Minggu, 14 Jun 2026 07:46 WIB

Aset Rumdin Bupati Ponorogo 2015-2020 Diduga Raib, Puluhan Warga Lapor Kejaksaan

Aksi warga Ponorogo yang mendatangi kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Ponorogo. (Foto: dok jatimnow.com)
Aksi warga Ponorogo yang mendatangi kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Ponorogo. (Foto: dok jatimnow.com)

jatimnow.com - Puluhan warga Kabupaten Ponorogo yang mengatasnamakan Aksi Serentak Cinta Ponorogo (ASTON) melurug kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Ponorogo, Jumat (12/07/2024).

Kedatangan puluhan warga ini untuk melaporkan dugaan raibnya ratusan aset milik daerah di Rumah Dinas (Rumdin) Bupati Ponorogo selama periode 2015-2020, atau selama era Bupati Ipong Muchlissoni menjabat.

Baca Juga: PTPN I Regional 5 Gandeng Kejati Jatim, Amankan HGU dari Alih Fungsi

Kordinator aksi Wakidi mengatakan, pihaknya meminta Kejaksaan untuk mengusut kasus raibnya aset Pemkab rumdin bupati yang dibeli dengan APBD tersebut.

"Kami melaporkan hilangnya aset di rumah dinas bupati. Selama periode 2015-2020, era bupati Ipong," ujarnya.

Wakidi merinci ada sekitar 107 item aset milik daerah diduga raib saat itu. Dimana total barang yang hilang ditafsir mencapai Rp1,4 miliar. Di antaranya, lemari pakaian senilai Rp137 juta, meja tamu senilai Rp64,5 juta, dan alat-alat olah raga senilai Rp42,5 juta serta beberapa benda perkakas rumah tangga lainnya.

"Nilai totalnya Rp1,4 miliar. Dan beberapa benda yang mempunyai nilai sejarah di rumah dinas bupati. Jadi saat bupati baru sudah tidak ada semua. Jadi benda itu hilang, yang menjabat waktu bupati Ipong," rincinya.

Baca Juga: Sengketa Aset KAI Surabaya Berakhir, Ini Hasilnya!

Wakidi menambahkan, tak hanya melaporkan ke Kejaksaan Ponorogo. Pihaknya juga melaporkan kasus ini ke Kejaksaan Tinggi Jawa Timur dan Kejaksaan Agung.

"Kita juga laporkan ke Kejati dan Kejagung. Surat kita kirimkan lewat kantor Pos hari ini," tambahnya.

Wakidi berharap, Kejaksaan mengusut tuntas kasus ini agar jelas kemana aset milik daerah itu. Karena selain merugikan negara, juga beberapa barang yang hilang juga memiliki sejarah karena merupakan peninggalan dari bupati pertama Ponorogo Betoro Katong.

Baca Juga: KAI Daop 8 Surabaya Tertibkan Rumah Dinas Ilegal, Selamatkan Aset Negara Miliaran Rupiah

"Kita kawal bersama agar kasus ini bisa diusut tuntas. Karena lemari peninggalan Betoro Katong juga ikut hilang. Itu nilai sejarahnya tidak ternilai," harapnya.

Sementara itu, Kasi Intel Kejari Ponorogo Agung Riyadi mengaku telah menerima laporan warga terkait raibnya aset daerah di Rumdin Bupati Ponorogo itu. Pihaknya pun akan menelaah terlebih dahulu laporan itu sebelum melakukan penyelidikan terkait kasus ini.

"Kita telaah dulu laporan dan barang bukti yang dilampirkan. Sekilas saya baca tadi terkait aset milik daerah yang hilang," pungkasnya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Mandi Bareng Teman, Pelajar Sragen Tewas Tenggelam di Bengawan Solo Ngawi

Jasad korban berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan pada radius sekitar 50 meter dari titik awal ia dilaporkan tenggelam di kawasan Desa Mantingan, Kecamatan Mantingan.

Penyegaran Organisasi, Kasat dan Kapolsek Probolinggo Dimutasi

Kapolres mengajak seluruh jajaran Polres Probolinggo untuk terus menjaga profesionalisme dan menjunjung tinggi nilai-nilai Presisi.

Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Pelaku diketahui merupakan komplotan pembobolan toko lintas kota dan provinsi.

Cuaca Akhir Pekan Jatim: 4 Daerah Diminta Waspada Hujan Lebat

Peta peringatan dini ini merepresentasikan nilai akumulasi curah hujan harian paling tinggi dalam skala satu kabupaten atau kota.

Gol Larin Selamatkan Kanada dari Kekalahan Saat Melawan Bosnia-Herzegovina

Tuan rumah Kanada harus puas bermain imbang 1-1 di laga pembukan grup B Piala Dunia 2026.

Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Waspadai potensi turunnya hujan dengan intensitas ringan di beberapa wilayah.