Sabtu, 06 Jun 2026 21:08 WIB

Kades Semboro Jember Bubarkan Senam, Ratusan Emak-emak Meradang

  • Penulis : Sugianto
  • | Jumat, 04 Okt 2024 13:28 WIB
Senam emak-emak di Semboro dibubarkan kades (Foto: Tangkapan layar video amatir warga)
Senam emak-emak di Semboro dibubarkan kades (Foto: Tangkapan layar video amatir warga)

jatimnow.com - Kepala Desa Semboro Jember, Antoni, membubarkan senam di lapangan wilayah setempat. Peserta yang didominasi oleh ratusan emak-emak meradang, karena merasa mendapat perlakuan yang kurang menyenangkan.

Salah satu peserta, Indrijati mengaku kecewa dengan sikap arogan kades tersebut, padahal surat telah tersampaikan ke pihak muspika dan desa.

Baca Juga: Kakak Beradik Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember, Satu Ditemukan Tewas

Pengurus PDIP Jember mengatakan, semua peserta senam itu merupakan relawannya saat mengikuti Pemilihan Legislatif (Pileg) sebelumnya.

"Ternyata, ditolak sama Toni (panggilan Kades). Saya ngomong, kenapa kok begini. Karena tidak ada izin, saya tanya, izin yang bagaimana pak. Izin secara tertulis (jawab Toni)," kesalnya.

Politisi PDIP itu menyampaikan, ratusan emak-emak yang mengikuti senam itu menggunakan lapangan yang merupakan fasilitas umum.

"Saya rakyat, kenapa tidak boleh. Sedangkan Polsek sudah mengizinkan, kecamatan, Koramil juga dan tidak ada masalah. Sudah menyampaikan surat izin kok ditolak. Saya sempat eker-ekeran dan ngamuk," urainya.

Indrijati menyesalkan sikap kepala desa. Menurutnya, sebagai kades seharusnya tidak menolak kegiatan positif rakyat, apalagi di tempat umum.

"Ini adalah fasilitas yang harus dipergunakan oleh rakyat. Diam saja orangnya, terus pergi. Kalau jadi pimpinan itu yang bijaksana, kenapa. Kalau memang fasilitas itu dipakai, silahkan dipakai," geramnya.

Saat membubarkan acara senam, kepala desa tidak bersama pihak keamanan, namun bersama perangkat desa.

Baca Juga: Legislator PKB Salurkan Ratusan Hewan Kurban di Jember dan Lumajang

Bahkan pihak panitia senam sudah memberikan surat ke pihak desa sehari sebelumnya, namun ditolak karena waktu yang terlalu dekat.

Bahkan, Indrijati mengungkapkan, dirinya kerap merasa bingung dengan sikap kades tersebut. Saat dirinya menjadi anggota DPRD Jember, ia pernah mengajukan reses namun ditolak olah kades tersebut.

"Tetapi dengan pihak lain kok boleh, ini ada apa," geramnya.

Atas penolakan itu, para peserta senam yang berasal dari Semboro dan Umbulsari akhirnya berpindah tempat ke halaman rumah warga.

Baca Juga: Demi Mendapat Uang Dari Orang Tua, Remaja di Jember Rekayasa Pembegalan

Kepala Desa Semboro Antoni saat dihubungi sejumlah wartawan menyampaikan alasan penolakan itu karena tidak ada izin.

"Tiba-tiba mengadakan acara besar dan itu bukan hanya orang Semboro saja, tapi banyak dari luar desa. Kita punya tatanan prosedur, jadi mereka harus izin dulu ke desa," akunya.

Antoni mengaku, surat yang dikirim ke desa itu kemarin, dan pihak desa membalas surat tidak mengizinkan memakai lapangan.

"Baru diserahkan kemarin, dan sudah kita balas dengan surat, desa tidak mengizinkan," akunya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Puncak Arus Balik Idul Adha 2026, Daop 8 Surabaya Layani 284 Ribu Penumpang

Puncak arus balik libur panjang Idul Adha 2026 bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. KAI Daop 8 Surabaya catat lonjakan tembus 284 ribu penumpang. Simak data lengkapnya di sini.

Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Polisi menangkap pelaku jambret iPhone milik wisatawan asal Jerman di Kota Lama Surabaya. Pelaku dilumpuhkan karena melawan saat ditangkap.

Kapolres dan Dandim 0820 Probolinggo Terima Gelar Warga Kehormatan Suku Tengger

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat pada Malam Resepsi Yadnya Kasada di Pendopo Agung Desa Ngadisari.

Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Truk dalam perjalanan menuju Prigi Trenggalek, pengemudi dan penumpang alami luka serius.

Peringatan Hari Raya Waisak di Tulungagung, Ajak Umat Bersumbangsih Untuk Negeri

Puluhan umat Buddha mengikuti prosesi detik-detik peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak di Vihara Buddha Loka Tulungagung.

Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

BMKG imbau warga selalu waspada potensi perubahan cuaca yang bisa terjadi kapan pun.