Kamis, 11 Jun 2026 08:37 WIB

DPRD Jember Sidak Proyek di Desa Mrawan, Disinyalir Dikerjakan Sembarangan

  • Penulis : Sugianto
  • | Selasa, 10 Sep 2024 17:06 WIB
Proyek pembangunan jalan di Desa Mrawan Jember yang hancur. (Foto: Sugianto/jatimnow.com)
Proyek pembangunan jalan di Desa Mrawan Jember yang hancur. (Foto: Sugianto/jatimnow.com)

jatimnow.com - Beberapa proyek di Desa Mrawan, Kecamatan Mayang, disinyalir dikerjakan sembarangan. Anggota DPRD Jember melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke lokasi.

Anggota DPRD Jember David Handoko Seto menyampaikan, dirinya turun ke desa binaannya setelah mendapat informasi dari pemberitaan media online. Ia didampingi Camat Mayang, serta tim teknis dan monitoring, pendamping desa hingga petugas PU Bina Marga.

Baca Juga: Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Hasilnya, ditemukan dugaan proyek dari Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana Desa itu, diduga realita dibuat tidak sesuai dengan Rencana Anggaran Belanja (RAB) yang ada.

"Kami temukan memang ada ketidaksesuaian. Secara kasat mata saja terlihat seperti itu, (dicongkel) dengan pakai ranting kayu atau bukan alatnya sudah ketahuan," terang David, Selasa (10/9/2024).

"Yang katanya rapat beton, sudah bisa dicongkel. Artinya ini bukan lagi beton. Lapisannya sudah sangat parah sekali," sambungnya.

Jadi kalau boleh dibilang, ada kerugian negara dalam konteks proyek ini yang sangat besar sekali.

"Dana yang dicolong (dicuri) untuk kepentingan, dan tidak bisa dipertanggungjawabkan besar sekali," akunya.

Baca Juga: Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional di Jember, Lansia Tangguh Indonesia Tumbuh

Dalam sidak tersebut, David meninjau langsung proyek pembangunan jalan beton, pavingisasi, jalan lapen beton, yang beberapa bulan sudah hancur. Bahkan ada juga pembangunan jembatan yang belum diserahterimakan.

Politisi Partai Nasdem menegaskan, dengan adanya temuan ini akan merugikan masyarakat. Belum lagi ini bisa berdampak hukum dan pemeriksaan kepada semua pihak-pihak.

"Kalau serampangan, yang lain akan diperiksa. Jadi saya tadi merekomendasikan untuk dibongkar," pintanya.

Baca Juga: Kerja Sama Sister City Jember-Jinhua Tuai Pujian Akademisi UB

Sementara itu, Camat Mayang Nurul Hafid Yasin mengakui, ramainya pemberitaan proyek pembangunan di Desa Mrawan yang anggaran ratusan juta bersumber dari APBD yang kurang maksimal.

"Hasil sidak memang kami temukan beberapa titik proyek yang mengalami kerusakan, setelah dicek lebih lanjut RAB dan kondisi fisik proyek jauh berbeda," ungkapnya.

"Untuk itu, kami sudah berkoordinasi dengan pelaksana maupun pemerintah desa atau kades, untuk segera mengecek kembali administrasi maupun pekerjaannya," imbuh Nurul.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.

Umat Buddha di Tulungagung Ikuti Ritual Atthami Puja di Candi Sanggrahan

Ritual tersebut merupakan perayaan penting dalam agama Buddha yang menghormati kelahiran, pencerahan, dan parinirvana Sang Buddha Gautama.