Rabu, 24 Jun 2026 04:43 WIB

Pedagang Pasar Baru Kencong Tutup Logo Pemkab Jember dengan Kain Kafan

  • Penulis : Sugianto
  • | Sabtu, 13 Jul 2024 19:45 WIB
Aksi protes pedagang pasar baru Kencong Jember. (Foto: Ulum/jatimnow.com)
Aksi protes pedagang pasar baru Kencong Jember. (Foto: Ulum/jatimnow.com)

jatimnow.com - Sejumlah pedagang pasar baru Kencong melakukan aksi protes kepada Pemerintah Kabupaten Jember, yang dinilai mengabaikan mereka. 

Sejumlah pedagang meluapkan kekesalannya, dengan menutup tulisan Pemkab Jember dengan kain kafan yang bertuliskan pasar milik rakyat, bukan pemkab. 

Baca Juga: Temui Massa Aksi, DPRD Jember Siap Kawal Aspirasi Program Makan Bergizi Gratis

Para pedagang menagih Pemkab Jember, karena keputusan inkrah Pengadilan Negeri Jember tahun 2013 silam, yang belum menyelesaikan sisa subsidi dan Surat Izin Menempati (SIM) hingga tahun 2024 masih terkatung-katung. 

"Namun hingga tahun 2024 tidak ada penyelesaian, Pemkab Jember mengabaikan nasib pedagang,” kata salah satu pedagang Pasar Baru Kencong, Martin Alamsyah kepada wartawan, Jumat (12/7/2024).

Menurutnya, permasalahan subsidi dari 699 pedagang hingga saat ini belum selesai. Bahkan saat sejumlah pedagang mendatangi kantor kecamatan juga belum selesai. 

"Tujuan kami datang berkeluh kesah, karena camat adalah bapak kami dan kepanjangan tangan pemerintah, namun camat sedang sakit kita di temui," ungkapnya. 

Baca Juga: Kodim 0824 Jember Fasilitasi Ratusan Warga Ikuti Operasi Katarak Gratis

Ditambah lagi menjamurnya Pedagang Kaki Lima (PKL) di depan pasar menambah kesan kumuh dan mengurangi pendapatan pedagang pasar. 

"Pedagang mendesak kepada Pemkab Jember  untuk, segera mengambil sikap menyelesaikan sisa subsidi yang belum dicairkan dan juga SIM," pintanya. 

Ada dua tempat pemasangan banner keluh kesah pedagang, yakni depan pintu masuk pasar dan depan halaman pasar. 

Baca Juga: Pemkab Jember Yakin KA Pandalungan 2 Dongkrak Ekonomi dan Konektivitas Daerah

Sedangkan, Manajer Pemasaran Pasar Baru Kencong, Untung As'ad mengerti apa keinginan dan pedagang, hingga menyerahkan ke para pedagang. 

"Saya sangat paham sekali kekecewaan pedagang. SIM tidak jadi hampir belasan tahun dan subsidi tidak cair, ini puncak kekecewaan pedagang kalau saya amati," kesalnya.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.