Minggu, 14 Jun 2026 06:25 WIB

Kata Gus Halim di Polda Jatim soal Pernyataan Lukman Edy: Fitnah yang Kejam

Gus Halim usai memeberikan keterangan pada penyidik Polda Jatim. (Foto: Misbahul Munir/jatimnow.com)
Gus Halim usai memeberikan keterangan pada penyidik Polda Jatim. (Foto: Misbahul Munir/jatimnow.com)

jatimnow.com - Ketua DPW PKB Jatim Abdul Halim Iskandar atau Gus Halim penuhi panggilan penyidik Polda Jatim sebagai saksi terkait pelaporannya terhadap eks Sekjen PKB Lukman Edy.

Nampak Gus Halim datang seorang diri sekira pukul 14.30 WIB. Ia masuk ke Gedung Ditreskrimsus Polda Jatim untuk memberikan keterangan pada penyidik.

Baca Juga: Polda Jatim Bongkar Sindikat Jual Beli OTP Ilegal, Untung Hingga Rp1,2 Miliar

Menurut Gus Halim, kedatangannya hari ini untuk memberikan keterangan tambahan pada penyidik Polda Jatim atas laporan dugaan tindak pidana pencemaran nama baik yang dilakukan oleh Lukman Edy pada PKB.

"Jadi hari ini saya memenuhi panggilan dari penyidik Polda Jatim untuk melengkapi pertanyaan dan pernyataan terkait laporan yang sudah saya masukkan berkenaan dengan ujaran kebencian, yang sifatnya memfitnah yang dilakukan oleh Lukman Edy kepada PKB di semua level, karena dia (Lukman Edy) menyebut PKB," ujar Gus Halim pada awak media usai memberikan keterangan pada penyidik Polda Jatim.

Menurutnya, penyidik meminta tambahan keterangan berikut alat bukti untuk mempertegas laporan tersebut.

Selain itu, Ia juga diminta menjelaskan ikhwal ketersinggungannya sebagai Ketua DPW atas pernyataan Lukman Edy tersebut.

"Jadi tadi saya tegaskan kembali bahwa ada pernyataan Lukman Edy yang menyatakan bahwa keuangan PKB tidak dikelola dengan transparan. (Pernyataan) itu sangat menyakiti dan (pernyataan) itu adalah sebuah fitnah yang sengaja, sebuah kejahatan yang direncanakan," bebernya.

Gus Halim menilai pernyataan eks Sekjen PKB tersebut dilakukan secara sengaja dan menyampaikan pernyataan yang mengandung ujaran kebencian tersebut saat berada di kantor PBNU.

Alasannya, Lukman tidak memiliki kapasitas untuk berbicara mengenai PKB.

Baca Juga: Polda Jatim Ringkus 11 Tersangka Sindikat Penipuan Segitiga Jual Beli Mobil

Menurutnya, dalam hal ini PKB dan PBNU adalah dua entitas yang berbeda baik secara konstitusional maupun kelembagaan. Namun, Halim mengklaim bahwa warga NU dan PKB ada satu kesatuan.

"Apalagi hal itu dilontarkan di PBNU, dalam hal ini PBNU dengan PKB secara konsistitusional itu berbeda. PBNU dipayungi dengan undang-undang keormasan, sementara PKB dipayungi dengan undang-undang partai politik. Kalau PKB dengan warga NU itu kesatuan," tegasnya.

Halim juga menyoal mengenai kapasitas Lukman Edy untuk berbicara mengenai PKB, sehingga kemudian melontarkan pernyataan yang menyakitkan tersebut.

"Hal itu kemudian yang membuat kita tersinggung dan merasa ada fitnah yang sangat keji dan sengaja melakukan kejahatan itu," sambungnya.

Baca Juga: Tim Gabungan Polda Jatim Periksa Senpi Dinas di Polres Tulungagung

Penyaatan Lukman Edy tersebut, diungkapkan Halim sangat berdampak dan membuat internal PKB bergejolak. Ia mengaku didatangi banyak orang yang mempertanyakan dan meminta klarifikasi terkait pernyataan Lukman Edy tersebut.

"Banyak orang yang bertanya, apa bener itu PKB tidak transparan, berarti PKB selama ini duetnya dibawa kemana? Kemudian saya tanya duet apa?, ya duet pilpres itu, kan PKB dapat banyak. Terus saya bilang PKB tidak pernah mengelola duet pilpres," ulasnya menirukan percakapan dengan orang-orang yang meminta klarifikasi usai Lukman Edy melontarkan pernyataan tersebut.

Atas kegaduhan itu, Gus Halim akhirnya melaporkan Lukman Edy ke Mapolda Jatim agar persoalan tersebut dapat dipertanggungjawabkan.

Usai pelaporan tersebut tambah Gus Halim hingga saat ini belum ada tanda klarifikasi yang disampaikan oleh Lukman Edy.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Mandi Bareng Teman, Pelajar Sragen Tewas Tenggelam di Bengawan Solo Ngawi

Jasad korban berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan pada radius sekitar 50 meter dari titik awal ia dilaporkan tenggelam di kawasan Desa Mantingan, Kecamatan Mantingan.

Penyegaran Organisasi, Kasat dan Kapolsek Probolinggo Dimutasi

Kapolres mengajak seluruh jajaran Polres Probolinggo untuk terus menjaga profesionalisme dan menjunjung tinggi nilai-nilai Presisi.

Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Pelaku diketahui merupakan komplotan pembobolan toko lintas kota dan provinsi.

Cuaca Akhir Pekan Jatim: 4 Daerah Diminta Waspada Hujan Lebat

Peta peringatan dini ini merepresentasikan nilai akumulasi curah hujan harian paling tinggi dalam skala satu kabupaten atau kota.

Gol Larin Selamatkan Kanada dari Kekalahan Saat Melawan Bosnia-Herzegovina

Tuan rumah Kanada harus puas bermain imbang 1-1 di laga pembukan grup B Piala Dunia 2026.

Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Waspadai potensi turunnya hujan dengan intensitas ringan di beberapa wilayah.