Selasa, 23 Jun 2026 07:30 WIB

Ketum PKB Cak Imin Ungkap Alasan Usung Luluk - Lukman di Pilgub Jatim 2024

Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar . (Foto: Misbahul Munir/jatimnow.com)
Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar . (Foto: Misbahul Munir/jatimnow.com)

jatimnow.com - Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar (Cak Imin) mengungkap alasan mengusung pasangan Luluk Nur Hamidah dan Lukmanul Khakim sebagai bakal calon gubernur dan wakil gubernur di Pilgub Jatim 2024.

Pandangan Cak Imin, Provinsi Jawa Timur butuh sosok pemimpin muda yang fresh dengan energi baru untuk membawa perubahan serta membangkitkan kembali kejayaan Jawa Timur.

Baca Juga: PKB Ingatkan Kualitas Caleg, Halim: Pemain Cadangan Siap Gantikan Incumbent

"Dibutuhkan satu cara kerja baru agar Jawa Timur nggak ngene-ngene wae (tidak ada perubahan). Harus ada perubahan yang lebih cepat, lebih baik. Utamanya dalam mengentaskan kemiskinan dan pengangguran harus dibebaskan dari Jawa Timur. Mari kita kembalikan kejayaan Jawa Timur yang dulu dan kembali menjadi provinsi kebanggaan Indonesia," kata Cak Imin.

Oleh sebab itu, Cak Imin bersama DPP PKB serta para tokoh kiai Jawa Timur bermunajat memohon petunjuk melalui istikharah hingga akhirnya sepakat mengusung Luluk Nur Hamidah dan Lukmanul Khakim untuk maju sebagai bakal pasangan cagub dan cawagub Jatim 2024.

"Insya Allah Mbak Luluk Nur Hamidah sanggup jadi Gubernur Jawa Timur, muda energik, semangat pantang menyerah dan yang paling penting melayani rakyat Jawa Timur," sambungnya.

"Mbak Luluk juga butuh wakil gubernur yang punya pengalaman, yang punya keberanian, dan itu ada dalam diri Lukmanul Khakim. Insya Allah calon gubernur dan wakil gubernur yang muda-muda ini. Benar-benar memberi jawaban, atas kejemuan dan kemunduran serta berbagai ketertinggalan di Jawa Timur," tambahnya.

Baca Juga: Safari Ramadan PKB Jatim di Jember, Target Tambah Suara dan Sosialisasi Muscab

Cak Imin optimistis PKB sebagai partai pemenang di Jawa Timur ditambah mempunyai struktur pengurusan yang kokoh, serta disokong kekuatan kultur ulama dan Kyai yang solid dapat mengantarkan jagoannya menang di kontestasi Pilgub Jatim.

"Karena (pasangan Luluk - Lukman) ini baru, lebih fresh dan baru. Dibandingkan yang lain sudah biasa-biasa saja. Tinggal dukungan dari teman-teman, arek-arek Jawa Timur dari berbagai latar belakang dan kalangan untuk bahu membahu bersama PKB membangun Jawa Timur lebih cepat," tandasnya.

Perlu diketahui, sebelumnya pasangan Luluk Nur Hamidah dan Lukmanul Khakim belum pernah muncul ke publik sebagai bakal pasangan calon gubernur dan wakil gubernur dari PKB.

Baca Juga: PKB Jatim Tegaskan Arah Baru Kebermanfaatan untuk Masyarakat

Luluk Nur Hamidah merupakan politikus PKB kelahiran Jombang. Luluk tercatat pernah menjadi anggota DPR RI periode 2019 - 2024 dari dapil Jawa Tengah IV meliputi Kabupaten Karanganyar, Sragen dan Wanonogiri.

Sementara Lukmanul Khakim merupakan politikus PKB kelahiran Lamongan Jawa Timur. Dia sempat menjadi anggota DPR RI periode 2014-2019, Staf Khusus Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal 2009-2014.

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.