ditemukan tergeletak tepat di pinggir aliran Sungai Brantas, Dusun Karangtengah, Desa Srikaton.

"Pihak keluarga lalu melaporkan kejadian tersebut ke Polisi dan kami segera melakukan sejumlah upaya pencarian," ujarnya, Rabu (8/7/2026).

Baca Juga: Pencarian Pemancing Hilang di Sungai Brantas Tulungagung Dihentikan, Ini Sebabnya

Sementara itu, Dantim Pos Basarnas Trenggalek, Taufik menerangkan pihaknya menurunkan dua perahu karet untuk proses pencarian hari ini. Perahu tersebut berasal dari Basarnas Trenggalek dan BPBD Tulungagung. Sebanyak 25 personel SAR gabungan dilibatkan dalam proses pencarian ini.

"Kami akan melakukan penyusuran sungai hingga sejauh 5 kilometer dari lokasi kejadian awal," terangnya.

Baca Juga: Beraksi di Tulungagung, Dua Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi

Selain pencarian di sungai, tim SAR gabungan juga melakukan pemantauan melalui darat. Mereka menggandeng kominitas radio amatir untuk memantau perkembangan proses pencarian ini.

"Sejak semalam pemantauan terus kami lakukan dibantu dengan teman komunitas RAPI hingga wilayah Kediri," pungkasnya.

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Panitia Muktamar NU Mulai Susun Cetak Biru Persiapan di Tambakberas Jombang

Panitia Muktamar Ke-35 NU mulai menyusun blueprint persiapan dari akomodasi, lokasi sidang hingga pengamanan di Tambakberas, Jombang.