Rabu, 29 Jul 2026 01:35 WIB

DPRD Jember Sidak Proyek di Desa Mrawan, Disinyalir Dikerjakan Sembarangan

  • Penulis : Sugianto
  • | Selasa, 10 Sep 2024 17:06 WIB
Proyek pembangunan jalan di Desa Mrawan Jember yang hancur. (Foto: Sugianto/jatimnow.com)
Proyek pembangunan jalan di Desa Mrawan Jember yang hancur. (Foto: Sugianto/jatimnow.com)

jatimnow.com - Beberapa proyek di Desa Mrawan, Kecamatan Mayang, disinyalir dikerjakan sembarangan. Anggota DPRD Jember melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke lokasi.

Anggota DPRD Jember David Handoko Seto menyampaikan, dirinya turun ke desa binaannya setelah mendapat informasi dari pemberitaan media online. Ia didampingi Camat Mayang, serta tim teknis dan monitoring, pendamping desa hingga petugas PU Bina Marga.

Baca Juga: Siswa TK-SD di Bangsalsari Jember Keracunan, Santapan MBG Diduga Jadi Pemicu

Hasilnya, ditemukan dugaan proyek dari Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana Desa itu, diduga realita dibuat tidak sesuai dengan Rencana Anggaran Belanja (RAB) yang ada.

"Kami temukan memang ada ketidaksesuaian. Secara kasat mata saja terlihat seperti itu, (dicongkel) dengan pakai ranting kayu atau bukan alatnya sudah ketahuan," terang David, Selasa (10/9/2024).

"Yang katanya rapat beton, sudah bisa dicongkel. Artinya ini bukan lagi beton. Lapisannya sudah sangat parah sekali," sambungnya.

Jadi kalau boleh dibilang, ada kerugian negara dalam konteks proyek ini yang sangat besar sekali.

"Dana yang dicolong (dicuri) untuk kepentingan, dan tidak bisa dipertanggungjawabkan besar sekali," akunya.

Baca Juga: Genjot Produktivitas Pangan, Pemkab Jember Kucurkan Rp312 Miliar

Dalam sidak tersebut, David meninjau langsung proyek pembangunan jalan beton, pavingisasi, jalan lapen beton, yang beberapa bulan sudah hancur. Bahkan ada juga pembangunan jembatan yang belum diserahterimakan.

Politisi Partai Nasdem menegaskan, dengan adanya temuan ini akan merugikan masyarakat. Belum lagi ini bisa berdampak hukum dan pemeriksaan kepada semua pihak-pihak.

"Kalau serampangan, yang lain akan diperiksa. Jadi saya tadi merekomendasikan untuk dibongkar," pintanya.

Baca Juga: Ratusan Warga Ajung Jember Terjangkit Penyakit Kronis, Banyak yang Takut Berobat

Sementara itu, Camat Mayang Nurul Hafid Yasin mengakui, ramainya pemberitaan proyek pembangunan di Desa Mrawan yang anggaran ratusan juta bersumber dari APBD yang kurang maksimal.

"Hasil sidak memang kami temukan beberapa titik proyek yang mengalami kerusakan, setelah dicek lebih lanjut RAB dan kondisi fisik proyek jauh berbeda," ungkapnya.

"Untuk itu, kami sudah berkoordinasi dengan pelaksana maupun pemerintah desa atau kades, untuk segera mengecek kembali administrasi maupun pekerjaannya," imbuh Nurul.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.