Selasa, 28 Jul 2026 08:58 WIB

RSUD dr Iskak Tulungagung Target jadi Tipe A Tahun Depan

Forum Komunikasi Publik yang digelar RSUD dr Iskak Tulungagung. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Forum Komunikasi Publik yang digelar RSUD dr Iskak Tulungagung. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

jatimnow.com - RSUD dr Iskak Tulungagung menarget menjadi rumah sakit tipa A tahun 2025 mendatang. Hal ini menjadi salah satu pembahasan dalam Forum Komunikasi Publik (FKP).

Plt Direktur RSUD dr Iskak Tulungagung, dr Zuhrotul Aini mengatakan, FKP ini digelar untuk menampung masukan dari berbagai pihak demi perkembangan dan pengembangan rumah sakit.

Baca Juga: Dugaan Korupsi Kanjengan, Mantan Bupati Tulungagug Maryoto Diperiksa Kejaksaan

Perkembangan rumah sakit selama ini sudah berjalan ke arah yang baik. Namun pihaknya tetap membutuhkan masukan dari banyak pihak untuk semakin menyempurnakan rumah sakit yang ditargetkan pada tahun 2025 ini beralih dari tipe B menjadi naik kelas ke tipe A.

"Saat ini kami sudah melakukan pengembangan, bahkan sudah menjadi rujukan hampir seluruh layanan prioritas Kementerian Kesehatan. Ada 10 layanan prioritas dan hampir semua layanan itu, kami bisa menjadi rujukan, " ujarnya, Jumat (5/7/2024).

Dengan perkembangan yang ada saat ini mereka optimistis menjadi satu-satunya rumah sakit daerah tipe A di Jawa Timur bagian barat selatan. Peningkatan tipe ini tentu akan membuka peluang rumah sakit untuk lebih banyak memberikan layanan lebih lengkap kepada masyarakat dan pasien.

Baca Juga: Sensus Ekonomi di Tulungagung Sudah Capai 45 Persen, Bulan Depan Rampung

Saat ini RSUD dr Iskak sudah bisa mencatat keberhasilan penanganan keberhasilan operasi jantung terbuka kepada 6 pasien. Padahal selama ini untuk bisa mendapatkan penanganan operasi jantung terbuka, pasien harus antri sampai dua tahun di RS Harapan Kita Jakarta.

"Kedepan, akan datang 19 operasi jantung terbuka lagi, kalau berhasil menjadi tipe A maka akan kita perbanyak lagi operasi serupa," tuturnya.

Baca Juga: 88 Persen SD di Tulungagung Gagal Penuhi Pagu Saat SPMB

Untuk penambahan sarana prasarana penunjang pelayanan, pihaknya sedang menyelesaikan pembangunan gedung 4 lantai untuk pasien rawat jalan. Pasien rawat jalan menjadi salah satu pasien yang jumlahnya mengalami lonjakan signifikan pasca-Covid-19.

"Kami rencanakan , ini masih cita-cita, tahun 2025 kita akan bangun gadung rawat inap, 2019 lalu BOR (Bed Occupancy Rate) masih 60 persen, saat ini BORnya 80 persen harusnya sehat 70 persen," pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.