Kamis, 23 Jul 2026 06:52 WIB

DPD Matra Jember Dikukuhkan, Ketua DPW Jatim: No Baper!

  • Penulis : Sugianto
  • | Selasa, 23 Jul 2024 09:55 WIB
Pengukuhan DPD Matra Jember di Gedung Puslit Patrang. (Foto: Sugianto/jatimnow.com)
Pengukuhan DPD Matra Jember di Gedung Puslit Patrang. (Foto: Sugianto/jatimnow.com)

jatimnow.com - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Masyarakat Adat Nusantara (Matra) Jember dikukuhkan, Senin (22/7/2024).

Ketua DPW Matra Jawa Timur, Christian Sabilal Pusung Ciptonagoro menyampaikan, dirinya meminta agar DPD Matra Jember berperan kepada para pemuda, jangan sampai generasi muda bangga dengan budaya yang korea-korean atau dari luar.

Baca Juga: Siswa TK-SD di Bangsalsari Jember Keracunan, Santapan MBG Diduga Jadi Pemicu

"Karena teman-teman saya dari luar negeri datang kesini ingin mengenal, mengerti dan mempelajari budaya yang ada di sini," pesannya.

"Jadi saya berpesan, tolong jaga betul nama Matra di Jember, supaya tetap benar-benar melestarikan seperti Matra yang ada di wilayah lainnya," sambungnya.

Ia juga menyebutkan 4 pakem bagi pengurus DPD Matra Jember, yakni tidak boleh ada benci di hati kepada siapapun, tidak boleh ada iri hati kepada siapapun, tidak boleh punya gengsi di hati kepada siapapun, dan jangan pernah ada dendam di hati.

"Tolong dibawa Matra ini dengan hati yang ikhlas, kita di sini punya kode etik yang kita pegang, no baper. Artinya, organisasi akan sehat, ketika kita bertoleransi dan tidak bawa perasaan aneh-aneh, karena kita punya banyak kepala. Karena semakin banyak teman, pegang Matra apa adanya," pesannya.

Baca Juga: Genjot Produktivitas Pangan, Pemkab Jember Kucurkan Rp312 Miliar

Sementara itu, Ketua DPD Matra Jember Q. Siti Kholifah Putri Mayangsari menyampaikan, dengan terbentuknya DPD Matra Jember dirinya berusaha maksimal tanggung jawab, untuk mengembangkan dan memelihara adat dan budaya Nusantara yang ada.

"Serta berusaha untuk memperjuangkan agar kesenian dan kebudayaan, khususnya di Jember dapat terus digali dan dikembangkan," ungkapnya.

"Sehingga menjadi ruh bagi peruditan, adat dan sopan santun seluruh warga masyarakat, sebagai pegangan hidup dan berusaha agar tercipta kehidupan yang rukun dan bertoleransi," imbuhnya.

Baca Juga: Ratusan Warga Ajung Jember Terjangkit Penyakit Kronis, Banyak yang Takut Berobat

Di Kabupaten Jember terdapat berbagai suku, agama, kepercayaan dan lainnya, serta juga memiliki keunikan. Sehingga sehingga layak, jika disebut miniatur Nusantara.

"Kehadiran Matra, diharapkan bisa memberikan kontribusi dan kemajuan Jember, sebagai identitas masyarakat majemuk dan berahlak mulia," tambahnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.