Selasa, 23 Jun 2026 02:07 WIB

Bantuan Air Bersih dan Sanitasi TPS Tingkatkan Kesejahteraan Warga Madura

Salah satu fasilitas PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS). (Foto: TPS/jatimnow.com)
Salah satu fasilitas PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS). (Foto: TPS/jatimnow.com)

jatimnow.com - PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) terus menebar manfaat, salah satunya dengan memberikan bantuan penyediaan air bersih dan fasilitas sanitasi bagi masyarakat di Desa Sumberwaru, Pamekasan, Madura.

Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang dimulai sejak tahun 2022 ini, TPS telah membangun sumur bor dan fasilitas MCK, menjangkau hampir 100 penerima manfaat di pulau garam. 

Baca Juga: TPS Salurkan 2.000 Paket Daging Kurban untuk Warga dan Mitra

Warga setempat secara mandiri mengelola fasilitas tersebut dengan dukungan pemantauan dari Inisiatif Zakat Indonesia (IZI).

Berkat ada program ini masyarakat di Desa Sumberwaru tidak khawatir lagi kekurangan air bersih. Apalagi daerah ini sering mengalami krisis air bersih, terutama selama musim kemarau panjang. 

Direktur Utama TPS Wahyu Widodo mengatakan program ini adalah manifestasi nyata dari komitmen TPS untuk berkontribusi dalam menciptakan kehidupan yang lebih layak bagi masyarakat. 

"Kami percaya bahwa akses air bersih dan sanitasi yang baik adalah fondasi penting bagi kesehatan dan kesejahteraan,” ujar Wahyu, Rabu (16/10/2024). 

Baca Juga: Terminal Petikemas Surabaya Kembali Layani Ekspor Komponen Lokomotif INKA

Wahyu juga bersyukur berkat program ini, pihaknya memperoleh rekognisi dan apresiasi dari PT Pelabuhan Indonesia (Persero) dan meraih Penghargaan Terbaik CID Bidang Lingkungan dalam Pelindo TJSL Award 2024. 

"TPS mengucapkan terima kasih kepada Pelanggan, Pemangku Kepentingan serra semua pihak yang telah memungkinkan program ini berjalan sejauh ini. Teriring harapan bahwa program serupa, untuk mengalirkan harapan secara lebih luas, dapat diselenggarakan secara berkelanjutan," sambungnya. 

Selain itu, berdasarkan hasil pemantauan tim TPS menunjukkan, ada peningkatan produktivitas pertanian di desa tersebut. Peningkatan ini terjadi berkat ketersediaan air bersih yang mendukung kebutuhan penyiraman.

Baca Juga: Pelindo dan ALFI Jatim Satukan Langkah Benahi Layanan Pelabuhan

Khususnya pada hasil panen komoditi tembakau. Hasil panen petani tembakau warga disana mengalami peningkatan signifikan dari 7 hektar lahan pertanian yang biasanya 300 kwintal, kini menjadi 500 kwintal . 

Sementara itu, pada tahun 2024 program ini terus ditingkatkan mulanya jumlah penerima manfaat hanya 30 kepala keluarga (KK) kini sudah mencapai 96 KK. 

"Perluasan jangkauan manfaat ini menegaskan bahwa warga desa tidak hanya mampu mengelola fasilitas dengan baik, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan mereka," pungkasnya. 

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.