Minggu, 14 Jun 2026 08:55 WIB

Guru Tampar Murid di Lamongan, Dimediasi Dinas Pendidikan Berakhir Damai

Murid dan guru berdamai setelah dimediasi Dinas Pendidikan Lamongan. (Foto: Kadisdik Lamongan, Munif Syarif for jatimnow.com)
Murid dan guru berdamai setelah dimediasi Dinas Pendidikan Lamongan. (Foto: Kadisdik Lamongan, Munif Syarif for jatimnow.com)

jatimnow.com - Kasus guru tampar murid SMP di Lamongan berakhir damai. Sebelumnya video memperlihatkan guru menampar murid sempat viral dan memantik simpati warga Lamongan.

Perdamaian kasus ini diketahui setelah kedua belah pihak bersepakat damai dan saling memaafkan setelah dimediasi oleh Dinas Pendidikan Lamongan.

Baca Juga: Dorong Produktivitas, Petani Lamongan Terima Bantuan Alat dan Mesin Pertanian

Mediasi dihadiri oleh guru yang berinisial E ditemani sang suami dan murid berinisial SA dan orang tuanya.

Suami dari guru E memohon maaf atas insiden pemukulan yang dilakukan istrinya dan berjanji tidak mengulangi perbuatan itu lagi. Sementara, orang tua siswa juga mengaku tidak mempersoalkan hal ini ke jalur hukum.

Kepala Dinas Pendidikan Lamongan Munif Syarif mengaku menyesalkan tindakan tersebut dan setelah mengetahui informasi penamparan pihaknya dengan cepat memanggil guru yang bersangkutan.

Baca Juga: Tulungagung Deklasikan SPMB Tahun Ajaran 2026/2027 Bebas Titipan

"Terus terang kami menyesalkan perbuatan tersebut, makanya kemarin kita bertindak cepat dengan melakukan mediasi antara orang tua dengan guru," kata Munif Syarif, Rabu (25/9/2024).

Munif mengungkapkan, akan mengambil tindakan untuk memberikan sanksi terhadap guru yang bersangkutan.

"Kita sampaikan kepada orang tua dan siswanya bahwa guru yang bersangkutan tidak akan mengajar di lembaga pendidikan itu lagi dan untuk sementara tidak kita berikan jam mengajar. Kita kembalikan di Dinas Pendidikan untuk kita lakukan pembinaan dan pengawasan kepada yang bersangkutan," ujarnya.

Baca Juga: Venue Kejurprov X Biliar Jatim di Lamongan Dipindah, Ini Alasannya

Munif juga menyampaikan, hari ini siswa yang menjadi korban juga sudah masuk kembali ke sekolah.

"Anaknya sudah kita rangkul dan juga kita semangati dan sudah bisa kembali ke sekolah karena gurunya sudah tidak ada di sana," imbuhnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.

Curi Uang Kotak Amal Masjid, Pria di Blitar Diarak Warga

Pihak takmir masjid dan warga jemput pelaku di rumah, kini pelaku sudah diserahkan ke pihak berwajib.

Satresnarkoba Polres Gresik Ringkus 5 Pengedar Sabu dan Pil Koplo

Para tersangka biasa menjalankan operasinya di sekitaran Gresik dan Lamongan.